<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hasil Autopsi Jadi Bukti Ayah Gantung Diri Usai Bunuh 2 Anaknya</title><description>Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam menjelaskan pelaku pembunuhan dua kakak-beradik di Kabupaten Tangerang adalah ayah mereka sendiri.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/12/338/2229052/hasil-autopsi-jadi-bukti-ayah-gantung-diri-usai-bunuh-2-anaknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/12/338/2229052/hasil-autopsi-jadi-bukti-ayah-gantung-diri-usai-bunuh-2-anaknya"/><item><title>Hasil Autopsi Jadi Bukti Ayah Gantung Diri Usai Bunuh 2 Anaknya</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/12/338/2229052/hasil-autopsi-jadi-bukti-ayah-gantung-diri-usai-bunuh-2-anaknya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/12/338/2229052/hasil-autopsi-jadi-bukti-ayah-gantung-diri-usai-bunuh-2-anaknya</guid><pubDate>Jum'at 12 Juni 2020 17:37 WIB</pubDate><dc:creator>Isty Maulidya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/12/338/2229052/hasil-autopsi-jadi-bukti-ayah-gantung-diri-usai-bunuh-2-anaknya-dADO7w8kZ8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Nypost</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/12/338/2229052/hasil-autopsi-jadi-bukti-ayah-gantung-diri-usai-bunuh-2-anaknya-dADO7w8kZ8.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Nypost</title></images><description>TANGERANG - Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam menjelaskan pelaku pembunuhan dua kakak-beradik di Kabupaten Tangerang adalah ayah mereka sendiri.

Pelaku kemudian bunuh diri usai melakukan aksinya. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) tidak ditemukan adanya tanda-tanda orang lain memasuki rumah tersebut selain pelaku dan kedua anaknya.

&quot;Berdasarkan fakta penyidikan R adalah pelaku. Tidak ada lagi orang yang masuk ke rumah sebelum mayat R dan anaknya ditemukan saksi. Pengakuan mertua R juga mengarah kepada R melakukan pembunuhan kedua anaknya, dan bunuh diri, gantung diri, berdasarkan fakta autopsi,&quot; jelasnya di TKP pada Jumat (12/06/2020).

Selain itu dugaan bahwa R membunuh kedua anaknya diperkuat dengan keterangan mertua R yang menyatakan bahwa R pernah mengancam akan membunuh istrinya sebanyak dua kali.

Ancaman terakhir juga disertai kalimat bahwa hari itu adalah hari terakhir istri R dapat melihat anak mereka.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kasus Pembunuhan Anak di Tangerang, Suami Sering Ancam Bunuh Istrinya&amp;nbsp;
&quot;Beberapa jam sebelum kejadian sekitar pukul 22.00 ada cek-cok antara R dan istri. Saat cek-cok itu korban kembali mengancam istri akan melakukan pembunuhan dan mengatakan istri R akan menyesal karena tidak akan bertemu dengan anaknya lagi,&quot; lanjut Ade Ary.

Berdasarkan hasil autopsi dan koordinasi dengan dokter forensik, R dipastikan bunuh diri dengan cara gantung diri. Sementara itu, anak pertama yaitu NC meninggal akibat kehabisan nafas karena lehernya dijerat tali.

Adik NC yaitu GAR meninggal karena paru-paru korban kelebihan cairan akibat direndam di air.

&quot;Anak pertama itu meninggal lehernya diduga dijerat tali yang sudah kita amankan. Anak kedua diduga meninggal karena di paru-parunya banyak kelebihan cairan dan faktanya anak itu ditemukan dalam posisi kepala di bawah dan kaki di atas masuk ke tong air,&quot; ungkap Ade Ary.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8xMi8xMC8xLzEyMTA4Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>TANGERANG - Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam menjelaskan pelaku pembunuhan dua kakak-beradik di Kabupaten Tangerang adalah ayah mereka sendiri.

Pelaku kemudian bunuh diri usai melakukan aksinya. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) tidak ditemukan adanya tanda-tanda orang lain memasuki rumah tersebut selain pelaku dan kedua anaknya.

&quot;Berdasarkan fakta penyidikan R adalah pelaku. Tidak ada lagi orang yang masuk ke rumah sebelum mayat R dan anaknya ditemukan saksi. Pengakuan mertua R juga mengarah kepada R melakukan pembunuhan kedua anaknya, dan bunuh diri, gantung diri, berdasarkan fakta autopsi,&quot; jelasnya di TKP pada Jumat (12/06/2020).

Selain itu dugaan bahwa R membunuh kedua anaknya diperkuat dengan keterangan mertua R yang menyatakan bahwa R pernah mengancam akan membunuh istrinya sebanyak dua kali.

Ancaman terakhir juga disertai kalimat bahwa hari itu adalah hari terakhir istri R dapat melihat anak mereka.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kasus Pembunuhan Anak di Tangerang, Suami Sering Ancam Bunuh Istrinya&amp;nbsp;
&quot;Beberapa jam sebelum kejadian sekitar pukul 22.00 ada cek-cok antara R dan istri. Saat cek-cok itu korban kembali mengancam istri akan melakukan pembunuhan dan mengatakan istri R akan menyesal karena tidak akan bertemu dengan anaknya lagi,&quot; lanjut Ade Ary.

Berdasarkan hasil autopsi dan koordinasi dengan dokter forensik, R dipastikan bunuh diri dengan cara gantung diri. Sementara itu, anak pertama yaitu NC meninggal akibat kehabisan nafas karena lehernya dijerat tali.

Adik NC yaitu GAR meninggal karena paru-paru korban kelebihan cairan akibat direndam di air.

&quot;Anak pertama itu meninggal lehernya diduga dijerat tali yang sudah kita amankan. Anak kedua diduga meninggal karena di paru-parunya banyak kelebihan cairan dan faktanya anak itu ditemukan dalam posisi kepala di bawah dan kaki di atas masuk ke tong air,&quot; ungkap Ade Ary.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8xMi8xMC8xLzEyMTA4Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
