<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prancis Umumkan &quot;Kemenangan Pertama&quot;, Cabut Pembatasan Covid-19</title><description>Macron mengingatkan bahwa musim panas kali ini tidak akan sama seperti sebelumnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/15/18/2230132/prancis-umumkan-kemenangan-pertama-cabut-pembatasan-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/15/18/2230132/prancis-umumkan-kemenangan-pertama-cabut-pembatasan-covid-19"/><item><title>Prancis Umumkan &quot;Kemenangan Pertama&quot;, Cabut Pembatasan Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/15/18/2230132/prancis-umumkan-kemenangan-pertama-cabut-pembatasan-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/15/18/2230132/prancis-umumkan-kemenangan-pertama-cabut-pembatasan-covid-19</guid><pubDate>Senin 15 Juni 2020 10:47 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/15/18/2230132/prancis-umumkan-kemenangan-pertama-cabut-pembatasan-covid-19-AewwOWrpOg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/15/18/2230132/prancis-umumkan-kemenangan-pertama-cabut-pembatasan-covid-19-AewwOWrpOg.jpg</image><title>Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Foto: Reuters)</title></images><description>PARIS - Presiden Emmanuel Macron mengumumkan Prancis akan mencabut sejumlah pembatasan virus corona (Covid-19) setelah menyatakan negara itu meriah &amp;ldquo;kemenangan pertama&amp;rdquo; dalam perangnya melawan pandemi virus corona.
Mulai Senin (15/6/2020), kafe dan restoran dapat dibuka di Prancis dan perjalanan ke negara-negara Eropa lainnya akan diizinkan. Orang-orang juga akan dapat mengunjungi anggota keluarga di rumah-rumah jompo yang sangat terpukul oleh wabah Covid-19.
Pencabutan pembatasan itu terjadi di saat sejumlah negara lain di Eropa membuka kembali perbatasan mereka antara negara-negara Uni Eropa (UE) pada Senin.
Dalam pidato yang disiarkan televisi, Macron mengatakan Prancis telah memperoleh &quot;kemenangan pertamanya&quot;, tetapi memperingatkan virus itu masih bisa kembali.
&quot;Mulai besok kita akan dapat membalik halaman pada bab pertama ini di seluruh wilayah kita,&quot; katanya sebagaimana dilansir BBC.
Restoran, hotel, dan kafe diizinkan untuk dibuka kembali di banyak bagian Prancis awal bulan ini - asalkan aturan penjarakan sosial ditaati. Macron mengonfirmasi bahwa mulai Senin izin untuk membuka kembali tempat-tempat itu juga akan terjadi di wilayah Paris, yang mencatat jumlah kasus tertinggi di negara ini.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNS8yOC8xLzEyMTM0OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia juga mengatakan bahwa sekolah akan dibuka kembali mulai 22 Juni - kecuali sekolah menengah.
&quot;Ini tidak berarti bahwa virus telah hilang dan kita dapat benar-benar lengah. Musim panas tahun 2020 akan menjadi musim panas tidak seperti yang lain dan kita perlu melihat evolusi epidemi untuk bersiap kalau-kalau (wabah) kembali dengan kekuatan baru,&quot; tambahnya.
</description><content:encoded>PARIS - Presiden Emmanuel Macron mengumumkan Prancis akan mencabut sejumlah pembatasan virus corona (Covid-19) setelah menyatakan negara itu meriah &amp;ldquo;kemenangan pertama&amp;rdquo; dalam perangnya melawan pandemi virus corona.
Mulai Senin (15/6/2020), kafe dan restoran dapat dibuka di Prancis dan perjalanan ke negara-negara Eropa lainnya akan diizinkan. Orang-orang juga akan dapat mengunjungi anggota keluarga di rumah-rumah jompo yang sangat terpukul oleh wabah Covid-19.
Pencabutan pembatasan itu terjadi di saat sejumlah negara lain di Eropa membuka kembali perbatasan mereka antara negara-negara Uni Eropa (UE) pada Senin.
Dalam pidato yang disiarkan televisi, Macron mengatakan Prancis telah memperoleh &quot;kemenangan pertamanya&quot;, tetapi memperingatkan virus itu masih bisa kembali.
&quot;Mulai besok kita akan dapat membalik halaman pada bab pertama ini di seluruh wilayah kita,&quot; katanya sebagaimana dilansir BBC.
Restoran, hotel, dan kafe diizinkan untuk dibuka kembali di banyak bagian Prancis awal bulan ini - asalkan aturan penjarakan sosial ditaati. Macron mengonfirmasi bahwa mulai Senin izin untuk membuka kembali tempat-tempat itu juga akan terjadi di wilayah Paris, yang mencatat jumlah kasus tertinggi di negara ini.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNS8yOC8xLzEyMTM0OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia juga mengatakan bahwa sekolah akan dibuka kembali mulai 22 Juni - kecuali sekolah menengah.
&quot;Ini tidak berarti bahwa virus telah hilang dan kita dapat benar-benar lengah. Musim panas tahun 2020 akan menjadi musim panas tidak seperti yang lain dan kita perlu melihat evolusi epidemi untuk bersiap kalau-kalau (wabah) kembali dengan kekuatan baru,&quot; tambahnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
