<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>    Banjir di Bantaeng, Jalanan hingga Perkebunan Warga Terendam   </title><description>Sebanyak tujuh kelurahan yang berada di dua kecamatan yakni Kecamatan Bantaeng dan Kecamatan Bissapu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/13/609/2229283/banjir-di-bantaeng-jalanan-hingga-perkebunan-warga-terendam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/13/609/2229283/banjir-di-bantaeng-jalanan-hingga-perkebunan-warga-terendam"/><item><title>    Banjir di Bantaeng, Jalanan hingga Perkebunan Warga Terendam   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/13/609/2229283/banjir-di-bantaeng-jalanan-hingga-perkebunan-warga-terendam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/13/609/2229283/banjir-di-bantaeng-jalanan-hingga-perkebunan-warga-terendam</guid><pubDate>Sabtu 13 Juni 2020 04:02 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/13/609/2229283/banjir-di-bantaeng-jalanan-hingga-perkebunan-warga-terendam-y9rKeYy3hk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Okezone.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/13/609/2229283/banjir-di-bantaeng-jalanan-hingga-perkebunan-warga-terendam-y9rKeYy3hk.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Okezone.com</title></images><description>
JAKARTA - Sebanyak tujuh kelurahan yang berada di dua kecamatan yakni Kecamatan Bantaeng dan Kecamatan Bissapu, Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Calendu setelah tak mampu menampung debit air dari tingginya curah hujan pada Jumat 12 Juni 2020, sekira pukul 17.00 Wita.

Selain meluapnya Sungai Calendu, banjir juga disebabkan oleh jebolnya Cekdam Balang Sikuyu pada sisi kanan akibat tak mampu menahan derasnya debit air yang terus naik.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati menyampaikan, tujuh kelurahan yang  mengalami banjir tersebut adalah Kelurahan Pallantikang, Kelurahan Mallilingi, Kelurahan Letta, Kelurahan Lembang Kelurahan Bonto Sunggu, Kelurahan Bontoatu dan Kelurahan Bontorita.

&quot;Sementara itu, kondisi di lapangan yang dapat dilaporkan adalah rumah warga banyak yang terendam banjir, perkebunan dan fasilitas umum lainnya juga terdampak banjir,&quot; ujarnya, Sabtu (13/6/2020).
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wMS8zMC8xLzEyMTE3MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Selatan telah melakukan koodinasi dengan dinas terkait dan berbagai komponen untuk proses assesment, pendataan dan evakuasi sejumlah warga yang terdampak. Sementara para warga yang terdampak diungsikan ke Rumah Dinas Bupati Bantaeng.

Hingga siaran pers ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa. Seluruh kerugian dan pendataan lainnya masih dalam proses di lapangan.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Sebanyak tujuh kelurahan yang berada di dua kecamatan yakni Kecamatan Bantaeng dan Kecamatan Bissapu, Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Calendu setelah tak mampu menampung debit air dari tingginya curah hujan pada Jumat 12 Juni 2020, sekira pukul 17.00 Wita.

Selain meluapnya Sungai Calendu, banjir juga disebabkan oleh jebolnya Cekdam Balang Sikuyu pada sisi kanan akibat tak mampu menahan derasnya debit air yang terus naik.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati menyampaikan, tujuh kelurahan yang  mengalami banjir tersebut adalah Kelurahan Pallantikang, Kelurahan Mallilingi, Kelurahan Letta, Kelurahan Lembang Kelurahan Bonto Sunggu, Kelurahan Bontoatu dan Kelurahan Bontorita.

&quot;Sementara itu, kondisi di lapangan yang dapat dilaporkan adalah rumah warga banyak yang terendam banjir, perkebunan dan fasilitas umum lainnya juga terdampak banjir,&quot; ujarnya, Sabtu (13/6/2020).
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wMS8zMC8xLzEyMTE3MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Selatan telah melakukan koodinasi dengan dinas terkait dan berbagai komponen untuk proses assesment, pendataan dan evakuasi sejumlah warga yang terdampak. Sementara para warga yang terdampak diungsikan ke Rumah Dinas Bupati Bantaeng.

Hingga siaran pers ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa. Seluruh kerugian dan pendataan lainnya masih dalam proses di lapangan.
</content:encoded></item></channel></rss>
