<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Seluruh Rumah Ibadah di Jakarta Dibuka saat Penerapan New Normal</title><description>Namun, waktu pembukaan tempat ibadah itu masih belum diputuskan oleh Gubernur Anies Baswedan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/29/338/2221421/seluruh-rumah-ibadah-di-jakarta-dibuka-saat-penerapan-new-normal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/29/338/2221421/seluruh-rumah-ibadah-di-jakarta-dibuka-saat-penerapan-new-normal"/><item><title>Seluruh Rumah Ibadah di Jakarta Dibuka saat Penerapan New Normal</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/29/338/2221421/seluruh-rumah-ibadah-di-jakarta-dibuka-saat-penerapan-new-normal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/29/338/2221421/seluruh-rumah-ibadah-di-jakarta-dibuka-saat-penerapan-new-normal</guid><pubDate>Jum'at 29 Mei 2020 12:17 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/29/338/2221421/seluruh-rumah-ibadah-di-jakarta-dibuka-saat-penerapan-new-normal-hiWDLIRoaE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/29/338/2221421/seluruh-rumah-ibadah-di-jakarta-dibuka-saat-penerapan-new-normal-hiWDLIRoaE.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta berencana membuka kembali seluruh rumah ibadah saat sistem new normal di tengah pandemi Covid-19 mulai diterapkan. Namun, waktu pembukaan tempat ibadah itu masih belum diputuskan oleh Gubernur Anies Baswedan.
&quot;Mengenai waktunya, kami tetap menunggu petunjuk Pak Gubernur untuk hal tersebut,&quot; kata Kepala Biro Dikmental DKI Jakarta, Hendra Hidayat kepada wartawan, Jumat (29/5/2020).
Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan  Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia Wilayah (PGIW), Persekutuan Gereja-gereja Pantekosta Indonesia (PGPI), Keuskupan Agung Jakarta, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI), dan Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN).
Baca juga: Ini Daerah-Daerah yang Perbolehkan Sholat Jumat 
&quot;Satu hal yang pasti bahwa seluruh kegiatan ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya harus tetap mengikuti dan menggunakan protokol kesehatan yang berlaku,&quot; ucapnya.

Dia berharap para jamaah tetap menggunakan masker, menjaga jarak,  menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar rumah ibadah, dan menghindari kontak fisik.
&quot;Kami tentunya tidak ingin rumah ibadah menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 ini. Jadi semuanya bisa berjalan bersama dengan baik: seluruh umat bisa kembali beribadah dengan baik dan khusyuk serta keamanan dan kesehatan mereka juga tetap terjaga,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta berencana membuka kembali seluruh rumah ibadah saat sistem new normal di tengah pandemi Covid-19 mulai diterapkan. Namun, waktu pembukaan tempat ibadah itu masih belum diputuskan oleh Gubernur Anies Baswedan.
&quot;Mengenai waktunya, kami tetap menunggu petunjuk Pak Gubernur untuk hal tersebut,&quot; kata Kepala Biro Dikmental DKI Jakarta, Hendra Hidayat kepada wartawan, Jumat (29/5/2020).
Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan  Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia Wilayah (PGIW), Persekutuan Gereja-gereja Pantekosta Indonesia (PGPI), Keuskupan Agung Jakarta, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI), dan Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN).
Baca juga: Ini Daerah-Daerah yang Perbolehkan Sholat Jumat 
&quot;Satu hal yang pasti bahwa seluruh kegiatan ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya harus tetap mengikuti dan menggunakan protokol kesehatan yang berlaku,&quot; ucapnya.

Dia berharap para jamaah tetap menggunakan masker, menjaga jarak,  menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar rumah ibadah, dan menghindari kontak fisik.
&quot;Kami tentunya tidak ingin rumah ibadah menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 ini. Jadi semuanya bisa berjalan bersama dengan baik: seluruh umat bisa kembali beribadah dengan baik dan khusyuk serta keamanan dan kesehatan mereka juga tetap terjaga,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
