<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gubernur Sulsel Akan Terbitkan Pergub untuk Percepatan Penanganan Covid-19</title><description>Saat ini Pemprov Sumsel masih mempertimbangkan sejumlah faktor, seperti ekonomi sebelum menerbitkan Pergub percepatan penanganan Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/11/609/2228481/gubernur-sulsel-akan-terbitkan-pergub-untuk-percepatan-penanganan-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/11/609/2228481/gubernur-sulsel-akan-terbitkan-pergub-untuk-percepatan-penanganan-covid-19"/><item><title>Gubernur Sulsel Akan Terbitkan Pergub untuk Percepatan Penanganan Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/11/609/2228481/gubernur-sulsel-akan-terbitkan-pergub-untuk-percepatan-penanganan-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/11/609/2228481/gubernur-sulsel-akan-terbitkan-pergub-untuk-percepatan-penanganan-covid-19</guid><pubDate>Kamis 11 Juni 2020 19:21 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/11/609/2228481/gubernur-sulsel-akan-terbitkan-pergub-untuk-percepatan-penanganan-covid-19-R8aPaffP7y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga menjalani rapid test. (Ilustrasi/Foto : Okezone.com/Heru Haryono)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/11/609/2228481/gubernur-sulsel-akan-terbitkan-pergub-untuk-percepatan-penanganan-covid-19-R8aPaffP7y.jpg</image><title>Warga menjalani rapid test. (Ilustrasi/Foto : Okezone.com/Heru Haryono)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Sekda Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel), Abdul Hayat Gani, tak menampik Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah akan menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) guna mempercepat penanganan pandemi virus corona (Covid-19).

Menurut Abdul, saat ini Pemprov Sumsel masih mempertimbangkan sejumlah faktor, seperti ekonomi sebelum menerbitkan Pergub tersebut. Pasalnya, pengetatan aktivitas warga Sulsel akan berdampak pada kenaikan angka kemiskinan.
&quot;Saya kira sangat mungkin menerbitkan Pergub. Kalau semua sudah terancam ya jadinya halal,&quot; kata Abdul dalam Webinar Leader Talk iNews TV bertajuk 'Sulsel Menuju New Normal', Kamis (11/6/2020).

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/03/16/62112/318768_medium.jpg&quot; alt=&quot; Antrean Panjang MRT Lebak Bulus &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Abdul memaparkan, Pemprov Sulsel masih berupaya mengajak pemkot dan pemkab agar melakukan aksi nyata di lapangan guna mengajak masyarakat menaati protokol kesehatan.

&quot;Action itu penting bagaimana wali kota dan bupati menempatkan orang-orang yang menjadi garda terdepan dan membentuk tim sehingga siapa yang melanggar bisa disanksi,&quot; ucapnya.

Ia menambahkan, Pemprov mengimbau kepala daerah di Sulsel memberiksn reward dan punishment kepada perusahaan, pertokoan, hingga kafe dan rumah makan yang menerapkan atau melanggar protokol kesehatan saat menjalankan aktivitas usahanya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wMi8xLzEyMTM3MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Misalnya kalau warung dia menerapkan protokol kesehatan kita kasih reward dengan KUR (kredit usaha rakyat-red). Kalau dia melanggar ya ada sanksinya,&quot; ujarnya.

Baca Juga : Angka Kasus Covid-19 Tinggi, Pj Walkot Makassar Akan Perbanyak Rapid Test

Abdul meminta pemda di Sumsel memberlakukan protokol kesehatan bagi warganya secara ketat guna mengendalikan penyebaran virus corona.

&quot;Tapi dilakukan utamanya secara persuasif,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Tanpa Pasien Sembuh &amp;amp; Meninggal Dunia, Kasus Positif Corona di Sulsel Bertambah 141

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Sekda Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel), Abdul Hayat Gani, tak menampik Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah akan menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) guna mempercepat penanganan pandemi virus corona (Covid-19).

Menurut Abdul, saat ini Pemprov Sumsel masih mempertimbangkan sejumlah faktor, seperti ekonomi sebelum menerbitkan Pergub tersebut. Pasalnya, pengetatan aktivitas warga Sulsel akan berdampak pada kenaikan angka kemiskinan.
&quot;Saya kira sangat mungkin menerbitkan Pergub. Kalau semua sudah terancam ya jadinya halal,&quot; kata Abdul dalam Webinar Leader Talk iNews TV bertajuk 'Sulsel Menuju New Normal', Kamis (11/6/2020).

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/03/16/62112/318768_medium.jpg&quot; alt=&quot; Antrean Panjang MRT Lebak Bulus &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Abdul memaparkan, Pemprov Sulsel masih berupaya mengajak pemkot dan pemkab agar melakukan aksi nyata di lapangan guna mengajak masyarakat menaati protokol kesehatan.

&quot;Action itu penting bagaimana wali kota dan bupati menempatkan orang-orang yang menjadi garda terdepan dan membentuk tim sehingga siapa yang melanggar bisa disanksi,&quot; ucapnya.

Ia menambahkan, Pemprov mengimbau kepala daerah di Sulsel memberiksn reward dan punishment kepada perusahaan, pertokoan, hingga kafe dan rumah makan yang menerapkan atau melanggar protokol kesehatan saat menjalankan aktivitas usahanya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wMi8xLzEyMTM3MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Misalnya kalau warung dia menerapkan protokol kesehatan kita kasih reward dengan KUR (kredit usaha rakyat-red). Kalau dia melanggar ya ada sanksinya,&quot; ujarnya.

Baca Juga : Angka Kasus Covid-19 Tinggi, Pj Walkot Makassar Akan Perbanyak Rapid Test

Abdul meminta pemda di Sumsel memberlakukan protokol kesehatan bagi warganya secara ketat guna mengendalikan penyebaran virus corona.

&quot;Tapi dilakukan utamanya secara persuasif,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Tanpa Pasien Sembuh &amp;amp; Meninggal Dunia, Kasus Positif Corona di Sulsel Bertambah 141

</content:encoded></item></channel></rss>
