<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sembuh dari Corona, Perempuan di Pasuruan Meninggal Dunia</title><description>Jenazahnya dimakamkan tanpa protokol Covid-19 karena sudah dipastikan negatif virus corona.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/05/519/2224852/sembuh-dari-corona-perempuan-di-pasuruan-meninggal-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/05/519/2224852/sembuh-dari-corona-perempuan-di-pasuruan-meninggal-dunia"/><item><title>Sembuh dari Corona, Perempuan di Pasuruan Meninggal Dunia</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/05/519/2224852/sembuh-dari-corona-perempuan-di-pasuruan-meninggal-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/05/519/2224852/sembuh-dari-corona-perempuan-di-pasuruan-meninggal-dunia</guid><pubDate>Jum'at 05 Juni 2020 08:49 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/05/519/2224852/sembuh-dari-corona-perempuan-di-pasuruan-meninggal-dunia-l9pDJiFJ1f.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Jenazah pasien Covid-19 diturunkan dari ambulans (Okezone.com/Arif)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/05/519/2224852/sembuh-dari-corona-perempuan-di-pasuruan-meninggal-dunia-l9pDJiFJ1f.jfif</image><title>Jenazah pasien Covid-19 diturunkan dari ambulans (Okezone.com/Arif)</title></images><description>MALANG - Seorang perempuan di Kota Pasuruan, Jawa Timur meninggal dunia, setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Jenazahnya dimakamkan tanpa protokol Covid-19 karena sudah dipastikan negatif virus corona.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pasuruan, dr. Shierly Marlena mengatakan, ibu rumah tangga tersebut sempat dikonfirmasi positif terinfeksi corona pada 13 Mei 2020. Kemudian pada 29 Mei, dinyatakan sembuh setelah dua kali uji swab hasilnya negatif. Namun, sepekan berikutnya ia meninggal dunia.

&quot;Beliau memang sempat positif Covid-19, namun sudah sembuh. Dua kali dilakukan swab test dan hasilnya negatif,&quot; kata Marlena, Jumat (5/6/2020).
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wNC8xLzEyMTM4MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Shierly mengatakan, perempuan itu meninggal karena gula darahnya turun drastis. Dia kembali dilarikan ke RSUD dr. R. Soedarsono pada 3 Juni 2020. Setelah menjalani perawatan akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

&quot;Meninggalnya bukan karena Covid-19, tapi karena ada penyakit penyerta, diabetes. Gula darahnya drop. Sudah dimakamkan tanpa protap Covid-19 karena sudah sembuh,&quot; tuturnya.

Hingga Jumat 5 Juni, berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pasuruan terdapat 24 kasus terkonfirmasi positif corona, 12 pasien di antaranya dinyatakan sembuh, dan satu pasien meninggal dunia.

Sementara jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak sepuluh pasien dan 111 orang dalam pemantauan (ODP).
</description><content:encoded>MALANG - Seorang perempuan di Kota Pasuruan, Jawa Timur meninggal dunia, setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Jenazahnya dimakamkan tanpa protokol Covid-19 karena sudah dipastikan negatif virus corona.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pasuruan, dr. Shierly Marlena mengatakan, ibu rumah tangga tersebut sempat dikonfirmasi positif terinfeksi corona pada 13 Mei 2020. Kemudian pada 29 Mei, dinyatakan sembuh setelah dua kali uji swab hasilnya negatif. Namun, sepekan berikutnya ia meninggal dunia.

&quot;Beliau memang sempat positif Covid-19, namun sudah sembuh. Dua kali dilakukan swab test dan hasilnya negatif,&quot; kata Marlena, Jumat (5/6/2020).
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wNC8xLzEyMTM4MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Shierly mengatakan, perempuan itu meninggal karena gula darahnya turun drastis. Dia kembali dilarikan ke RSUD dr. R. Soedarsono pada 3 Juni 2020. Setelah menjalani perawatan akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

&quot;Meninggalnya bukan karena Covid-19, tapi karena ada penyakit penyerta, diabetes. Gula darahnya drop. Sudah dimakamkan tanpa protap Covid-19 karena sudah sembuh,&quot; tuturnya.

Hingga Jumat 5 Juni, berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pasuruan terdapat 24 kasus terkonfirmasi positif corona, 12 pasien di antaranya dinyatakan sembuh, dan satu pasien meninggal dunia.

Sementara jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak sepuluh pasien dan 111 orang dalam pemantauan (ODP).
</content:encoded></item></channel></rss>
