<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Haji 2020 Batal, 254 Calon Jamaah Kulonprogo Gagal Berangkat ke Tanah Suci</title><description>Meski kecewa, seorang calon jamaah menerima keputusan pembatalan Haji 2020.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/02/510/2223488/haji-2020-batal-254-calon-jamaah-kulonprogo-gagal-berangkat-ke-tanah-suci</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/02/510/2223488/haji-2020-batal-254-calon-jamaah-kulonprogo-gagal-berangkat-ke-tanah-suci"/><item><title>Haji 2020 Batal, 254 Calon Jamaah Kulonprogo Gagal Berangkat ke Tanah Suci</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/02/510/2223488/haji-2020-batal-254-calon-jamaah-kulonprogo-gagal-berangkat-ke-tanah-suci</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/02/510/2223488/haji-2020-batal-254-calon-jamaah-kulonprogo-gagal-berangkat-ke-tanah-suci</guid><pubDate>Selasa 02 Juni 2020 19:56 WIB</pubDate><dc:creator>Kuntadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/02/510/2223488/haji-2020-batal-254-calon-jamaah-kulonprogo-gagal-berangkat-ke-tanah-suci-UZonZ55KgQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/02/510/2223488/haji-2020-batal-254-calon-jamaah-kulonprogo-gagal-berangkat-ke-tanah-suci-UZonZ55KgQ.jpg</image><title>Ilustrasi (Dok Okezone)</title></images><description>KULONPROGO &amp;ndash; Sebanyak 254 calon jamaah haji asal Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) batal berangkat ke tanah suci. Ini menyusul keputusan Menteri Agama Fachrul Razi terkait pembatalan pelaksanaan ibadah haji 2020.

&amp;ldquo;Sesuai data tahun ini sebenarnya ada 221 jamaah haji di tahap satu dan 33 di tahap dua. Namun, tahun ini Kementerian Agama membatalkan pemberangkatan jemaah haji,&amp;rdquo; kata Kasi Pelayanan Haji dan Umroh Kementerian Agama Kulonprogo, Nur Rahmawan Sugiharto, di kantornya, Selasa (2/6/2020).

Pembatalan berangkat haji tahun  ini sudah diketahui para jamaah. Mereka diminta mendengarkan pernyataan langsung dari Menteri Agama. Meski begitu, Kemenag Kulonprogo akan meneruskan informasi ini ke jamaah langsung.

&amp;ldquo;Mereka akan kita berangkatkan tahun depan. Kecuali ada yang mengambil uang pelunasan harus antre lagi dari depan,&amp;rdquo; ujarnya.

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/08/15/58414/298695_medium.jpg&quot; alt=&quot;Suasana Masjidil Haram saat Jamaah Haji Thawaf Ifadah&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Setiap jamaah yang hendak melaksanakan haji harus membayar setoran awal Rp25 juta untuk mendapatkan kursi. Sedangkan pelunasan harus dibayarkan sekitar satu bulan sebelum keberangkatan. Rata-rata biaya haji dari Kulonprogo sekitar Rp26 juta.

&amp;ldquo;Masa tunggu kita sekitar 27 tahun. Jadi sekarang daftar baru bisa berangkat 27 tahun lagi,&amp;rdquo; katanya.

Adanya pembatalan ini, kata Nur Rahmawan, justru disambut positif jamaah. Mereka bisa mengerti dengan kondisi Covid-19 yang tidak memungkinkan mereka berhaji. Apalagi mayoritas haji asal Kulonprogo merupakan lansia yang rentan terkena virus corona.

&amp;ldquo;Kalau gejolak tidak ada. Mereka malah menyambut baik,&amp;rdquo; ujarnya.

Baca Juga : Haji 2020 Batal, Gubernur Sulsel: Ambil Hikmahnya

Salah seorang calon jamaah haji, Anita Fajarianti, mengaku pasrah dengan keputusan ini. Dia sudah menunggu selama 9 tahun untuk bisa masuk dalam daftar tunggu haji. Namun, ketika keberangkatan selalu ada kendala. Padahal semua persiapan sudah lengkap, baik mental, fisik, hingga materi.

&amp;ldquo;Kalau penundaan ini yang terbaik ya kita terima. Kalau kecewa pasti ada, tetapi sedikit,&amp;rdquo; ujarnya.

Baca Juga : Batal Berangkat Haji Setelah Menunggu 8 Tahun, Calon Jamaah Ikhlas


</description><content:encoded>KULONPROGO &amp;ndash; Sebanyak 254 calon jamaah haji asal Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) batal berangkat ke tanah suci. Ini menyusul keputusan Menteri Agama Fachrul Razi terkait pembatalan pelaksanaan ibadah haji 2020.

&amp;ldquo;Sesuai data tahun ini sebenarnya ada 221 jamaah haji di tahap satu dan 33 di tahap dua. Namun, tahun ini Kementerian Agama membatalkan pemberangkatan jemaah haji,&amp;rdquo; kata Kasi Pelayanan Haji dan Umroh Kementerian Agama Kulonprogo, Nur Rahmawan Sugiharto, di kantornya, Selasa (2/6/2020).

Pembatalan berangkat haji tahun  ini sudah diketahui para jamaah. Mereka diminta mendengarkan pernyataan langsung dari Menteri Agama. Meski begitu, Kemenag Kulonprogo akan meneruskan informasi ini ke jamaah langsung.

&amp;ldquo;Mereka akan kita berangkatkan tahun depan. Kecuali ada yang mengambil uang pelunasan harus antre lagi dari depan,&amp;rdquo; ujarnya.

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/08/15/58414/298695_medium.jpg&quot; alt=&quot;Suasana Masjidil Haram saat Jamaah Haji Thawaf Ifadah&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Setiap jamaah yang hendak melaksanakan haji harus membayar setoran awal Rp25 juta untuk mendapatkan kursi. Sedangkan pelunasan harus dibayarkan sekitar satu bulan sebelum keberangkatan. Rata-rata biaya haji dari Kulonprogo sekitar Rp26 juta.

&amp;ldquo;Masa tunggu kita sekitar 27 tahun. Jadi sekarang daftar baru bisa berangkat 27 tahun lagi,&amp;rdquo; katanya.

Adanya pembatalan ini, kata Nur Rahmawan, justru disambut positif jamaah. Mereka bisa mengerti dengan kondisi Covid-19 yang tidak memungkinkan mereka berhaji. Apalagi mayoritas haji asal Kulonprogo merupakan lansia yang rentan terkena virus corona.

&amp;ldquo;Kalau gejolak tidak ada. Mereka malah menyambut baik,&amp;rdquo; ujarnya.

Baca Juga : Haji 2020 Batal, Gubernur Sulsel: Ambil Hikmahnya

Salah seorang calon jamaah haji, Anita Fajarianti, mengaku pasrah dengan keputusan ini. Dia sudah menunggu selama 9 tahun untuk bisa masuk dalam daftar tunggu haji. Namun, ketika keberangkatan selalu ada kendala. Padahal semua persiapan sudah lengkap, baik mental, fisik, hingga materi.

&amp;ldquo;Kalau penundaan ini yang terbaik ya kita terima. Kalau kecewa pasti ada, tetapi sedikit,&amp;rdquo; ujarnya.

Baca Juga : Batal Berangkat Haji Setelah Menunggu 8 Tahun, Calon Jamaah Ikhlas


</content:encoded></item></channel></rss>
