<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Imam Besar Masjid Istiqlal: Jangan Malu &amp; Gengsi Gunakan Masker!   </title><description>Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/27/337/2220289/imam-besar-masjid-istiqlal-jangan-malu-gengsi-gunakan-masker</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/27/337/2220289/imam-besar-masjid-istiqlal-jangan-malu-gengsi-gunakan-masker"/><item><title> Imam Besar Masjid Istiqlal: Jangan Malu &amp; Gengsi Gunakan Masker!   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/27/337/2220289/imam-besar-masjid-istiqlal-jangan-malu-gengsi-gunakan-masker</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/27/337/2220289/imam-besar-masjid-istiqlal-jangan-malu-gengsi-gunakan-masker</guid><pubDate>Rabu 27 Mei 2020 13:09 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/27/337/2220289/imam-besar-masjid-istiqlal-jangan-malu-gengsi-gunakan-masker-XSslwsenHG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar (foto: ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/27/337/2220289/imam-besar-masjid-istiqlal-jangan-malu-gengsi-gunakan-masker-XSslwsenHG.jpg</image><title>Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar (foto: ist)</title></images><description>
JAKARTA - Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dalam menghadapi tradisi baru, atau new normal di tengah pandemi Covid-19.

Seperti halnya tetap menjalankan tradisi menggunakan masker, physical distancing hingga rajin cuci tangan menggunakan masker, saat berkativitas sehari-hari.

&amp;ldquo;Tapi saya ingin mengingatkan bahwa kondisi kita sekarang ini masih belum seperti apa yang kita harapkan. Dengan demikian, sekalipun kita memulai sebuah kegiatan baru tetapi ada sesuatu yang tidak boleh berubah, tradisi yang selama ini kita praktikan tradisi yang selama ini kita gunakan,&amp;rdquo; ujar Nasaruddin di Graha BNPB Jakarta, Rabu (27/5/2020).
&amp;nbsp;
Ia menenakankan, bahwa terkait penggunaan masker yang harus dibiasakan saat beraktivitas, dan bukan malah diberi stigma negatif kepada mereka yang menggunakannya.

&amp;ldquo;Misalnya menggunakan masker ke manapun kita berada. Jangan malu, jangan gengsi dan jangan merasa ada persoalan dan jangan jijik, jangan menanggap ada orang aneh kalau tidak mau melepaskan maskernya,&amp;rdquo; imbaunya.

Sebaliknya, menurut Nasaruddin justru masyarakat yang tak menggunakan masker saat beraktivitas barulah dianggap aneh. Pasalnya mereka tak memperdulikan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan ditengah pandemi Covid-19.

&amp;ldquo;Justru kita harus menggap orang aneh kalau mereka tidak menggunakan masker,&amp;rdquo; tandas Nasaruddin.</description><content:encoded>
JAKARTA - Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dalam menghadapi tradisi baru, atau new normal di tengah pandemi Covid-19.

Seperti halnya tetap menjalankan tradisi menggunakan masker, physical distancing hingga rajin cuci tangan menggunakan masker, saat berkativitas sehari-hari.

&amp;ldquo;Tapi saya ingin mengingatkan bahwa kondisi kita sekarang ini masih belum seperti apa yang kita harapkan. Dengan demikian, sekalipun kita memulai sebuah kegiatan baru tetapi ada sesuatu yang tidak boleh berubah, tradisi yang selama ini kita praktikan tradisi yang selama ini kita gunakan,&amp;rdquo; ujar Nasaruddin di Graha BNPB Jakarta, Rabu (27/5/2020).
&amp;nbsp;
Ia menenakankan, bahwa terkait penggunaan masker yang harus dibiasakan saat beraktivitas, dan bukan malah diberi stigma negatif kepada mereka yang menggunakannya.

&amp;ldquo;Misalnya menggunakan masker ke manapun kita berada. Jangan malu, jangan gengsi dan jangan merasa ada persoalan dan jangan jijik, jangan menanggap ada orang aneh kalau tidak mau melepaskan maskernya,&amp;rdquo; imbaunya.

Sebaliknya, menurut Nasaruddin justru masyarakat yang tak menggunakan masker saat beraktivitas barulah dianggap aneh. Pasalnya mereka tak memperdulikan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan ditengah pandemi Covid-19.

&amp;ldquo;Justru kita harus menggap orang aneh kalau mereka tidak menggunakan masker,&amp;rdquo; tandas Nasaruddin.</content:encoded></item></channel></rss>
