<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> 23 Tenaga Medis Positif Corona, RSUD Cilegon Tutup Sementara IGD   </title><description>Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon memutuskan untuk menutup sementara layanan Instalasi Gawat Darurat.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/14/340/2229641/23-tenaga-medis-positif-corona-rsud-cilegon-tutup-sementara-igd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/14/340/2229641/23-tenaga-medis-positif-corona-rsud-cilegon-tutup-sementara-igd"/><item><title> 23 Tenaga Medis Positif Corona, RSUD Cilegon Tutup Sementara IGD   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/14/340/2229641/23-tenaga-medis-positif-corona-rsud-cilegon-tutup-sementara-igd</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/14/340/2229641/23-tenaga-medis-positif-corona-rsud-cilegon-tutup-sementara-igd</guid><pubDate>Minggu 14 Juni 2020 02:01 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Rosyadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/14/340/2229641/23-tenaga-medis-positif-corona-rsud-cilegon-tutup-sementara-igd-EvVVwP3zFh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Okezone.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/14/340/2229641/23-tenaga-medis-positif-corona-rsud-cilegon-tutup-sementara-igd-EvVVwP3zFh.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Okezone.com</title></images><description>
CILEGON - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon memutuskan untuk menutup sementara layanan Instalasi Gawat Darurat. Keputusan tersebut dilakukan setelah 23 tenaga medis terkonfimasi positif virus corona atau Covid-19.

Berdasarkan surat pengumuman diperoleh Okezone yang dikeluarkan oleh RSUD Cilegon bernomor 445/0170/ Yanmed, tentang sterilisasi IGD memberitahukan bahwa pelayanan IGD akan ditutup sementara selama 2 x 24 terhitung sejak Sabtu 13 Juni 2020 sampai Senin 15 Juni 2020 pukul 15.00 WIB.

&quot;Untuk sementara waktu IGD tidak melakukan pelayanan dan akan buka kembali pada Senin 15 Juni 2020 pukul 15.00 setelah dipastikan semuanya aman,&quot; dikutip dari pengumuman  ditandatangani Plt Direktur RSUD Kota Cilegon dr Maisuri tertanggal 13 Juni 2020.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wOS8xLzEyMTQwMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Keputusan tersebut dilakukan sehubungan dengan upaya pencegahan penularan terhadap penyakit Covid-19 ,dengan memperhatikan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonenesia Nomor HK. 01.07 /MENKES /328 /2020.

&quot;Instalasi Gawat Darurat RSUD Kota Cilegon akan dilakukan tindakan sterilisasi,&quot; dalam salah satu point surat pengumuman.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten dr Ati Pramudji Hastuti memastikan pelayanan bagi pasien masih tetap dibuka dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

&quot;RSUD Cilegon masih tetap membuka pelayanan untuk pasien,&quot; kata Ati saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Sabtu (13/6/2020).

Berdasarkan data dari Dinkes Cilegon sebanyak 23 tenaga medis terkonfirmasi positif virus corona. Mereka diduga tertular setelah menangani pasien corona yang tak jujur saat berobat.
</description><content:encoded>
CILEGON - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon memutuskan untuk menutup sementara layanan Instalasi Gawat Darurat. Keputusan tersebut dilakukan setelah 23 tenaga medis terkonfimasi positif virus corona atau Covid-19.

Berdasarkan surat pengumuman diperoleh Okezone yang dikeluarkan oleh RSUD Cilegon bernomor 445/0170/ Yanmed, tentang sterilisasi IGD memberitahukan bahwa pelayanan IGD akan ditutup sementara selama 2 x 24 terhitung sejak Sabtu 13 Juni 2020 sampai Senin 15 Juni 2020 pukul 15.00 WIB.

&quot;Untuk sementara waktu IGD tidak melakukan pelayanan dan akan buka kembali pada Senin 15 Juni 2020 pukul 15.00 setelah dipastikan semuanya aman,&quot; dikutip dari pengumuman  ditandatangani Plt Direktur RSUD Kota Cilegon dr Maisuri tertanggal 13 Juni 2020.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wOS8xLzEyMTQwMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Keputusan tersebut dilakukan sehubungan dengan upaya pencegahan penularan terhadap penyakit Covid-19 ,dengan memperhatikan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonenesia Nomor HK. 01.07 /MENKES /328 /2020.

&quot;Instalasi Gawat Darurat RSUD Kota Cilegon akan dilakukan tindakan sterilisasi,&quot; dalam salah satu point surat pengumuman.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten dr Ati Pramudji Hastuti memastikan pelayanan bagi pasien masih tetap dibuka dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

&quot;RSUD Cilegon masih tetap membuka pelayanan untuk pasien,&quot; kata Ati saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Sabtu (13/6/2020).

Berdasarkan data dari Dinkes Cilegon sebanyak 23 tenaga medis terkonfirmasi positif virus corona. Mereka diduga tertular setelah menangani pasien corona yang tak jujur saat berobat.
</content:encoded></item></channel></rss>
