<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penerapan New Normal, Airin Tunggu Perkembangan Kasus Covid-19 di Tangsel</title><description>Airin masih menunggu evaluasi dari pelaksanaan PSBB sebelum menerapkan new normal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/28/338/2221138/penerapan-new-normal-airin-tunggu-perkembangan-kasus-covid-19-di-tangsel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/28/338/2221138/penerapan-new-normal-airin-tunggu-perkembangan-kasus-covid-19-di-tangsel"/><item><title>Penerapan New Normal, Airin Tunggu Perkembangan Kasus Covid-19 di Tangsel</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/28/338/2221138/penerapan-new-normal-airin-tunggu-perkembangan-kasus-covid-19-di-tangsel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/28/338/2221138/penerapan-new-normal-airin-tunggu-perkembangan-kasus-covid-19-di-tangsel</guid><pubDate>Kamis 28 Mei 2020 20:31 WIB</pubDate><dc:creator>Hambali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/28/338/2221138/penerapan-new-normal-airin-tunggu-perkembangan-kasus-covid-19-di-tangsel-EzhZXEgpzW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany. (Foto : Okezone.com/Hambali)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/28/338/2221138/penerapan-new-normal-airin-tunggu-perkembangan-kasus-covid-19-di-tangsel-EzhZXEgpzW.jpg</image><title>Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany. (Foto : Okezone.com/Hambali)</title></images><description>TANGERANG SELATAN &amp;ndash; Wali Kota Airin Rachmi Diany belum bisa memastikan apakah segera menerapkan kebijakan new normal atau kenormalan baru di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Sebab, dia masih menunggu hasil kajian dan evaluasi atas pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap 3.

PSBB tahap 3 baru akan berakhir pada 31 Mei 2020. Jika kasus Covid-19 mengalami penurunan ditambah lagi tingginya tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan, bukan tidak mungkin PSBB disetop dan diganti dengan penerapan new normal.

&quot;Masih on proses dan dalam pemantauan,&quot; kata Airin dikonfirmasi Kamis (28/5/2020).

Airin dan seluruh jajaran gugus tugas berencana menggelar evaluasi pelaksanaan PSBB tahap 3 pada Sabtu, 30 Mei 2020. Termasuk yang dibahas adalah soal pola perilaku warga antara sebelum dan setelah Lebaran.

&quot;Masih lihat tren ODP (orang dalam pemantauan), PDP (pasien dalam pengawasan), dan positif dengan melihat pola perilaku warga menjelang dan sesudah Lebaran,&quot; tuturnya.



Berdasarkan data terakhir gugus tugas Covid-19 Kota Tangsel sore tadi, tercatat ada 230 pasien positif. Rinciannya, 54 pasien dinyatakan telah sembuh, 151 pasien masih dalam perawatan, dan 25 pasien meninggal dunia.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Tangsel, Muhamad, mengungkapkan jika PSBB disetop dan diberlakukan new normal, sektor perdagangan dan jasa yang bakal diprioritaskan dibuka dengan pengetatan. Alasannya, kedua sektor itu masih jadi sumber PAD andalan bagi APBD Kota Tangsel.

Baca Juga : Pemprov DKI Sudah Siapkan Protokol New Normal

&quot;Fokusnya ke sektor perdagangan dan jasa dulu. Kalau yang lainnya menyusul karena menunggu hasil kajian dan evaluasi,&quot; kata Muhamad.

Baca Juga : Belum Berlaku, Jateng Masih Latihan New Normal

</description><content:encoded>TANGERANG SELATAN &amp;ndash; Wali Kota Airin Rachmi Diany belum bisa memastikan apakah segera menerapkan kebijakan new normal atau kenormalan baru di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Sebab, dia masih menunggu hasil kajian dan evaluasi atas pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap 3.

PSBB tahap 3 baru akan berakhir pada 31 Mei 2020. Jika kasus Covid-19 mengalami penurunan ditambah lagi tingginya tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan, bukan tidak mungkin PSBB disetop dan diganti dengan penerapan new normal.

&quot;Masih on proses dan dalam pemantauan,&quot; kata Airin dikonfirmasi Kamis (28/5/2020).

Airin dan seluruh jajaran gugus tugas berencana menggelar evaluasi pelaksanaan PSBB tahap 3 pada Sabtu, 30 Mei 2020. Termasuk yang dibahas adalah soal pola perilaku warga antara sebelum dan setelah Lebaran.

&quot;Masih lihat tren ODP (orang dalam pemantauan), PDP (pasien dalam pengawasan), dan positif dengan melihat pola perilaku warga menjelang dan sesudah Lebaran,&quot; tuturnya.



Berdasarkan data terakhir gugus tugas Covid-19 Kota Tangsel sore tadi, tercatat ada 230 pasien positif. Rinciannya, 54 pasien dinyatakan telah sembuh, 151 pasien masih dalam perawatan, dan 25 pasien meninggal dunia.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Tangsel, Muhamad, mengungkapkan jika PSBB disetop dan diberlakukan new normal, sektor perdagangan dan jasa yang bakal diprioritaskan dibuka dengan pengetatan. Alasannya, kedua sektor itu masih jadi sumber PAD andalan bagi APBD Kota Tangsel.

Baca Juga : Pemprov DKI Sudah Siapkan Protokol New Normal

&quot;Fokusnya ke sektor perdagangan dan jasa dulu. Kalau yang lainnya menyusul karena menunggu hasil kajian dan evaluasi,&quot; kata Muhamad.

Baca Juga : Belum Berlaku, Jateng Masih Latihan New Normal

</content:encoded></item></channel></rss>
