<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dukung Kesetaraan RAS, Ratusan Anak Gelar Unjuk Rasa di New York</title><description>Kerumunan orang itu berkumpul di luar stadion di Brooklyn yang telah menajdi pusat demonstrasi dalam dua minggu terakhir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/10/18/2227423/dukung-kesetaraan-ras-ratusan-anak-gelar-unjuk-rasa-di-new-york</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/10/18/2227423/dukung-kesetaraan-ras-ratusan-anak-gelar-unjuk-rasa-di-new-york"/><item><title>Dukung Kesetaraan RAS, Ratusan Anak Gelar Unjuk Rasa di New York</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/10/18/2227423/dukung-kesetaraan-ras-ratusan-anak-gelar-unjuk-rasa-di-new-york</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/10/18/2227423/dukung-kesetaraan-ras-ratusan-anak-gelar-unjuk-rasa-di-new-york</guid><pubDate>Rabu 10 Juni 2020 11:18 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/10/18/2227423/dukung-kesetaraan-ras-ratusan-anak-gelar-unjuk-rasa-di-new-york-NVCol5kzyg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aksi unjuk rasa di New York AS diikuti anak-anak dan orangtua (foto:VOA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/10/18/2227423/dukung-kesetaraan-ras-ratusan-anak-gelar-unjuk-rasa-di-new-york-NVCol5kzyg.jpg</image><title>Aksi unjuk rasa di New York AS diikuti anak-anak dan orangtua (foto:VOA)</title></images><description>NEW YORK &amp;ndash; Aksi unjuk rasa menolak rasisme di negeri Paman Sam, Amerika Serikat masih terus bergulir. Kali ini demo melibatkan ratusan anak-anak dan orang tua mereka pada Selasa (9/6/2020). Aksi tersebut salah satunya mengenang atas kematian George Floyd dan menolak kesetaraan ras.
&amp;ldquo;Saya ingin anak saya melihat sendiri apa artinya membela hak orang lain,&amp;rdquo; kata Evie seorang ibu yang membawa putranya berusia 2,5 tahun, Rabu (10/6/2020) waktu Indonesia.
Perempuan kulit putih bernama Brittany dari Brooklyn membawa anaknya yang baru berusia 9 bulan. Katanya, ia dan suaminya, seorang warga kulit hitam, telah membahas kapan dan bagaimana mulai membicarakan tentang masalah rasisme dengan putri mereka itu.
Kata Brittany, &amp;ldquo;Saya dengar tidak ada umur terlalu muda untuk membicarakan hal itu. Kita tidak perlu melindungi anak-anak tentang adanya masalah itu.&amp;rdquo;
Kerumunan orang itu berkumpul di luar stadion di Brooklyn yang telah menajdi pusat demonstrasi dalam dua minggu terakhir. Anak-anak itu membawa plakat yang bertuliskan: &amp;ldquo;Dunia seperti apa yang akan kalian wariskan untuk saya?&amp;rdquo;.
Seorang anak kecil kulit hitam yang masih duduk dalam kereta dorong, memegang plakat yang mengatakan &amp;ldquo;Saya Bukan Ancaman.&amp;rdquo;
Para pengunjuk rasa itu menuntut keadilan bagi George Flyod, laki-laki kulit hitam yang meninggal dalam tahanan polisi pada 25 Mei di Kota Minneapolis. Jenazah Flyod dimakamkan pada Selasa (9/6) di kota kelahirannya, Houston, Texas.
</description><content:encoded>NEW YORK &amp;ndash; Aksi unjuk rasa menolak rasisme di negeri Paman Sam, Amerika Serikat masih terus bergulir. Kali ini demo melibatkan ratusan anak-anak dan orang tua mereka pada Selasa (9/6/2020). Aksi tersebut salah satunya mengenang atas kematian George Floyd dan menolak kesetaraan ras.
&amp;ldquo;Saya ingin anak saya melihat sendiri apa artinya membela hak orang lain,&amp;rdquo; kata Evie seorang ibu yang membawa putranya berusia 2,5 tahun, Rabu (10/6/2020) waktu Indonesia.
Perempuan kulit putih bernama Brittany dari Brooklyn membawa anaknya yang baru berusia 9 bulan. Katanya, ia dan suaminya, seorang warga kulit hitam, telah membahas kapan dan bagaimana mulai membicarakan tentang masalah rasisme dengan putri mereka itu.
Kata Brittany, &amp;ldquo;Saya dengar tidak ada umur terlalu muda untuk membicarakan hal itu. Kita tidak perlu melindungi anak-anak tentang adanya masalah itu.&amp;rdquo;
Kerumunan orang itu berkumpul di luar stadion di Brooklyn yang telah menajdi pusat demonstrasi dalam dua minggu terakhir. Anak-anak itu membawa plakat yang bertuliskan: &amp;ldquo;Dunia seperti apa yang akan kalian wariskan untuk saya?&amp;rdquo;.
Seorang anak kecil kulit hitam yang masih duduk dalam kereta dorong, memegang plakat yang mengatakan &amp;ldquo;Saya Bukan Ancaman.&amp;rdquo;
Para pengunjuk rasa itu menuntut keadilan bagi George Flyod, laki-laki kulit hitam yang meninggal dalam tahanan polisi pada 25 Mei di Kota Minneapolis. Jenazah Flyod dimakamkan pada Selasa (9/6) di kota kelahirannya, Houston, Texas.
</content:encoded></item></channel></rss>
