<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hari Kedua Dibuka, Pasar Tanah Abang Masih Sepi Pengunjung</title><description>Berdasarkan pantauan Okezone di lokasi, tampak tak banyak pengunjung yang akan berbelanja di Pasar Tanah Abang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/16/338/2230934/hari-kedua-dibuka-pasar-tanah-abang-masih-sepi-pengunjung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/16/338/2230934/hari-kedua-dibuka-pasar-tanah-abang-masih-sepi-pengunjung"/><item><title>Hari Kedua Dibuka, Pasar Tanah Abang Masih Sepi Pengunjung</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/16/338/2230934/hari-kedua-dibuka-pasar-tanah-abang-masih-sepi-pengunjung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/16/338/2230934/hari-kedua-dibuka-pasar-tanah-abang-masih-sepi-pengunjung</guid><pubDate>Selasa 16 Juni 2020 14:09 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/16/338/2230934/hari-kedua-dibuka-pasar-tanah-abang-masih-sepi-pengunjung-NhAerYTq6n.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasar Tanah Abang masih sepi pengunjung (Foto: Okezone/Fakhrizal Fakhri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/16/338/2230934/hari-kedua-dibuka-pasar-tanah-abang-masih-sepi-pengunjung-NhAerYTq6n.jpg</image><title>Pasar Tanah Abang masih sepi pengunjung (Foto: Okezone/Fakhrizal Fakhri)</title></images><description>JAKARTA - Pengunjung Pasar Tanah Abang masih tampak sepi di hari kedua setelah dibuka usai penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi di DKI Jakarta, Selasa (16/6/2020).

Berdasarkan pantauan Okezone di lokasi, tampak tak banyak pengunjung yang akan berbelanja di Pasar Tanah Abang. Jalan yang biasanya terdampak kemacetan pun kini masih lancar.
&amp;nbsp;
Sementara itu, pengelola pasar tekstil terbesar se-Asia Tenggara itu telah menerapkan protokol kesehatan di lokasi. Pengunjung yang hendak masuk ke Tanah Abang akan diperiksa terlebih dahulu suhu tubuhnya.

Kemudian, seluruh pedagang hingga petugas parkir diwajibkan mengenakan masker. Namun, tak ada pedagang yang mengunakan face shiled dalam menjajakan dagangannya.

Aktivitas perdagangan juga tampak sepi mulai pedagang yang menjajakan dagangannya di bawah hingga ke lantai atas Blok F Tanah Abang.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8xNS8xLzEyMTQ1MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Salah seorang pedagang, Albar mengungkapkan bahwa penjualan di tokonya menurun bahkan hingga mencapai 90% setelah adanya pandemi corona. &quot;Penjualan sudah turun drastis. Penurunannya hampir 99%. Jauh banget,&quot; kata Albar.

Ia menambahkan, pedagang di Tanah Abang bisa merugi lantaran sepinya pengunjung saat corona. &quot;Bisa dibilang begitu,&quot; ujarnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pengunjung Pasar Tanah Abang masih tampak sepi di hari kedua setelah dibuka usai penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi di DKI Jakarta, Selasa (16/6/2020).

Berdasarkan pantauan Okezone di lokasi, tampak tak banyak pengunjung yang akan berbelanja di Pasar Tanah Abang. Jalan yang biasanya terdampak kemacetan pun kini masih lancar.
&amp;nbsp;
Sementara itu, pengelola pasar tekstil terbesar se-Asia Tenggara itu telah menerapkan protokol kesehatan di lokasi. Pengunjung yang hendak masuk ke Tanah Abang akan diperiksa terlebih dahulu suhu tubuhnya.

Kemudian, seluruh pedagang hingga petugas parkir diwajibkan mengenakan masker. Namun, tak ada pedagang yang mengunakan face shiled dalam menjajakan dagangannya.

Aktivitas perdagangan juga tampak sepi mulai pedagang yang menjajakan dagangannya di bawah hingga ke lantai atas Blok F Tanah Abang.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8xNS8xLzEyMTQ1MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Salah seorang pedagang, Albar mengungkapkan bahwa penjualan di tokonya menurun bahkan hingga mencapai 90% setelah adanya pandemi corona. &quot;Penjualan sudah turun drastis. Penurunannya hampir 99%. Jauh banget,&quot; kata Albar.

Ia menambahkan, pedagang di Tanah Abang bisa merugi lantaran sepinya pengunjung saat corona. &quot;Bisa dibilang begitu,&quot; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
