<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ibarat Mobil, Gubernur Sumbar Sebut New Normal Juga Butuh Pemanasan</title><description>Kata Irwan, ibarat mobil sudah lama tak jalan, butuh pemanasan dahulu</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/16/340/2231281/ibarat-mobil-gubernur-sumbar-sebut-new-normal-juga-butuh-pemanasan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/16/340/2231281/ibarat-mobil-gubernur-sumbar-sebut-new-normal-juga-butuh-pemanasan"/><item><title>Ibarat Mobil, Gubernur Sumbar Sebut New Normal Juga Butuh Pemanasan</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/16/340/2231281/ibarat-mobil-gubernur-sumbar-sebut-new-normal-juga-butuh-pemanasan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/16/340/2231281/ibarat-mobil-gubernur-sumbar-sebut-new-normal-juga-butuh-pemanasan</guid><pubDate>Selasa 16 Juni 2020 23:05 WIB</pubDate><dc:creator>Rus Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/16/340/2231281/ibarat-mobil-gubernur-sumbar-sebut-new-normal-juga-butuh-pemanasan-XnzO84wq88.jfif" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/16/340/2231281/ibarat-mobil-gubernur-sumbar-sebut-new-normal-juga-butuh-pemanasan-XnzO84wq88.jfif</image><title></title></images><description>PASAMAN BARAT &amp;ndash; Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menilai saat ini sebahagian besar masyarakat Sumatera Barat yang keluar rumah selalu pakai masker dan menjalan protokol covid. Perkiraan hanya 5 persen yang masih membandel tak pakai masker, karena itu mesti kita ingatkan terus.

&quot;Dalam menjaga diri dari penyebaran virus corona, walaupun kita beraktifitas di tempat keramaian mesti mampu mengendalikan diri, pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan sebelum kegiatan maupun setelah kegiatan,&quot; katanya saat kunjungan di Kabupaten Pasaman Barat, Selasa (16/6/2020)

Kata Irwan, ibarat mobil sudah lama tak jalan, butuh pemanasan dahulu, begitu juga kegiatan masyarakat selama dua setengah bulan vakum kini aktif kembali.

&amp;ldquo;Alhamdullillah saat kegiatan perekonomian masyarakat mulai pelan-pelan bergerak. Kita menyadari vakum diam di rumah telah memberi dampak terhadap sektor pariwisata dan ikutannya, pasar rakyat. Sementara aktifitas sektor  pertanian, peternakan, pekebunan masih berjalan baik,&quot; ujarnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8xNi8xLzEyMTQ1Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Irwan juga menegaskan, pelaksanaan pengawasan orang masuk diperbatasan 9 pintu masih tetap awasi dengan rapid tes dan di BIM dilakukan swab gratis.

&quot;Selagi masih ada pelarangan orang datang, tentunya pengawasan akan tetap ketat hati-hati karena kita ketahui berjangkitnya penyebaran virus corona lebih banyak bersumber dari orang datang,&quot; ujar.
</description><content:encoded>PASAMAN BARAT &amp;ndash; Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menilai saat ini sebahagian besar masyarakat Sumatera Barat yang keluar rumah selalu pakai masker dan menjalan protokol covid. Perkiraan hanya 5 persen yang masih membandel tak pakai masker, karena itu mesti kita ingatkan terus.

&quot;Dalam menjaga diri dari penyebaran virus corona, walaupun kita beraktifitas di tempat keramaian mesti mampu mengendalikan diri, pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan sebelum kegiatan maupun setelah kegiatan,&quot; katanya saat kunjungan di Kabupaten Pasaman Barat, Selasa (16/6/2020)

Kata Irwan, ibarat mobil sudah lama tak jalan, butuh pemanasan dahulu, begitu juga kegiatan masyarakat selama dua setengah bulan vakum kini aktif kembali.

&amp;ldquo;Alhamdullillah saat kegiatan perekonomian masyarakat mulai pelan-pelan bergerak. Kita menyadari vakum diam di rumah telah memberi dampak terhadap sektor pariwisata dan ikutannya, pasar rakyat. Sementara aktifitas sektor  pertanian, peternakan, pekebunan masih berjalan baik,&quot; ujarnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8xNi8xLzEyMTQ1Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Irwan juga menegaskan, pelaksanaan pengawasan orang masuk diperbatasan 9 pintu masih tetap awasi dengan rapid tes dan di BIM dilakukan swab gratis.

&quot;Selagi masih ada pelarangan orang datang, tentunya pengawasan akan tetap ketat hati-hati karena kita ketahui berjangkitnya penyebaran virus corona lebih banyak bersumber dari orang datang,&quot; ujar.
</content:encoded></item></channel></rss>
