<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Selamatkan Spesiesnya dari Kepunahan, Kura-Kura Berlibido Legendaris Pensiun di Usia 100 Tahun</title><description>Dengan libidonya yang tinggi Diego menghasilkan ratusan keturunan dalam 50 tahun berada di Santa Cruz.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/16/18/2231133/selamatkan-spesiesnya-dari-kepunahan-kura-kura-berlibido-legendaris-pensiun-di-usia-100-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/16/18/2231133/selamatkan-spesiesnya-dari-kepunahan-kura-kura-berlibido-legendaris-pensiun-di-usia-100-tahun"/><item><title>Selamatkan Spesiesnya dari Kepunahan, Kura-Kura Berlibido Legendaris Pensiun di Usia 100 Tahun</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/16/18/2231133/selamatkan-spesiesnya-dari-kepunahan-kura-kura-berlibido-legendaris-pensiun-di-usia-100-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/16/18/2231133/selamatkan-spesiesnya-dari-kepunahan-kura-kura-berlibido-legendaris-pensiun-di-usia-100-tahun</guid><pubDate>Selasa 16 Juni 2020 18:37 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/16/18/2231133/selamatkan-spesiesnya-dari-kepunahan-kura-kura-berlibido-legendaris-pensiun-di-usia-100-tahun-8Ua5CNQkNv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Diego telah memiliki ratusan anak selama puluhan tahun upaya pengembangbiakan kura-kura Galapagos. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/16/18/2231133/selamatkan-spesiesnya-dari-kepunahan-kura-kura-berlibido-legendaris-pensiun-di-usia-100-tahun-8Ua5CNQkNv.jpg</image><title>Diego telah memiliki ratusan anak selama puluhan tahun upaya pengembangbiakan kura-kura Galapagos. (Foto: Reuters)</title></images><description>SEEKOR kura-kura Gal&amp;aacute;pagos raksasa yang dorongan seksual legendarisnya disebut telah menyelamatkan spesiesnya dari kepunahan, telah resmi memasuki masa pensiun.
Diego dan 14 kura-kura jantan lainnya telah kembali ke habitat asli mereka di Espa&amp;ntilde;ola, salah satu pulau di Kepulauan Gal&amp;aacute;pagos di Ekuador.
Para kura-kura itu telah dibawa ke lahan penggembalaan pada Senin (15/6/2020) setelah puluhan tahun berkembang biak di Pulau Santa Cruz. Program pengembangbiakan itu sukses, menghasilkan lebih dari 2.000 kura-kura raksasa sejak dimulai pada 1960-an.
Sekira 60 tahun yang lalu, hanya ada dua jantan dan 12 betina spesies Diego yang hidup di Espa&amp;ntilde;ola, dan mereka terancam punah.
Untuk menyelamatkan spesiesnya, Chelonoidis hoodensis, Diego didatangkan dari Kebun Binatang San Diego, California, untuk ikut serta dalam program pengembangbiakan. Layanan Taman Nasional Gal&amp;aacute;pagos (PNG) percaya Diego diambil dari Pulau Espa&amp;ntilde;ola asalnya di awal abad ke-20 oleh ekspedisi ilmiah.

Diego. (Foto: AFP)
Sejak kedatangan Diego, jumlah Chelonoidis hoodensis bertambah pesat. Dengan libidonya yang tinggi, Diego terus menerus membuat keturunan dengan kura-kura betina di Santa Cruz.
Diego, yang kini berusia 100 tahun, diperkirakan telah menjadi ayah dari ratusan keturunan, sekira 40% dari 2.000 kura-kura raksasa yang hidup hari ini.
Kura-kura itu memiliki berat sekira 80kg, dengan panjang hampir 90cm dan tinggi 1,5m pada peregangan penuh
Menteri Lingkungan Ekuador, Paulo Proa&amp;ntilde;o Andrade, mengatakan program pengembangbiakan itu &quot;menutup bab penting&quot; dalam sejarahnya.
&amp;ldquo;Diego dan kura-kura lainnya kembali ke rumah setelah &quot;menyelamatkan spesies mereka dari kepunahan,&quot; tulis Andrade dalam cuitan di Twitter sebagaimana dilansir BBC. Dia menambahkan, Espa&amp;ntilde;ola menyambut mereka &quot;dengan tangan terbuka&quot;.
Kura-kura yang dipulangkan harus ditempatkan di karantina sebelum  mereka bisa kembali ke Espa&amp;ntilde;ola, sebuah pulau tak berpenghuni yang  dianggap sebagai salah satu bagian tertua dari Kepulauan Galapagos.
BACA JUGA: Miliki 800 Anak, Diego Berhasil Selamatkan Spesiesnya
Karantina itu dimaksudkan agar mereka tak membawa benih dari tanaman yang tidak asli ke pulau itu.
Kepulauan Galapagos, 906 km di barat benua Ekuador, adalah situs  Warisan Dunia UNESCO yang terkenal di seluruh dunia karena jajaran  tanaman dan satwa liar yang unik.
Spesies asli yang ditemukan di Galapagos, termasuk iguana dan  kura-kura, memainkan peran penting dalam pengembangan Teori Evolusi  Charles Darwin.
Turis di seluruh dunia melakukan perjalanan ke sana untuk melihat keanekaragaman hayatinya.</description><content:encoded>SEEKOR kura-kura Gal&amp;aacute;pagos raksasa yang dorongan seksual legendarisnya disebut telah menyelamatkan spesiesnya dari kepunahan, telah resmi memasuki masa pensiun.
Diego dan 14 kura-kura jantan lainnya telah kembali ke habitat asli mereka di Espa&amp;ntilde;ola, salah satu pulau di Kepulauan Gal&amp;aacute;pagos di Ekuador.
Para kura-kura itu telah dibawa ke lahan penggembalaan pada Senin (15/6/2020) setelah puluhan tahun berkembang biak di Pulau Santa Cruz. Program pengembangbiakan itu sukses, menghasilkan lebih dari 2.000 kura-kura raksasa sejak dimulai pada 1960-an.
Sekira 60 tahun yang lalu, hanya ada dua jantan dan 12 betina spesies Diego yang hidup di Espa&amp;ntilde;ola, dan mereka terancam punah.
Untuk menyelamatkan spesiesnya, Chelonoidis hoodensis, Diego didatangkan dari Kebun Binatang San Diego, California, untuk ikut serta dalam program pengembangbiakan. Layanan Taman Nasional Gal&amp;aacute;pagos (PNG) percaya Diego diambil dari Pulau Espa&amp;ntilde;ola asalnya di awal abad ke-20 oleh ekspedisi ilmiah.

Diego. (Foto: AFP)
Sejak kedatangan Diego, jumlah Chelonoidis hoodensis bertambah pesat. Dengan libidonya yang tinggi, Diego terus menerus membuat keturunan dengan kura-kura betina di Santa Cruz.
Diego, yang kini berusia 100 tahun, diperkirakan telah menjadi ayah dari ratusan keturunan, sekira 40% dari 2.000 kura-kura raksasa yang hidup hari ini.
Kura-kura itu memiliki berat sekira 80kg, dengan panjang hampir 90cm dan tinggi 1,5m pada peregangan penuh
Menteri Lingkungan Ekuador, Paulo Proa&amp;ntilde;o Andrade, mengatakan program pengembangbiakan itu &quot;menutup bab penting&quot; dalam sejarahnya.
&amp;ldquo;Diego dan kura-kura lainnya kembali ke rumah setelah &quot;menyelamatkan spesies mereka dari kepunahan,&quot; tulis Andrade dalam cuitan di Twitter sebagaimana dilansir BBC. Dia menambahkan, Espa&amp;ntilde;ola menyambut mereka &quot;dengan tangan terbuka&quot;.
Kura-kura yang dipulangkan harus ditempatkan di karantina sebelum  mereka bisa kembali ke Espa&amp;ntilde;ola, sebuah pulau tak berpenghuni yang  dianggap sebagai salah satu bagian tertua dari Kepulauan Galapagos.
BACA JUGA: Miliki 800 Anak, Diego Berhasil Selamatkan Spesiesnya
Karantina itu dimaksudkan agar mereka tak membawa benih dari tanaman yang tidak asli ke pulau itu.
Kepulauan Galapagos, 906 km di barat benua Ekuador, adalah situs  Warisan Dunia UNESCO yang terkenal di seluruh dunia karena jajaran  tanaman dan satwa liar yang unik.
Spesies asli yang ditemukan di Galapagos, termasuk iguana dan  kura-kura, memainkan peran penting dalam pengembangan Teori Evolusi  Charles Darwin.
Turis di seluruh dunia melakukan perjalanan ke sana untuk melihat keanekaragaman hayatinya.</content:encoded></item></channel></rss>
