<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Modus Tanya Alamat, Bandit Jalanan Jambret Kalung Mahasiswi   </title><description>Apriliesi Reviani (18), mahasiswi asal Kudus menjadi korban penjambretan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/14/510/2229651/modus-tanya-alamat-bandit-jalanan-jambret-kalung-mahasiswi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/14/510/2229651/modus-tanya-alamat-bandit-jalanan-jambret-kalung-mahasiswi"/><item><title> Modus Tanya Alamat, Bandit Jalanan Jambret Kalung Mahasiswi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/14/510/2229651/modus-tanya-alamat-bandit-jalanan-jambret-kalung-mahasiswi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/14/510/2229651/modus-tanya-alamat-bandit-jalanan-jambret-kalung-mahasiswi</guid><pubDate>Minggu 14 Juni 2020 04:01 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/14/510/2229651/modus-tanya-alamat-bandit-jalanan-jambret-kalung-mahasiswi-n8LuXESQja.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/14/510/2229651/modus-tanya-alamat-bandit-jalanan-jambret-kalung-mahasiswi-n8LuXESQja.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Shutterstock</title></images><description>
YOGYAKARTA - Apriliesi Reviani (18), mahasiswi asal Kudus menjadi korban penjambretan. Modus pelaku bertanya alamat kemudian menjambret kalung emas yang dikenakan korban.

Kejadian itu bermula ketika korban keluar dari rumah untuk berolahraga gowes sepeda. Saat di luar pintu gerbang, tiba-tiba ada pemuda mengendarai sepeda motor menghampirinya dan bertanya tempat penjual lotek di daerah itu. Tanpa curiga, Apriliesi menunjukkan lokasinya.

Setelah mendapatkan jawaban, pelaku mengalihkan perhatian korban dengan memberitahu bahwa dipanggil orang tuanya yang ada di kanan jalan. Korban pun menengok ke sebelah kanan. Melihat korban lengah, pelaku langsung menarik kalungnya dan seketika menggeber sepeda motor meninggalkan lokasi ke arah utara Jalan Suryodiningratan.

&quot;Korban berteriak minta tolong, tapi pelaku berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motornya,&quot; kata Kanit Reskrim Polsek Mantrijeron, Iptu Dwi Sulistyo, Sabtu (13/6/2020).
&amp;nbsp;
Atas kejadian itu, korban kehilangan kalung emas seberat 8,450 gram dan malaporkannya ke Polsek Mantrijeron. Petugas menindaklanjuti laporan itu dengan melakukan penyelidikan. Di antaranya dengan meminta keterangan pelaku, memeriksa CCTV di sekitar lokasi dan mengumpulkan data pendukung lainnya.

&quot;Kami masih mengejar pelaku. Semoga segera tertangkap,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>
YOGYAKARTA - Apriliesi Reviani (18), mahasiswi asal Kudus menjadi korban penjambretan. Modus pelaku bertanya alamat kemudian menjambret kalung emas yang dikenakan korban.

Kejadian itu bermula ketika korban keluar dari rumah untuk berolahraga gowes sepeda. Saat di luar pintu gerbang, tiba-tiba ada pemuda mengendarai sepeda motor menghampirinya dan bertanya tempat penjual lotek di daerah itu. Tanpa curiga, Apriliesi menunjukkan lokasinya.

Setelah mendapatkan jawaban, pelaku mengalihkan perhatian korban dengan memberitahu bahwa dipanggil orang tuanya yang ada di kanan jalan. Korban pun menengok ke sebelah kanan. Melihat korban lengah, pelaku langsung menarik kalungnya dan seketika menggeber sepeda motor meninggalkan lokasi ke arah utara Jalan Suryodiningratan.

&quot;Korban berteriak minta tolong, tapi pelaku berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motornya,&quot; kata Kanit Reskrim Polsek Mantrijeron, Iptu Dwi Sulistyo, Sabtu (13/6/2020).
&amp;nbsp;
Atas kejadian itu, korban kehilangan kalung emas seberat 8,450 gram dan malaporkannya ke Polsek Mantrijeron. Petugas menindaklanjuti laporan itu dengan melakukan penyelidikan. Di antaranya dengan meminta keterangan pelaku, memeriksa CCTV di sekitar lokasi dan mengumpulkan data pendukung lainnya.

&quot;Kami masih mengejar pelaku. Semoga segera tertangkap,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
