<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keuskupan Agung Jakarta Persiapkan Protokol Beribadah di Era New Normal</title><description>Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) tengah mempersiapakan protokol beribadah saat new normal nanti.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/03/337/2223915/keuskupan-agung-jakarta-persiapkan-protokol-beribadah-di-era-new-normal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/03/337/2223915/keuskupan-agung-jakarta-persiapkan-protokol-beribadah-di-era-new-normal"/><item><title>Keuskupan Agung Jakarta Persiapkan Protokol Beribadah di Era New Normal</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/03/337/2223915/keuskupan-agung-jakarta-persiapkan-protokol-beribadah-di-era-new-normal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/03/337/2223915/keuskupan-agung-jakarta-persiapkan-protokol-beribadah-di-era-new-normal</guid><pubDate>Rabu 03 Juni 2020 14:43 WIB</pubDate><dc:creator>Pernita Hestin Untari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/03/337/2223915/keuskupan-agung-jakarta-persiapkan-protokol-beribadah-di-era-new-normal-UhtGYxiWaC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/03/337/2223915/keuskupan-agung-jakarta-persiapkan-protokol-beribadah-di-era-new-normal-UhtGYxiWaC.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Rumah-rumah ibadah tampaknya akan kembali dibuka saat new normal, setelah sempat ditutup untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). Meskipun akan kembali dibuka, protokol kesehatan Covid-19 harus tetap diterapkan

Keuskupan Agung Jakarta  (KAJ) pun tengah mempersiapakan protokol beribadah saat new normal nanti.

&quot;Kami sedang mematangkan protokol peribadatan dalam masa tananan baru (new normal) yang sedang disusun,&quot; kata Sekretaris Keuskupan Agung Jakarta, Romo V Adi Prasojo Pr, dalam keterangan resminya, Rabu (3/6/2020).

Tidak hanya sampai di situ, Romo Adi menyampaikan pihaknya juga akan memastikan kesiapan setiap Paroki dalam menjalankan protokol peribadatan internal tersebut.

&quot;Perlu diketahui bahwa wilayah pelayanan keuskupan Agung Jakarta terdiri dari DKI Jakarta, Tangerang dan Bekasi. Karena itu sebagai bagian dari memastikan kesiapan paroki-praoki tentu perlu dilihat sesuai dengan tuntutan dari Surat Edaran Menteri Agama yaitu ijin dari Kepala Daerah dan Satuan Gugus Tugas setempat,&quot; imbuh Romo Adi.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wMS8xLzEyMTM2Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Ia melanjutkan nantinya ada tiga hal yang perlu disiapkan oleh paroki-paroki di Keuskupan Agung Jakarta dalam menjalankan protokol peribadatan yakni sarana dan prasarana, Sumber Daya Manusia (SDM), dan mitigasi resiko.

&quot;Pada waktunya apabila protokol peribadatan sudah siap dan paroki-paroki sudah siap, tentu kami akan mulai membuka rumah ibadah sesuai dengan protokol yang diarahkan oleh Pemerintah,&quot; pungkas Romo Adi.

</description><content:encoded>JAKARTA - Rumah-rumah ibadah tampaknya akan kembali dibuka saat new normal, setelah sempat ditutup untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). Meskipun akan kembali dibuka, protokol kesehatan Covid-19 harus tetap diterapkan

Keuskupan Agung Jakarta  (KAJ) pun tengah mempersiapakan protokol beribadah saat new normal nanti.

&quot;Kami sedang mematangkan protokol peribadatan dalam masa tananan baru (new normal) yang sedang disusun,&quot; kata Sekretaris Keuskupan Agung Jakarta, Romo V Adi Prasojo Pr, dalam keterangan resminya, Rabu (3/6/2020).

Tidak hanya sampai di situ, Romo Adi menyampaikan pihaknya juga akan memastikan kesiapan setiap Paroki dalam menjalankan protokol peribadatan internal tersebut.

&quot;Perlu diketahui bahwa wilayah pelayanan keuskupan Agung Jakarta terdiri dari DKI Jakarta, Tangerang dan Bekasi. Karena itu sebagai bagian dari memastikan kesiapan paroki-praoki tentu perlu dilihat sesuai dengan tuntutan dari Surat Edaran Menteri Agama yaitu ijin dari Kepala Daerah dan Satuan Gugus Tugas setempat,&quot; imbuh Romo Adi.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wMS8xLzEyMTM2Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Ia melanjutkan nantinya ada tiga hal yang perlu disiapkan oleh paroki-paroki di Keuskupan Agung Jakarta dalam menjalankan protokol peribadatan yakni sarana dan prasarana, Sumber Daya Manusia (SDM), dan mitigasi resiko.

&quot;Pada waktunya apabila protokol peribadatan sudah siap dan paroki-paroki sudah siap, tentu kami akan mulai membuka rumah ibadah sesuai dengan protokol yang diarahkan oleh Pemerintah,&quot; pungkas Romo Adi.

</content:encoded></item></channel></rss>
