<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ustadz Yusuf Mansur: New Normal Itu Keren, Jangan Dijadikan Beban</title><description>Kebiasaan hidup normal yang baru alias new normal seperti memakai masker dan rajin mencuci tangan sesuatu yang keren</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/08/337/2226215/ustadz-yusuf-mansur-new-normal-itu-keren-jangan-dijadikan-beban</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/08/337/2226215/ustadz-yusuf-mansur-new-normal-itu-keren-jangan-dijadikan-beban"/><item><title>Ustadz Yusuf Mansur: New Normal Itu Keren, Jangan Dijadikan Beban</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/08/337/2226215/ustadz-yusuf-mansur-new-normal-itu-keren-jangan-dijadikan-beban</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/08/337/2226215/ustadz-yusuf-mansur-new-normal-itu-keren-jangan-dijadikan-beban</guid><pubDate>Senin 08 Juni 2020 13:27 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/08/337/2226215/ustadz-yusuf-mansur-new-normal-itu-keren-jangan-dijadikan-beban-6qqfe3apOR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ustadz Yusuf Mansur (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/08/337/2226215/ustadz-yusuf-mansur-new-normal-itu-keren-jangan-dijadikan-beban-6qqfe3apOR.jpg</image><title>Ustadz Yusuf Mansur (foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pendakwah kondang Ustadz Yusuf Mansur mengajak masyarakat alangkah baiknya dapat segera menyesuaikan dengan normal yang baru atau new normal ditengah pandemi Covid-19.
Menurut dia, kebiasaan hidup normal yang baru alias new normal seperti memakai masker dan rajin mencuci tangan adalah sesuatu yang keren dimasa pandemi Covid-19.
&amp;ldquo;Situasi new normal atau kebiasaan-kebiasaan yang baru, peradaban baru, gaya baru. Kemana-mana pakai masker, cuci tangan. Keren loh! Sekarang kalau enggak pakai masker enggak keren. Sekarang kalau enggak cuci tangan keren,&amp;rdquo; kata Yusuf dalam siaran langsung di YouTube BNPB Jakarta, Senin (8/6/2020).
Yusuf berjuar kebiasaan pola hidup new normal bisa dimulai dari diri sendiri, baik dalam bertutur di media sosial, hingga menumbuhkan keyakinan untuk bisa bangkit dari situasi yang menyulitkan.
&quot;Ayo kita pakai kalimat-kalimat yang membahagiakan, kalimat yang mempesona, kalimat yang berisi ikhtiar dan harapan, kalimat yang bagus, yang kalau kita ngucap sendiri aja bikin nenangin diri kita, bikin kita happy, bikin kita tersenyum, kan cakep,&quot; paparnya.
Yusuf menuturkan dalam menciptakan suasana positif dalam new normal janganlah menjadi sebuah beban. Justru alangkah baiknya membuat sebuah penanaman bila ingin selamat dari Covid-19.
&amp;ldquo;Semua kebiasaan baru ini jadi beban kalau kata-katanya beban. Tapi kalau kosakatanya adalah kita ingin selamat, kita enggak pingin balik lagi ke lemarin yang di lockdown lagi, di PSBB lagi dengan super ketat, kita enggak ingin balik lagi ke posisi awal-awal Covid-19, dimana kita enggak bisa ketemu siapa-siapa, di rumah aja,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;ldquo;Maka supaya enggak gitu gimana? Bismillah, ini buat kita juga kok. Bismillah aja, kan cakep jadinya,&amp;rdquo; imbuhnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pendakwah kondang Ustadz Yusuf Mansur mengajak masyarakat alangkah baiknya dapat segera menyesuaikan dengan normal yang baru atau new normal ditengah pandemi Covid-19.
Menurut dia, kebiasaan hidup normal yang baru alias new normal seperti memakai masker dan rajin mencuci tangan adalah sesuatu yang keren dimasa pandemi Covid-19.
&amp;ldquo;Situasi new normal atau kebiasaan-kebiasaan yang baru, peradaban baru, gaya baru. Kemana-mana pakai masker, cuci tangan. Keren loh! Sekarang kalau enggak pakai masker enggak keren. Sekarang kalau enggak cuci tangan keren,&amp;rdquo; kata Yusuf dalam siaran langsung di YouTube BNPB Jakarta, Senin (8/6/2020).
Yusuf berjuar kebiasaan pola hidup new normal bisa dimulai dari diri sendiri, baik dalam bertutur di media sosial, hingga menumbuhkan keyakinan untuk bisa bangkit dari situasi yang menyulitkan.
&quot;Ayo kita pakai kalimat-kalimat yang membahagiakan, kalimat yang mempesona, kalimat yang berisi ikhtiar dan harapan, kalimat yang bagus, yang kalau kita ngucap sendiri aja bikin nenangin diri kita, bikin kita happy, bikin kita tersenyum, kan cakep,&quot; paparnya.
Yusuf menuturkan dalam menciptakan suasana positif dalam new normal janganlah menjadi sebuah beban. Justru alangkah baiknya membuat sebuah penanaman bila ingin selamat dari Covid-19.
&amp;ldquo;Semua kebiasaan baru ini jadi beban kalau kata-katanya beban. Tapi kalau kosakatanya adalah kita ingin selamat, kita enggak pingin balik lagi ke lemarin yang di lockdown lagi, di PSBB lagi dengan super ketat, kita enggak ingin balik lagi ke posisi awal-awal Covid-19, dimana kita enggak bisa ketemu siapa-siapa, di rumah aja,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;ldquo;Maka supaya enggak gitu gimana? Bismillah, ini buat kita juga kok. Bismillah aja, kan cakep jadinya,&amp;rdquo; imbuhnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
