<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kurva Belum Landai, DPR: Penularan Covid-19 ke Pelajar Sangat Besar jika Sekolah Dibuka </title><description>Hingga saat ini laju penularan Covid-19 di tanah air kian meningkat dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/30/337/2221862/kurva-belum-landai-dpr-penularan-covid-19-ke-pelajar-sangat-besar-jika-sekolah-dibuka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/30/337/2221862/kurva-belum-landai-dpr-penularan-covid-19-ke-pelajar-sangat-besar-jika-sekolah-dibuka"/><item><title>Kurva Belum Landai, DPR: Penularan Covid-19 ke Pelajar Sangat Besar jika Sekolah Dibuka </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/30/337/2221862/kurva-belum-landai-dpr-penularan-covid-19-ke-pelajar-sangat-besar-jika-sekolah-dibuka</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/30/337/2221862/kurva-belum-landai-dpr-penularan-covid-19-ke-pelajar-sangat-besar-jika-sekolah-dibuka</guid><pubDate>Sabtu 30 Mei 2020 05:54 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/30/337/2221862/kurva-belum-landai-dpr-penularan-covid-19-ke-pelajar-sangat-besar-jika-sekolah-dibuka-Y7N7lqiweM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/30/337/2221862/kurva-belum-landai-dpr-penularan-covid-19-ke-pelajar-sangat-besar-jika-sekolah-dibuka-Y7N7lqiweM.jpg</image><title>ilustrasi: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda meminta pemerintah mempertimbangkan secara matang rencana pembukaan sekolah-sekolah di tahun ajaran baru mendatang. Menurutnya, harus ada simulai penerapan protokol kesehatan sehingga meminimalisir potensi penularan wabah Covid-19) pada siswa.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami meminta wacana pembukaan sekolah perlu pertimbangan matang. Mulai dari posisi sekolah di zona covid seperti apa, protokol Kesehatannya bagaimana, hingga sosialisasi dan evaluasi pelaksanaannya di lapangan harus jelas,&amp;rdquo; kata Huda dalam keterangannya kepada Okezone, Jakarta, Jumat (29/5/2020).&amp;nbsp;
Huda menjelaskan, pembukaan sekolah di masa pandemi merupakan sebuah pertaruhan besar. Apalagi hingga saat ini laju penularan Covid-19 di tanah air kian meningkat dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Hingga kemarin kurva kasus positif Covid-19 di sejumlah daerah malah menunjukkan peningkatan tajam sehingga jika dipaksakan membuka sekolah di wilayah-wilayah tersebut maka potensi penularannya di kalangan peserta kegiatan belajar-mengajar akan sangat besar,&amp;rdquo; ujar Syaiful.
Dia mengungkapkan, anak-anak usia sekolah sangat rentan tertular Covid-19. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hingga Jumat (22/5/2020) jumlah anak yang positif Covid-19 mencapai 831 anak atau 4% dari jumlah keseluruhan pasien positif.&amp;nbsp;
Mereka dalam rentang usia 0-14 tahun. Sedangkan jumlah PDP anak di Indonesia dengan berbagai penyakit sebanyak 3.400 kasus.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Data Ikatan Dokter Indonesia menyebutkan jika 129 anak meninggal dunia dengan status PDP dan 14 anak meninggal dengan status positif. Fakta ini menunjukkan jika anak-anak usia sekolah juga rentan tertular sehingga jika sekolah Kembali dibuka maka harus dipersiapkan secara matang,&amp;rdquo; tutup Huda.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNS8yOS8xLzEyMTM1NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda meminta pemerintah mempertimbangkan secara matang rencana pembukaan sekolah-sekolah di tahun ajaran baru mendatang. Menurutnya, harus ada simulai penerapan protokol kesehatan sehingga meminimalisir potensi penularan wabah Covid-19) pada siswa.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami meminta wacana pembukaan sekolah perlu pertimbangan matang. Mulai dari posisi sekolah di zona covid seperti apa, protokol Kesehatannya bagaimana, hingga sosialisasi dan evaluasi pelaksanaannya di lapangan harus jelas,&amp;rdquo; kata Huda dalam keterangannya kepada Okezone, Jakarta, Jumat (29/5/2020).&amp;nbsp;
Huda menjelaskan, pembukaan sekolah di masa pandemi merupakan sebuah pertaruhan besar. Apalagi hingga saat ini laju penularan Covid-19 di tanah air kian meningkat dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Hingga kemarin kurva kasus positif Covid-19 di sejumlah daerah malah menunjukkan peningkatan tajam sehingga jika dipaksakan membuka sekolah di wilayah-wilayah tersebut maka potensi penularannya di kalangan peserta kegiatan belajar-mengajar akan sangat besar,&amp;rdquo; ujar Syaiful.
Dia mengungkapkan, anak-anak usia sekolah sangat rentan tertular Covid-19. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hingga Jumat (22/5/2020) jumlah anak yang positif Covid-19 mencapai 831 anak atau 4% dari jumlah keseluruhan pasien positif.&amp;nbsp;
Mereka dalam rentang usia 0-14 tahun. Sedangkan jumlah PDP anak di Indonesia dengan berbagai penyakit sebanyak 3.400 kasus.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Data Ikatan Dokter Indonesia menyebutkan jika 129 anak meninggal dunia dengan status PDP dan 14 anak meninggal dengan status positif. Fakta ini menunjukkan jika anak-anak usia sekolah juga rentan tertular sehingga jika sekolah Kembali dibuka maka harus dipersiapkan secara matang,&amp;rdquo; tutup Huda.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNS8yOS8xLzEyMTM1NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
