<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Putus Mata Rantai Covid-19, BIN Gelar Rapid Test di BPK   </title><description>Badan Intelijen Negara (BIN) membantu pemerintah dalam mempercepat upaya penanganan Covid-19 di Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/18/337/2232556/putus-mata-rantai-covid-19-bin-gelar-rapid-test-di-bpk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/18/337/2232556/putus-mata-rantai-covid-19-bin-gelar-rapid-test-di-bpk"/><item><title> Putus Mata Rantai Covid-19, BIN Gelar Rapid Test di BPK   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/18/337/2232556/putus-mata-rantai-covid-19-bin-gelar-rapid-test-di-bpk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/18/337/2232556/putus-mata-rantai-covid-19-bin-gelar-rapid-test-di-bpk</guid><pubDate>Kamis 18 Juni 2020 20:50 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/18/337/2232556/putus-mata-rantai-covid-19-bin-gelar-rapid-test-di-bpk-ja5obzCCn3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/18/337/2232556/putus-mata-rantai-covid-19-bin-gelar-rapid-test-di-bpk-ja5obzCCn3.jpg</image><title>Foto Istimewa</title></images><description>
JAKARTA - Badan Intelijen Negara (BIN) membantu pemerintah dalam mempercepat upaya penanganan Covid-19 di Indonesia. Kali ini, BIN menggelar Rapid Test massal di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Jakarta Pusat yang dilaksanakan hari ini.

Ketua Pelaksana Harian Sub Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 BIN, Brigjen TNI Irwan Mulyana mengatakan, kegiatan ini merupakan instruksi dari Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan sebagai deteksi awal penanganan wabah Covid-19 di lembaga pemerintah. Rapid test massal ini merupakan kerja sama BIN, BPK, dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

&amp;ldquo;Jadi kegiatan ini merupakan salah satu sumbangsih nyata BIN bekerja sama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Mudah-mudahan upaya ini dapat membuahkan hasil dan tindakan yang cepat dan terukur,&amp;rdquo; kata Irwan di lokasi, Rabu (17/6/2020).
&amp;nbsp;
Irwan menegaskan, BIN akan terus menjalin kerja sama dengan lembaga pemerintah lainnya dalam melakukan tes massal ini.

&amp;ldquo;Terima kasih kepada BPK yang telah mempercayakan kami untuk melaksanakan kegiatan rapid test ini. Kami harapkan kementerian dan lembaga lain juga bisa membantu dalam mengidentifikasi awal penyebaran wabah ini,&amp;rdquo; ujarnya.

Dalam kegiatan ini, BIN menyediakan 1.000 alat rapid test dan menerjunkan dua unit mobil lab PCR untuk swab test yang hasilnya akan langsung keluar dalam waktu lima jam.

&amp;ldquo;Nantinya, peserta yang reaktif akan dilanjutkan dengan swab menggunakan Mobil Laboratorium milik BIN. Jika ada yang positif akan dirujuk ke rumah sakit atau isolasi mandiri,&amp;rdquo; tegasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8xMS8xLzEyMTQyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara itu, Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara I Hendra Susanto mengatakan, kegiatan rapid test sengaja digelar untuk memastikan kesehatan dari auditor serta staf yang ada di BPK.

&amp;ldquo;Ini juga akan membantu pemerintah dan BNPB untuk menambah jumlah sampling. Selama ini kan isunya kan Indonesia kurang penanganannya. Dengan kerja cepat dari BIN yang bekerja sama dengan BPK, mudah-mudahan samplingnya akan terus bertambah dan kita bisa melawan Covid-19 ini,&amp;rdquo; kata Hendra dikesempatan yang sama.

Hendra juga berharap dengan upaya penanganan dari BIN yang begitu gencar, Covid-19 ini bisa dikalahkan dan semua keadaan bisa normal seperti sedia kala.

&amp;ldquo;BIN yang bekerja sama dengan UNAIR sudah menemukan obat Covid-19. Nah ini jadi BIN itu unik dari hulu dan hilir soal penanganan Covid-19. Ini saya apresiasi sekali kinerja BIN. Hulunya mereka melakukan rapid tes dan sampling. Jika ditemukan positif dan reaktif fikasih obat. Mudah-mudahan obat ini bisa memberikan dampak yang positif kepada negara Indonesia,&amp;rdquo; tutup Hendra.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Badan Intelijen Negara (BIN) membantu pemerintah dalam mempercepat upaya penanganan Covid-19 di Indonesia. Kali ini, BIN menggelar Rapid Test massal di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Jakarta Pusat yang dilaksanakan hari ini.

Ketua Pelaksana Harian Sub Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 BIN, Brigjen TNI Irwan Mulyana mengatakan, kegiatan ini merupakan instruksi dari Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan sebagai deteksi awal penanganan wabah Covid-19 di lembaga pemerintah. Rapid test massal ini merupakan kerja sama BIN, BPK, dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

&amp;ldquo;Jadi kegiatan ini merupakan salah satu sumbangsih nyata BIN bekerja sama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Mudah-mudahan upaya ini dapat membuahkan hasil dan tindakan yang cepat dan terukur,&amp;rdquo; kata Irwan di lokasi, Rabu (17/6/2020).
&amp;nbsp;
Irwan menegaskan, BIN akan terus menjalin kerja sama dengan lembaga pemerintah lainnya dalam melakukan tes massal ini.

&amp;ldquo;Terima kasih kepada BPK yang telah mempercayakan kami untuk melaksanakan kegiatan rapid test ini. Kami harapkan kementerian dan lembaga lain juga bisa membantu dalam mengidentifikasi awal penyebaran wabah ini,&amp;rdquo; ujarnya.

Dalam kegiatan ini, BIN menyediakan 1.000 alat rapid test dan menerjunkan dua unit mobil lab PCR untuk swab test yang hasilnya akan langsung keluar dalam waktu lima jam.

&amp;ldquo;Nantinya, peserta yang reaktif akan dilanjutkan dengan swab menggunakan Mobil Laboratorium milik BIN. Jika ada yang positif akan dirujuk ke rumah sakit atau isolasi mandiri,&amp;rdquo; tegasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8xMS8xLzEyMTQyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara itu, Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara I Hendra Susanto mengatakan, kegiatan rapid test sengaja digelar untuk memastikan kesehatan dari auditor serta staf yang ada di BPK.

&amp;ldquo;Ini juga akan membantu pemerintah dan BNPB untuk menambah jumlah sampling. Selama ini kan isunya kan Indonesia kurang penanganannya. Dengan kerja cepat dari BIN yang bekerja sama dengan BPK, mudah-mudahan samplingnya akan terus bertambah dan kita bisa melawan Covid-19 ini,&amp;rdquo; kata Hendra dikesempatan yang sama.

Hendra juga berharap dengan upaya penanganan dari BIN yang begitu gencar, Covid-19 ini bisa dikalahkan dan semua keadaan bisa normal seperti sedia kala.

&amp;ldquo;BIN yang bekerja sama dengan UNAIR sudah menemukan obat Covid-19. Nah ini jadi BIN itu unik dari hulu dan hilir soal penanganan Covid-19. Ini saya apresiasi sekali kinerja BIN. Hulunya mereka melakukan rapid tes dan sampling. Jika ditemukan positif dan reaktif fikasih obat. Mudah-mudahan obat ini bisa memberikan dampak yang positif kepada negara Indonesia,&amp;rdquo; tutup Hendra.
</content:encoded></item></channel></rss>
