<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perjuangan TNI Evakuasi Korban Longsor Kotabaru, Naik Gunung hingga Lewati Jurang</title><description>Longsor di Desa Buluh Kuning, Kotabaru, Kalsel, menyebabkan tujuh orang meninggal dunia dan enam orang luka-luka.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/06/340/2225662/perjuangan-tni-evakuasi-korban-longsor-kotabaru-naik-gunung-hingga-lewati-jurang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/06/340/2225662/perjuangan-tni-evakuasi-korban-longsor-kotabaru-naik-gunung-hingga-lewati-jurang"/><item><title>Perjuangan TNI Evakuasi Korban Longsor Kotabaru, Naik Gunung hingga Lewati Jurang</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/06/340/2225662/perjuangan-tni-evakuasi-korban-longsor-kotabaru-naik-gunung-hingga-lewati-jurang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/06/340/2225662/perjuangan-tni-evakuasi-korban-longsor-kotabaru-naik-gunung-hingga-lewati-jurang</guid><pubDate>Sabtu 06 Juni 2020 21:58 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/06/340/2225662/perjuangan-tni-evakuasi-korban-longsor-kotabaru-naik-gunung-hingga-lewati-jurang-CaWgGlXu9m.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/06/340/2225662/perjuangan-tni-evakuasi-korban-longsor-kotabaru-naik-gunung-hingga-lewati-jurang-CaWgGlXu9m.jpg</image><title>ist</title></images><description>JAKARTA - Dalam upayanya membantu pencarian dan evakuasi korban longsor di kawasan Gunung Putri Desa Buluh Kuning, personel Kodim 1004/Kotabaru harus menempuh jarak 10 kilometer dengan melalui medan yang sulit.

Hal tersebut disampaikan Dandim 1004/Kotabaru Letkol Inf Rony Firtiyanto S. Sos., saat dihubungi melalui telepon di Kotabaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (6/6/2020).

Diungkapkan Dandim, tanah longsor pada Senin (1/6/2020) sekitar pukul 05.30 Wita di area Pendulangan Puncak, Desa Buluh Kuning tersebut telah menelan korban sebanyak 7 orang meninggal dunia dan 6 orang luka-luka.

&amp;ldquo;Lokasinya berada di kawasan Gunung Putri, dan untuk menjangkaunya harus melalui jalan setapak sepanjang 10 kilometer dengan waktu tempuh 4 jam berjalan kaki, dengan kondisi medan yang sulit berupa hutan, jurang, lereng, serta melintasi beberapa aliran sungai,&amp;rdquo; jelas Rony.

&amp;ldquo;Ditambah lagi di lokasi tidak terjangkau sinyal telepon sehingga menambah tingkat kesulitan dalam pelaksanaan evakuasi dan pencarian tersebut,&amp;rdquo; lanjutnya.

Namun sulitnya medan yang harus dilalui dan kendala komunikasi tersebut, tidak menyurutkan personel Kodim 1004/Kotabaru untuk memberikan bantuan berupa pencarian dan evakuasi terhadap korban tanah longsor tersebut.

&amp;ldquo;Kita menurunkan personel dari Koramil terdekat yaitu Koramil 1004-09 Sampanahan, dan dipimpin langsung oleh Danramil Kapten Inf Amo Minggu.  Dan melakukan evakuasi dan pencarian korban selama 2 hari,&amp;rdquo; kata Rony.

Sementara itu, Kapten Inf Armo Minggu dalam sambungan teleponnya menjelaskan selain membantu pencarian dan evakuasi, Kodim 1004/Kotabaru juga membantu proses pemakaman terhadap korban tanah longsor tersebut.

&amp;ldquo;Dari 7 orang korban yang meninggal dunia, 3 orang korban dimakamkan di pemakamam umum Desa Buluh Kuning, sedangkan korban lainnya dibawa keluarganya ke daerah asalnya masing-masing di Kalimantan Selatan,&amp;rdquo; jelas Armo.

&amp;ldquo;Untuk korban luka-luka, saat ini dirawat di Puskesmas Desa Banian,&amp;rdquo; lanjutnya.

Dengan kejadian ini, Dandim 1004/Kotabaru mengimbau agar masyarakat lebih memperhatikan faktor keamanan dalam melakukan aktivitasnya, terutama di daerah yang rawan tanah longsor seperti di lereng-lereng pegunungan.

&amp;ldquo;Apalagi di wilayah Kalimantan Selatan saat ini, memasuki musim hujan dengan curah hujan tinggi dan di sertai angin kencang,&amp;rdquo; ucap Rony.

&amp;ldquo;Dan terima kasih kepada masyarakat dan instansi lainnya atas kerja samanya, terutama semangat pantang menyerah dari personel Kodim 1004/Kotabaru sehingga pencarian dan evakuasi ini, dapat berjalan dengan lancar dan aman di tengah sulitnya situasi dan medan yang dihadapi,&amp;rdquo; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Dalam upayanya membantu pencarian dan evakuasi korban longsor di kawasan Gunung Putri Desa Buluh Kuning, personel Kodim 1004/Kotabaru harus menempuh jarak 10 kilometer dengan melalui medan yang sulit.

Hal tersebut disampaikan Dandim 1004/Kotabaru Letkol Inf Rony Firtiyanto S. Sos., saat dihubungi melalui telepon di Kotabaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (6/6/2020).

Diungkapkan Dandim, tanah longsor pada Senin (1/6/2020) sekitar pukul 05.30 Wita di area Pendulangan Puncak, Desa Buluh Kuning tersebut telah menelan korban sebanyak 7 orang meninggal dunia dan 6 orang luka-luka.

&amp;ldquo;Lokasinya berada di kawasan Gunung Putri, dan untuk menjangkaunya harus melalui jalan setapak sepanjang 10 kilometer dengan waktu tempuh 4 jam berjalan kaki, dengan kondisi medan yang sulit berupa hutan, jurang, lereng, serta melintasi beberapa aliran sungai,&amp;rdquo; jelas Rony.

&amp;ldquo;Ditambah lagi di lokasi tidak terjangkau sinyal telepon sehingga menambah tingkat kesulitan dalam pelaksanaan evakuasi dan pencarian tersebut,&amp;rdquo; lanjutnya.

Namun sulitnya medan yang harus dilalui dan kendala komunikasi tersebut, tidak menyurutkan personel Kodim 1004/Kotabaru untuk memberikan bantuan berupa pencarian dan evakuasi terhadap korban tanah longsor tersebut.

&amp;ldquo;Kita menurunkan personel dari Koramil terdekat yaitu Koramil 1004-09 Sampanahan, dan dipimpin langsung oleh Danramil Kapten Inf Amo Minggu.  Dan melakukan evakuasi dan pencarian korban selama 2 hari,&amp;rdquo; kata Rony.

Sementara itu, Kapten Inf Armo Minggu dalam sambungan teleponnya menjelaskan selain membantu pencarian dan evakuasi, Kodim 1004/Kotabaru juga membantu proses pemakaman terhadap korban tanah longsor tersebut.

&amp;ldquo;Dari 7 orang korban yang meninggal dunia, 3 orang korban dimakamkan di pemakamam umum Desa Buluh Kuning, sedangkan korban lainnya dibawa keluarganya ke daerah asalnya masing-masing di Kalimantan Selatan,&amp;rdquo; jelas Armo.

&amp;ldquo;Untuk korban luka-luka, saat ini dirawat di Puskesmas Desa Banian,&amp;rdquo; lanjutnya.

Dengan kejadian ini, Dandim 1004/Kotabaru mengimbau agar masyarakat lebih memperhatikan faktor keamanan dalam melakukan aktivitasnya, terutama di daerah yang rawan tanah longsor seperti di lereng-lereng pegunungan.

&amp;ldquo;Apalagi di wilayah Kalimantan Selatan saat ini, memasuki musim hujan dengan curah hujan tinggi dan di sertai angin kencang,&amp;rdquo; ucap Rony.

&amp;ldquo;Dan terima kasih kepada masyarakat dan instansi lainnya atas kerja samanya, terutama semangat pantang menyerah dari personel Kodim 1004/Kotabaru sehingga pencarian dan evakuasi ini, dapat berjalan dengan lancar dan aman di tengah sulitnya situasi dan medan yang dihadapi,&amp;rdquo; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
