<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>JK Sebut Masjid di Jakarta Boleh Gelar Sholat Jumat, Ini Syaratnya</title><description>Mulai Jumat ini masjid dibuka, karena itu dengan syarat masjid bersihkan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/03/338/2224041/jk-sebut-masjid-di-jakarta-boleh-gelar-sholat-jumat-ini-syaratnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/03/338/2224041/jk-sebut-masjid-di-jakarta-boleh-gelar-sholat-jumat-ini-syaratnya"/><item><title>JK Sebut Masjid di Jakarta Boleh Gelar Sholat Jumat, Ini Syaratnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/03/338/2224041/jk-sebut-masjid-di-jakarta-boleh-gelar-sholat-jumat-ini-syaratnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/03/338/2224041/jk-sebut-masjid-di-jakarta-boleh-gelar-sholat-jumat-ini-syaratnya</guid><pubDate>Rabu 03 Juni 2020 17:34 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/03/338/2224041/jk-sebut-masjid-di-jakarta-boleh-gelar-sholat-jumat-ini-syaratnya-777fHhUPWl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla (Foto : Okezone.com/Puteranegara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/03/338/2224041/jk-sebut-masjid-di-jakarta-boleh-gelar-sholat-jumat-ini-syaratnya-777fHhUPWl.jpg</image><title>Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla (Foto : Okezone.com/Puteranegara)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Pusat Jusuf Kalla (JK) memastikan bahwa Mesjid di DKI Jakarta akan menggelar Sholat Jumat berjamaah pada 5 Juni 2020, jika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berakhir pada 4 Juni tidak diperpanjang.

Mengenai hal itu, JK menekankan masjid yang menggelar Salat Jumat berjamaah harus menerapkan standar protokol kesehatan terkait pencegahan virus Covid-19 yang ekstra ketat. Bahkan, JK mengungkap sejumlah syarat untuk masjid yang hendak melakukan sholat berjamaah.

&quot;Mulai Jumat ini masjid dibuka, karena itu dengan syarat masjid bersihkan, masjid disifenktan seperti ini. Kalau tak bisa dengan semprotan maka dibersihkan dengan apa yang telah dibagikan, dengan pemebersih lantai,&quot; kata JK di Mesjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2020).

Selain itu, kata mantan Wakil Presiden itu, para jemaah harus membawa sajadah sendiri untuk alas Salat. Hal itu untuk meminimalisir penyebaran virus corona. &quot;Semua jamaah harus bawa sajadah sendiri setidak-tidaknya kain,&quot; ujar JK.

Lalu, JK juga meminta agar seluruh pengurus Mesjid untuk melaporkan atau berkordinasi dengan pihak pemerintah setempat, seperti Kelurahan atau Kecamatan apabila menggelar Sholat Jumat.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wMy82Ni8xMjEzNzQvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Baca Juga :&amp;nbsp;PSBB DKI Jakarta Diperpanjang hingga 18 Juni 2020?

Selain itu, JK juga menegaskan bahwa, Mesjid juga harus menyiapkan segala sesuatunya yang berkaitan dengan standar protokol kesehatan.

&quot;Coba liat disana tuh, itu apa disitu tempat cuci tangan berarti ini penuhi syarat, di pintu ini di tempat wudu juga ada. Kemudian semua di pintu ada pengurus Mesjid jaga, masker pengukur suhu, kemudian jarak diatur tanda jadi memenuhi syarat jadi terbaik,&quot; tutup JK.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Pusat Jusuf Kalla (JK) memastikan bahwa Mesjid di DKI Jakarta akan menggelar Sholat Jumat berjamaah pada 5 Juni 2020, jika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berakhir pada 4 Juni tidak diperpanjang.

Mengenai hal itu, JK menekankan masjid yang menggelar Salat Jumat berjamaah harus menerapkan standar protokol kesehatan terkait pencegahan virus Covid-19 yang ekstra ketat. Bahkan, JK mengungkap sejumlah syarat untuk masjid yang hendak melakukan sholat berjamaah.

&quot;Mulai Jumat ini masjid dibuka, karena itu dengan syarat masjid bersihkan, masjid disifenktan seperti ini. Kalau tak bisa dengan semprotan maka dibersihkan dengan apa yang telah dibagikan, dengan pemebersih lantai,&quot; kata JK di Mesjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2020).

Selain itu, kata mantan Wakil Presiden itu, para jemaah harus membawa sajadah sendiri untuk alas Salat. Hal itu untuk meminimalisir penyebaran virus corona. &quot;Semua jamaah harus bawa sajadah sendiri setidak-tidaknya kain,&quot; ujar JK.

Lalu, JK juga meminta agar seluruh pengurus Mesjid untuk melaporkan atau berkordinasi dengan pihak pemerintah setempat, seperti Kelurahan atau Kecamatan apabila menggelar Sholat Jumat.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wMy82Ni8xMjEzNzQvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Baca Juga :&amp;nbsp;PSBB DKI Jakarta Diperpanjang hingga 18 Juni 2020?

Selain itu, JK juga menegaskan bahwa, Mesjid juga harus menyiapkan segala sesuatunya yang berkaitan dengan standar protokol kesehatan.

&quot;Coba liat disana tuh, itu apa disitu tempat cuci tangan berarti ini penuhi syarat, di pintu ini di tempat wudu juga ada. Kemudian semua di pintu ada pengurus Mesjid jaga, masker pengukur suhu, kemudian jarak diatur tanda jadi memenuhi syarat jadi terbaik,&quot; tutup JK.</content:encoded></item></channel></rss>
