<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Ini Motif Pemuda di Palmerah Tusuk Ketua RT hingga Tewas   </title><description>Seorang pemuda berinisial R (25) nekat menusuk Jazuli (52) hingga tewas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/18/338/2232478/ini-motif-pemuda-di-palmerah-tusuk-ketua-rt-hingga-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/18/338/2232478/ini-motif-pemuda-di-palmerah-tusuk-ketua-rt-hingga-tewas"/><item><title> Ini Motif Pemuda di Palmerah Tusuk Ketua RT hingga Tewas   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/18/338/2232478/ini-motif-pemuda-di-palmerah-tusuk-ketua-rt-hingga-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/18/338/2232478/ini-motif-pemuda-di-palmerah-tusuk-ketua-rt-hingga-tewas</guid><pubDate>Kamis 18 Juni 2020 19:01 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/18/338/2232478/ini-motif-pemuda-di-palmerah-tusuk-ketua-rt-hingga-tewas-yVEP9W9woc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Ilustrasi shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/18/338/2232478/ini-motif-pemuda-di-palmerah-tusuk-ketua-rt-hingga-tewas-yVEP9W9woc.jpg</image><title>Foto Ilustrasi shutterstock</title></images><description>
JAKARTA - Seorang pemuda berinisial R (25) nekat menusuk Jazuli (52) hingga tewas. Pelaku nekat menusuk Ketua RT 04 di Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat.

Nyawa Jazuli tidak terselamatkan setelah ditikam bagian leher belakangnya pelaku. Pemuda paruh baya tersebut mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Pelni Petamburan.

Kapolsek Palmerah, Komisaris Supriyanto mengatakan, motif pelaku menusuk Jazuli dengan pisau diduga karena tidak terima ditegur oleh korban saat sedang asyik nongkrong hingga larut malam.
&amp;nbsp;
Menurut Supriyanto, peristiwa teguran itu sudah lama terjadi, namun pelaku setiap kali melihat korban merasa kesal hingga akhirnya ia nekat menikam leher belakang Jazuli hingga berlumuran darah.

&quot;Jadi sebetulnya mereka motifnya pernah nongkrong dipinggir jalan, ditegur RT, tapi itu (kejadiannya) sudah lama. Mereka kesal kalau lihat RT itu. Pak RT itu sedang mendata warga tiba-tiba ditusuk dari belakang,&quot; ucap Supriyanto dalam iNews Sore, Kamis (18/6/2020).

Menurut Supriyanto, wilayah Kota Bambu Utara itu rawan tawuran. Wajar saja Jazuli selaku RT kerap mengingatkan warga untuk tidak berkumpul dan nongkrong hingga larut malam.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wOC8yNi8xLzEyMDYyMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Namun nahas yang didapat Jazuli, ia akhirnya meregang nyawa di tangan pemuda pengangguran yang tak terima ditegurnya. Hingga kini polisi masih mendalami apakah insiden penusukan itu sudah direncanakan atau tidak.

&quot;Kalau kemarin saya tanya mereka bawa pisau dari rumah, tapi saya belum sampai sejauh itu direncanakan atau tidak akan kami tanyakan lebih lanjut,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>
JAKARTA - Seorang pemuda berinisial R (25) nekat menusuk Jazuli (52) hingga tewas. Pelaku nekat menusuk Ketua RT 04 di Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat.

Nyawa Jazuli tidak terselamatkan setelah ditikam bagian leher belakangnya pelaku. Pemuda paruh baya tersebut mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Pelni Petamburan.

Kapolsek Palmerah, Komisaris Supriyanto mengatakan, motif pelaku menusuk Jazuli dengan pisau diduga karena tidak terima ditegur oleh korban saat sedang asyik nongkrong hingga larut malam.
&amp;nbsp;
Menurut Supriyanto, peristiwa teguran itu sudah lama terjadi, namun pelaku setiap kali melihat korban merasa kesal hingga akhirnya ia nekat menikam leher belakang Jazuli hingga berlumuran darah.

&quot;Jadi sebetulnya mereka motifnya pernah nongkrong dipinggir jalan, ditegur RT, tapi itu (kejadiannya) sudah lama. Mereka kesal kalau lihat RT itu. Pak RT itu sedang mendata warga tiba-tiba ditusuk dari belakang,&quot; ucap Supriyanto dalam iNews Sore, Kamis (18/6/2020).

Menurut Supriyanto, wilayah Kota Bambu Utara itu rawan tawuran. Wajar saja Jazuli selaku RT kerap mengingatkan warga untuk tidak berkumpul dan nongkrong hingga larut malam.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wOC8yNi8xLzEyMDYyMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Namun nahas yang didapat Jazuli, ia akhirnya meregang nyawa di tangan pemuda pengangguran yang tak terima ditegurnya. Hingga kini polisi masih mendalami apakah insiden penusukan itu sudah direncanakan atau tidak.

&quot;Kalau kemarin saya tanya mereka bawa pisau dari rumah, tapi saya belum sampai sejauh itu direncanakan atau tidak akan kami tanyakan lebih lanjut,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
