<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lalin di Jalur Wisata Gunung Lawu Padat, Didominasi Kendaraan Luar Daerah   </title><description>Arus lalin dari arah Solo menuju lokasi wisata sekitar lereng Gunung Lawu, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, terpantau padat.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/01/512/2222844/lalin-di-jalur-wisata-gunung-lawu-padat-didominasi-kendaraan-luar-daerah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/01/512/2222844/lalin-di-jalur-wisata-gunung-lawu-padat-didominasi-kendaraan-luar-daerah"/><item><title>Lalin di Jalur Wisata Gunung Lawu Padat, Didominasi Kendaraan Luar Daerah   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/01/512/2222844/lalin-di-jalur-wisata-gunung-lawu-padat-didominasi-kendaraan-luar-daerah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/01/512/2222844/lalin-di-jalur-wisata-gunung-lawu-padat-didominasi-kendaraan-luar-daerah</guid><pubDate>Senin 01 Juni 2020 15:17 WIB</pubDate><dc:creator>Bramantyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/01/512/2222844/lalin-di-jalur-wisata-gunung-lawu-padat-didominasi-kendaraan-luar-daerah-SjrkLv2OqG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lalin arah dari Solo arah Gunung Lawu. Foto: Bramantyo/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/01/512/2222844/lalin-di-jalur-wisata-gunung-lawu-padat-didominasi-kendaraan-luar-daerah-SjrkLv2OqG.jpg</image><title>Lalin arah dari Solo arah Gunung Lawu. Foto: Bramantyo/Okezone</title></images><description>KARANGANYAR &amp;ndash; Arus lalu lintas (lalin) dari arah Solo menuju lokasi wisata sekitar lereng Gunung Lawu, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, terpantau padat.
Lokasi wisata unggulan di lereng Gunung Lawu seperti Air Terjun Grojogan Sewu sebenarnya masih ditutup untuk umum, namun kendaraan berplat luar daerah Solo Raya terlihat mendominasi jalur-jalur menuju tempat wisata kuliner yang berjejer di sekitar gunung tersebut.
Petugas pun melakukan penyekatan sekaligus razia. Salah satu titik penyekatan yaitu di depan Pasar Wisata Tawangmangu.
Di titik tersebut petugas tak hanya menegur orang yang tak memakai masker, namun juga merazia motor yang menggunakan kenalpot wor yang suaranya berisik.
Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Dewi Endah Utami mengatakan, razia digelar atas aduan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan suara bising kendaraan yang knalpotnya tidak sesuai dengan standar tersebut.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jalur Puncak Diserbu Wisatawan, Banyak Pengendara Diputarbalikkan
&amp;ldquo;Tujuannya  untuk menertibkan masyarakat Karanganyar agar wilayah Karanganyar bebas dari knalpot. Bagi mereka yang terjaring razia, diminta mengambil kenadaraanya di Polres Karanganyar,&quot; paparnya, Minggu (1/6/2020).
Ditambahkannya, razia itu dilakukan di tiga titik keramaian, seperti di pintu masuk Sumokado, Pasar dan Terminal Tawangmangu, serta Cemoro Kandang yang berbatasan dengan Jawa Timur.
Khusus kendaraan yang melintas dari wilayah Jawa diminta untuk menunjukkan surat-surat yang yang harus dilengkapi. Salah satunya surat kesehatan, surat jalan termasuk surat kelengkapan berkendara.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/03/16/62104/318732_medium.jpg&quot; alt=&quot;Cegah Penyebaran Covid-19, Taman Wisata Ragunan Tutup 2 Pekan&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</description><content:encoded>KARANGANYAR &amp;ndash; Arus lalu lintas (lalin) dari arah Solo menuju lokasi wisata sekitar lereng Gunung Lawu, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, terpantau padat.
Lokasi wisata unggulan di lereng Gunung Lawu seperti Air Terjun Grojogan Sewu sebenarnya masih ditutup untuk umum, namun kendaraan berplat luar daerah Solo Raya terlihat mendominasi jalur-jalur menuju tempat wisata kuliner yang berjejer di sekitar gunung tersebut.
Petugas pun melakukan penyekatan sekaligus razia. Salah satu titik penyekatan yaitu di depan Pasar Wisata Tawangmangu.
Di titik tersebut petugas tak hanya menegur orang yang tak memakai masker, namun juga merazia motor yang menggunakan kenalpot wor yang suaranya berisik.
Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Dewi Endah Utami mengatakan, razia digelar atas aduan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan suara bising kendaraan yang knalpotnya tidak sesuai dengan standar tersebut.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jalur Puncak Diserbu Wisatawan, Banyak Pengendara Diputarbalikkan
&amp;ldquo;Tujuannya  untuk menertibkan masyarakat Karanganyar agar wilayah Karanganyar bebas dari knalpot. Bagi mereka yang terjaring razia, diminta mengambil kenadaraanya di Polres Karanganyar,&quot; paparnya, Minggu (1/6/2020).
Ditambahkannya, razia itu dilakukan di tiga titik keramaian, seperti di pintu masuk Sumokado, Pasar dan Terminal Tawangmangu, serta Cemoro Kandang yang berbatasan dengan Jawa Timur.
Khusus kendaraan yang melintas dari wilayah Jawa diminta untuk menunjukkan surat-surat yang yang harus dilengkapi. Salah satunya surat kesehatan, surat jalan termasuk surat kelengkapan berkendara.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/03/16/62104/318732_medium.jpg&quot; alt=&quot;Cegah Penyebaran Covid-19, Taman Wisata Ragunan Tutup 2 Pekan&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
