<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Pemkab Bekasi Bakal Tambah Pos Cek Poin saat New Normal</title><description>Pemerintah Kabupaten Bekasi berencana menambah pos pantau atau cek poin di sejumlah simpul keramaian masyarakat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/05/338/2225294/pemkab-bekasi-bakal-tambah-pos-cek-poin-saat-new-normal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/05/338/2225294/pemkab-bekasi-bakal-tambah-pos-cek-poin-saat-new-normal"/><item><title> Pemkab Bekasi Bakal Tambah Pos Cek Poin saat New Normal</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/05/338/2225294/pemkab-bekasi-bakal-tambah-pos-cek-poin-saat-new-normal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/05/338/2225294/pemkab-bekasi-bakal-tambah-pos-cek-poin-saat-new-normal</guid><pubDate>Jum'at 05 Juni 2020 21:03 WIB</pubDate><dc:creator>Wisnu Yusep</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/05/338/2225294/pemkab-bekasi-bakal-tambah-pos-cek-poin-saat-new-normal-aGeTzDKIaN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bupati Bekasi, Eka Supria (foto: Okezone.com/Wisnu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/05/338/2225294/pemkab-bekasi-bakal-tambah-pos-cek-poin-saat-new-normal-aGeTzDKIaN.jpg</image><title>Bupati Bekasi, Eka Supria (foto: Okezone.com/Wisnu)</title></images><description>
BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi berencana menambah pos pantau atau cek poin di sejumlah simpul keramaian masyarakat. Sementara pos pantau yang selama ini telah berdiri di sejumlah perbatasan tetap beroperasi.

&quot;Checkpoint akan kita tambah. Misalkan di tempat keramaian seperti pasar dan stasiun,&quot; kata Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja kepada wartawan, Jumat (5/6/2020).

Eka meminta warganya tidak euforia dalam masa transisi new normal. Untuk itu, new normal tidak akan sepenuhnya diterapkan.

&quot;Dalam menghadapi new normal ini kita tidak perlu euforia. Makanya kita lakukan secara bertahap. Intinya saat ini kita menuju adaptasi kebiasaan baru,&quot; kata Eka.

Sementara itu, juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah meminta agar masyarakat dalam menjalankan tahapan normal baru mengedepankan standar protokol kesehatan.

&quot;Tentunya dengan standar protokol kesehatan yang ditetapkan dan tidak asal berkerumun,&quot; ujar Alamsyah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wNS8xLzEyMTM4Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Alamsyah juga mengingatkan, saat new normal diberlakukan, masyarakat harus sadar penuh bahwa wabah Covid-19 masih ada di sekitar.

&quot;Jadi aktivitas ekonomi maupun publik diperbolehkan namun dengan syarat menggunakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan,&quot; ungkap Alamsyah.

Alamsyah berharap penerapan new normal nantinya dapat menjadikan masyarakat menjadi pribadi atau kelompok yang lebih disiplin dan taat pada tatanan pola hidup sehat.</description><content:encoded>
BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi berencana menambah pos pantau atau cek poin di sejumlah simpul keramaian masyarakat. Sementara pos pantau yang selama ini telah berdiri di sejumlah perbatasan tetap beroperasi.

&quot;Checkpoint akan kita tambah. Misalkan di tempat keramaian seperti pasar dan stasiun,&quot; kata Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja kepada wartawan, Jumat (5/6/2020).

Eka meminta warganya tidak euforia dalam masa transisi new normal. Untuk itu, new normal tidak akan sepenuhnya diterapkan.

&quot;Dalam menghadapi new normal ini kita tidak perlu euforia. Makanya kita lakukan secara bertahap. Intinya saat ini kita menuju adaptasi kebiasaan baru,&quot; kata Eka.

Sementara itu, juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah meminta agar masyarakat dalam menjalankan tahapan normal baru mengedepankan standar protokol kesehatan.

&quot;Tentunya dengan standar protokol kesehatan yang ditetapkan dan tidak asal berkerumun,&quot; ujar Alamsyah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wNS8xLzEyMTM4Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Alamsyah juga mengingatkan, saat new normal diberlakukan, masyarakat harus sadar penuh bahwa wabah Covid-19 masih ada di sekitar.

&quot;Jadi aktivitas ekonomi maupun publik diperbolehkan namun dengan syarat menggunakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan,&quot; ungkap Alamsyah.

Alamsyah berharap penerapan new normal nantinya dapat menjadikan masyarakat menjadi pribadi atau kelompok yang lebih disiplin dan taat pada tatanan pola hidup sehat.</content:encoded></item></channel></rss>
