<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral! Kapolres Gendong Jenazah Bayi Penderita Gizi Buruk</title><description>Dijelaskan Guntur, kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk peduli kemanusiaan dan juga dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara 1 Juli.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/09/340/2226789/viral-kapolres-gendong-jenazah-bayi-penderita-gizi-buruk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/09/340/2226789/viral-kapolres-gendong-jenazah-bayi-penderita-gizi-buruk"/><item><title>Viral! Kapolres Gendong Jenazah Bayi Penderita Gizi Buruk</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/09/340/2226789/viral-kapolres-gendong-jenazah-bayi-penderita-gizi-buruk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/09/340/2226789/viral-kapolres-gendong-jenazah-bayi-penderita-gizi-buruk</guid><pubDate>Selasa 09 Juni 2020 12:08 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/09/340/2226789/viral-kapolres-gendong-jenazah-bayi-penderita-gizi-buruk-OVCswA57mB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">foto: ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/09/340/2226789/viral-kapolres-gendong-jenazah-bayi-penderita-gizi-buruk-OVCswA57mB.jpg</image><title>foto: ist</title></images><description>JAMBI &amp;ndash; Permasalahan gizi buruk masih banyak terjadi di Indonesia, salah satunya seperti yang terjadi di Provinsi Jambi. Bahkan, di wilayah Tanjungjabung Barat, seorang bayi meninggal dunia akibat gizi buruk.
Hal inilah yang menjadi keprihatinan Kapolres Tanjungjabung (Tanjab) Barat, Jambi AKBP Guntur Saputro. Mengetahui di wilayah hukumnya ada pasien penderita gizi buruk meninggal dunia usai mendapatkan perawatan di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal, dia pun langsung mendatanginya.
Bayi berusia 15 bulan tersebut  bernama Febri Riyanty binti M Faisal. Bahkan  Kapolres juga mensholatkan dan menggendong jenazahnya dari rumah duka di RT 15, Lorong Ikhlas, di Jalan Panglima Kuala Tungkal ke peristirahatannya terakhir di TPU Jalan Balai Marga, Kelurahan Tungkal III.
Dijelaskan Guntur, kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk peduli kemanusiaan dan juga dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara 1 Juli.
&amp;ldquo;Kebetulan juga almarhumah Febri tersebut berada di wilayah lingkungan Polres. Kami dari Polres turut berdukacita, semoga almarhum diterima disisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan tetap tabah menerimanya,&amp;rdquo; ujar Guntur, Selasa (9/6/2020).
Untuk diketahui, Febri Riyanty  merupakan anak pertama pasangan M Faisal dan Seftia Hardianti Rukmana. Dia meninggal dunia karena didiagnosa gizi buruk. Sementara profesi ayahnya adalah pemulung dan ibunya sebagai ibu rumah tangga.
</description><content:encoded>JAMBI &amp;ndash; Permasalahan gizi buruk masih banyak terjadi di Indonesia, salah satunya seperti yang terjadi di Provinsi Jambi. Bahkan, di wilayah Tanjungjabung Barat, seorang bayi meninggal dunia akibat gizi buruk.
Hal inilah yang menjadi keprihatinan Kapolres Tanjungjabung (Tanjab) Barat, Jambi AKBP Guntur Saputro. Mengetahui di wilayah hukumnya ada pasien penderita gizi buruk meninggal dunia usai mendapatkan perawatan di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal, dia pun langsung mendatanginya.
Bayi berusia 15 bulan tersebut  bernama Febri Riyanty binti M Faisal. Bahkan  Kapolres juga mensholatkan dan menggendong jenazahnya dari rumah duka di RT 15, Lorong Ikhlas, di Jalan Panglima Kuala Tungkal ke peristirahatannya terakhir di TPU Jalan Balai Marga, Kelurahan Tungkal III.
Dijelaskan Guntur, kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk peduli kemanusiaan dan juga dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara 1 Juli.
&amp;ldquo;Kebetulan juga almarhumah Febri tersebut berada di wilayah lingkungan Polres. Kami dari Polres turut berdukacita, semoga almarhum diterima disisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan tetap tabah menerimanya,&amp;rdquo; ujar Guntur, Selasa (9/6/2020).
Untuk diketahui, Febri Riyanty  merupakan anak pertama pasangan M Faisal dan Seftia Hardianti Rukmana. Dia meninggal dunia karena didiagnosa gizi buruk. Sementara profesi ayahnya adalah pemulung dan ibunya sebagai ibu rumah tangga.
</content:encoded></item></channel></rss>
