<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Ini Faktor yang Membuat Jumlah Kasus di Jatim Meningkat dalam Beberapa Hari Terakhir   </title><description>Pandu Riono melihat ada beberapa faktor yang membuat wilayah Jawa Timur, mengalami kenaikan jumlah kasus baru pasien positif Covid-19.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/04/337/2224171/ini-faktor-yang-membuat-jumlah-kasus-di-jatim-meningkat-dalam-beberapa-hari-terakhir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/04/337/2224171/ini-faktor-yang-membuat-jumlah-kasus-di-jatim-meningkat-dalam-beberapa-hari-terakhir"/><item><title> Ini Faktor yang Membuat Jumlah Kasus di Jatim Meningkat dalam Beberapa Hari Terakhir   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/04/337/2224171/ini-faktor-yang-membuat-jumlah-kasus-di-jatim-meningkat-dalam-beberapa-hari-terakhir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/04/337/2224171/ini-faktor-yang-membuat-jumlah-kasus-di-jatim-meningkat-dalam-beberapa-hari-terakhir</guid><pubDate>Kamis 04 Juni 2020 06:30 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/03/337/2224171/ini-faktor-yang-membuat-jumlah-kasus-di-jatim-meningkat-dalam-beberapa-hari-terakhir-H0CqJqSsKY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Okezone.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/03/337/2224171/ini-faktor-yang-membuat-jumlah-kasus-di-jatim-meningkat-dalam-beberapa-hari-terakhir-H0CqJqSsKY.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Okezone.com</title></images><description>
JAKARTA -  Pakar epidemiologi dari Universitas Indonesia, Pandu Riono melihat ada beberapa faktor yang membuat wilayah Jawa Timur, mengalami kenaikan jumlah kasus baru pasien positif Covid-19. Salah satunya karena jumlah test terhadap masyarakat yang meningkat.

&quot;Itu karena testing meningkat,&quot; kata Pandu saat berbincang dengan Okezone di Jakarta, Kamis (4/6/2020).

Kemudian faktor lainnya menurut Pandu lantaran masyarakat di Jawa Timur, tidak patuh terhadap aturan pembatasan sosial bersekala besar (PSBB). Dengan begitu muncul klaster baru pasien positif Covid-19 di sana.

&quot;Sehingga banyak klaster baru, dari pesantren, pasar pabrik dan berbagai tempat yang menghimpun banyak orang. Jadi paling banyak itu klaster di Jatim,&quot; tutur dia.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wMS8xLzEyMTM2Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dengan adanya kegiatan testing yang meningkat, dan masyarakat tidak patuh terhadap aturan PSBB yang sudah diterapkan, terjadilah peningkatan jumlah kasus dalam berapa hari belakangan ini.

Menurut Pandu, hal tersebut perlu diwaspadai mengingat di wilayah Jawa Timur kebanyakan jumlah pasiennya berada di Surabaya raya. Sementara di wilayah lainnya seperti di Malang pun angka pasien positif Covid-19 cukup baik dan tak banyak.

&quot;Ini perlu diwaspadai, Malang bagus dan menurun cuma Surabaya Raya aja nih,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA -  Pakar epidemiologi dari Universitas Indonesia, Pandu Riono melihat ada beberapa faktor yang membuat wilayah Jawa Timur, mengalami kenaikan jumlah kasus baru pasien positif Covid-19. Salah satunya karena jumlah test terhadap masyarakat yang meningkat.

&quot;Itu karena testing meningkat,&quot; kata Pandu saat berbincang dengan Okezone di Jakarta, Kamis (4/6/2020).

Kemudian faktor lainnya menurut Pandu lantaran masyarakat di Jawa Timur, tidak patuh terhadap aturan pembatasan sosial bersekala besar (PSBB). Dengan begitu muncul klaster baru pasien positif Covid-19 di sana.

&quot;Sehingga banyak klaster baru, dari pesantren, pasar pabrik dan berbagai tempat yang menghimpun banyak orang. Jadi paling banyak itu klaster di Jatim,&quot; tutur dia.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wMS8xLzEyMTM2Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dengan adanya kegiatan testing yang meningkat, dan masyarakat tidak patuh terhadap aturan PSBB yang sudah diterapkan, terjadilah peningkatan jumlah kasus dalam berapa hari belakangan ini.

Menurut Pandu, hal tersebut perlu diwaspadai mengingat di wilayah Jawa Timur kebanyakan jumlah pasiennya berada di Surabaya raya. Sementara di wilayah lainnya seperti di Malang pun angka pasien positif Covid-19 cukup baik dan tak banyak.

&quot;Ini perlu diwaspadai, Malang bagus dan menurun cuma Surabaya Raya aja nih,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
