<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Antisipasi Pemulangan Paksa Jenazah Covid-19, TNI/Polri Jaga Rumah Sakit di Jatim   </title><description>Aksi pemulangan paksa jenazah positif covid-19 pada sejumlah rumah sakit di Jatim yang akhir-akhir ini marak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/12/519/2229193/antisipasi-pemulangan-paksa-jenazah-covid-19-tni-polri-jaga-rumah-sakit-di-jatim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/12/519/2229193/antisipasi-pemulangan-paksa-jenazah-covid-19-tni-polri-jaga-rumah-sakit-di-jatim"/><item><title> Antisipasi Pemulangan Paksa Jenazah Covid-19, TNI/Polri Jaga Rumah Sakit di Jatim   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/12/519/2229193/antisipasi-pemulangan-paksa-jenazah-covid-19-tni-polri-jaga-rumah-sakit-di-jatim</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/12/519/2229193/antisipasi-pemulangan-paksa-jenazah-covid-19-tni-polri-jaga-rumah-sakit-di-jatim</guid><pubDate>Jum'at 12 Juni 2020 20:49 WIB</pubDate><dc:creator>Syaiful Islam</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/12/519/2229193/antisipasi-pemulangan-paksa-jenazah-covid-19-tni-polri-jaga-rumah-sakit-di-jatim-roMrPr3h1B.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolda Jatim, Irjen Muhammad Fadil Imran (foto: istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/12/519/2229193/antisipasi-pemulangan-paksa-jenazah-covid-19-tni-polri-jaga-rumah-sakit-di-jatim-roMrPr3h1B.jpg</image><title>Kapolda Jatim, Irjen Muhammad Fadil Imran (foto: istimewa)</title></images><description>
SURABAYA - Aksi pemulangan paksa jenazah positif covid-19 pada sejumlah rumah sakit di Jatim yang akhir-akhir ini marak, rupanya menjadi atensi dari kepolisian dan TNI. Dimana Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya menerjunkan anggotanya ke rumah sakit.

Anggota Polisi dan TNI akan menjaga rumah sakit tersebut selama 24 jam. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya pemulangan paksa terhadap jenazah covid-19.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Fadil Imran menyatakan, pihaknya telah menyiagakan anggotanya selama 24 jam di rumah sakit. Begitu juga dengan Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Widodo Iryansyah telah menurunkan anggotanya di rumah sakit.

&quot;Kita sudah menempatkan anggota kita TNI Polri di rumah sakit, saya dan Pangdam sudah menyampaikan,&quot; terang Fadil, Jumat (12/6/2020).
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wNS8xLzEyMTM4NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut Fadil, penempatan anggotanya baik dari TNI maupun Polri di setiap rumah sakit ini agar tidak terulang kembali kejadian pemulangan paksa Jenazah Covid-19 dari rumah sakit.

Sementara terkait kasus pemulangan paksa jenazah dari rumah sakit Paru Surabaya Jalan Karang Tembok, Kecamatan Semampir, Surabaya, yang terjadi pada 4 juli lalu, Polda Jatim telah menetapkan 4 tersangka.

&quot;Semua tersangka ini merupakan anggota keluarga dari jenazah. Saat ini mereka sedang menjalani isolasi di rumah sakit karena masuk kategori ODR (orang dalam resiko),&quot; tukas Fadil.</description><content:encoded>
SURABAYA - Aksi pemulangan paksa jenazah positif covid-19 pada sejumlah rumah sakit di Jatim yang akhir-akhir ini marak, rupanya menjadi atensi dari kepolisian dan TNI. Dimana Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya menerjunkan anggotanya ke rumah sakit.

Anggota Polisi dan TNI akan menjaga rumah sakit tersebut selama 24 jam. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya pemulangan paksa terhadap jenazah covid-19.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Fadil Imran menyatakan, pihaknya telah menyiagakan anggotanya selama 24 jam di rumah sakit. Begitu juga dengan Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Widodo Iryansyah telah menurunkan anggotanya di rumah sakit.

&quot;Kita sudah menempatkan anggota kita TNI Polri di rumah sakit, saya dan Pangdam sudah menyampaikan,&quot; terang Fadil, Jumat (12/6/2020).
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wNS8xLzEyMTM4NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut Fadil, penempatan anggotanya baik dari TNI maupun Polri di setiap rumah sakit ini agar tidak terulang kembali kejadian pemulangan paksa Jenazah Covid-19 dari rumah sakit.

Sementara terkait kasus pemulangan paksa jenazah dari rumah sakit Paru Surabaya Jalan Karang Tembok, Kecamatan Semampir, Surabaya, yang terjadi pada 4 juli lalu, Polda Jatim telah menetapkan 4 tersangka.

&quot;Semua tersangka ini merupakan anggota keluarga dari jenazah. Saat ini mereka sedang menjalani isolasi di rumah sakit karena masuk kategori ODR (orang dalam resiko),&quot; tukas Fadil.</content:encoded></item></channel></rss>
