<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Akui Risikonya Besar Buka Pariwisata saat New Normal</title><description>Jokowi menuturkan, bila ada imported case di sektor pariwisata, maka itu akan berdampak buruk dan sulit sekali untuk memperbaikinya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/28/337/2220842/jokowi-akui-risikonya-besar-buka-pariwisata-saat-new-normal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/28/337/2220842/jokowi-akui-risikonya-besar-buka-pariwisata-saat-new-normal"/><item><title>Jokowi Akui Risikonya Besar Buka Pariwisata saat New Normal</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/28/337/2220842/jokowi-akui-risikonya-besar-buka-pariwisata-saat-new-normal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/28/337/2220842/jokowi-akui-risikonya-besar-buka-pariwisata-saat-new-normal</guid><pubDate>Kamis 28 Mei 2020 12:16 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/28/337/2220842/jokowi-akui-risikonya-besar-buka-pariwisata-saat-new-normal-YxS7vuv27N.jpg" expression="full" type="image/jpeg">foto: ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/28/337/2220842/jokowi-akui-risikonya-besar-buka-pariwisata-saat-new-normal-YxS7vuv27N.jpg</image><title>foto: ist</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyadari membuka sektor pariwisata di era new normal berisiko besar. Oleh sebab itu, sebelum membuka, ia meminta jajarannya mengkaji dan mempersiapkannya secara matang.
&quot;Perlunya sosialisasi massif dan diikuti uji coba, diikuti simulasi dan perlunya pengawasan agar betul standar protokol kesehatan dijalankan di lapangan, karena ini risikonya besar,&quot; kata Jokowi  dalam rapat terbatas 'Tatanan Normal Baru Sektor Pariwisata Aman dari Covid-19' melalui telekonferensi, Kamis (28/5/2020).
Jokowi menuturkan, bila ada imported case di sektor pariwisata, maka itu akan berdampak buruk dan sulit sekali untuk memperbaikinya.
&quot;Oleh sebab itu harus betul-betul dihitung, dikalkulasi betul, lapangannya harus betul dimanajemen pengawasannya dilaksanakan,&quot; jelasnya.
Jokowi meminta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio menyiapkan strategi khusus untuk mempromosikan pariwisata dalam negeri di era new normal.
&quot;Untuk itu saya minta diidentifikasi daerah destinasi wisata yang memiliki R0 dibawah 1 Rt-nya dibawah 1 sehingga betul-betul secara bertahap kita bisa membuka sektor pariwisata tapi dengan pengendalian protokol ketat,&quot; ucap dia.
Pariwisata yang dibuka haruslah aman dari virus corona. Sebelum dibuka, harus ada kalkulasi dan sosialisasi yang massif disertai uji coba. Selain itu, pengawasan standar protokol kesehatan harus ketat.
&quot;Tapi sekali lagi, tolong lapangannya diikuti dengan ketat sebelum kita membuka, sehingga wisatawan baik domestik maupun luar bisa beriwisata dengan aman dan masyarakat bisa produktif terutama bagi pelaku pariwisata,&quot; katanya.
Kendati demikian, Jokowi meminta pembukaan sektor pariwisata di era new normal tidak usah tergesa-gesa. Terpenting, kata dia, tahapan-tahapan sebelum membuka harus dilalui secara tepat dan akurat sehingga tidak menimbulkan kasus baru Covid-19.
&quot;Mengenai waktunya kapan ini tolong tidak usah tergesa-gesa tapi tahapan-tahapan yang saya sampaikan dilalui dan dikontrol dengan baik,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyadari membuka sektor pariwisata di era new normal berisiko besar. Oleh sebab itu, sebelum membuka, ia meminta jajarannya mengkaji dan mempersiapkannya secara matang.
&quot;Perlunya sosialisasi massif dan diikuti uji coba, diikuti simulasi dan perlunya pengawasan agar betul standar protokol kesehatan dijalankan di lapangan, karena ini risikonya besar,&quot; kata Jokowi  dalam rapat terbatas 'Tatanan Normal Baru Sektor Pariwisata Aman dari Covid-19' melalui telekonferensi, Kamis (28/5/2020).
Jokowi menuturkan, bila ada imported case di sektor pariwisata, maka itu akan berdampak buruk dan sulit sekali untuk memperbaikinya.
&quot;Oleh sebab itu harus betul-betul dihitung, dikalkulasi betul, lapangannya harus betul dimanajemen pengawasannya dilaksanakan,&quot; jelasnya.
Jokowi meminta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio menyiapkan strategi khusus untuk mempromosikan pariwisata dalam negeri di era new normal.
&quot;Untuk itu saya minta diidentifikasi daerah destinasi wisata yang memiliki R0 dibawah 1 Rt-nya dibawah 1 sehingga betul-betul secara bertahap kita bisa membuka sektor pariwisata tapi dengan pengendalian protokol ketat,&quot; ucap dia.
Pariwisata yang dibuka haruslah aman dari virus corona. Sebelum dibuka, harus ada kalkulasi dan sosialisasi yang massif disertai uji coba. Selain itu, pengawasan standar protokol kesehatan harus ketat.
&quot;Tapi sekali lagi, tolong lapangannya diikuti dengan ketat sebelum kita membuka, sehingga wisatawan baik domestik maupun luar bisa beriwisata dengan aman dan masyarakat bisa produktif terutama bagi pelaku pariwisata,&quot; katanya.
Kendati demikian, Jokowi meminta pembukaan sektor pariwisata di era new normal tidak usah tergesa-gesa. Terpenting, kata dia, tahapan-tahapan sebelum membuka harus dilalui secara tepat dan akurat sehingga tidak menimbulkan kasus baru Covid-19.
&quot;Mengenai waktunya kapan ini tolong tidak usah tergesa-gesa tapi tahapan-tahapan yang saya sampaikan dilalui dan dikontrol dengan baik,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
