<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Klaster Toko Bangunan di Bogor Tambah 1 Orang Positif Corona</title><description>Ada penambahan 1 orang yang positif covid-19. Dia keluarga dari klaster swalayan bangunan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/18/338/2232588/klaster-toko-bangunan-di-bogor-tambah-1-orang-positif-corona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/18/338/2232588/klaster-toko-bangunan-di-bogor-tambah-1-orang-positif-corona"/><item><title>Klaster Toko Bangunan di Bogor Tambah 1 Orang Positif Corona</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/18/338/2232588/klaster-toko-bangunan-di-bogor-tambah-1-orang-positif-corona</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/18/338/2232588/klaster-toko-bangunan-di-bogor-tambah-1-orang-positif-corona</guid><pubDate>Kamis 18 Juni 2020 22:32 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/18/338/2232588/klaster-toko-bangunan-tambah-1-orang-pengunjung-diberi-form-pendaftaran-tes-swab-A55jKsF5pI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dedie A Rachim (Foto : Okezone.com/Putra RA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/18/338/2232588/klaster-toko-bangunan-tambah-1-orang-pengunjung-diberi-form-pendaftaran-tes-swab-A55jKsF5pI.jpg</image><title>Dedie A Rachim (Foto : Okezone.com/Putra RA)</title></images><description>

BOGOR - Pasien positif covid-19 dari klaster karyawan supplier salah satu toko bangunan di Kota Bogor bertambah 1 orang. Penambahan itu berasal dari anggota keluarga salah satu karyawan toko tersebut.


&quot;Ada penambahan 1 orang yang positif covid-19. Dia keluarga dari klaster swalayan bangunan,&quot; kata Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor Dedie A. Rachim, kepada Okezone, Kamis (18/6/2020).
Dedie menyebut, pasien tersebut dinyatakan positif setelah mengikuti swab tes beberapa waktu lalu dan hasilnya baru keluar. Dengan begitu, jumlah pasien positif dari klaster tersebut mencapai 4 orang.
&quot;Iya mas (dari hasil swab sebelumnya,&quot; tambah Dedie.
Saat ini, Dinas Kesehatan Kota Bogor masih melakukan tracking serta melakukan swab tes terhadap 72 karyawan toko beserta keluarganya. Hasilnya akan diketahui dalam 3-4 hari ke depan.
&quot;Diperkirakan 2-3 hari karena kita sebagian kirim ke Jakarta, Bandung dan IPB,&quot; jelasnya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Prabowo Apresiasi DPR yang Mendukung Anggaran Kemenhan dan TNI Diperkuat
Gugus Tugas, lanjut Dedie, tengah membuat aplikasi yang nantinya dapat digunakan masyarakat khusus bagi yang merasa mengunjungi toko banguna itu dalam 14 hari terakhir. Aplikasi itu berupa formulir untuk diisi dan dilanjutkan dengan swab tes.
&quot;Beberapa orang sudah kontak kita minta swab sudah kita jadwalkan pihak Dinkes sudah membuat aplikasi bagi masyarakat yang merasa berkotntak langsung bisa mendaftarkan peserta swab,&quot; tutupnya.
Seperti diketahui, tiga karyawan supplier di toko bangunan Mitra 10 di Jalan Soleh Iskadar Kota Bogor dinyatakan positif covid-19. Hal itu diketahui setelah hasil reaktif terhadap hasil rapid tes mandiri oleh pengelola yang dilanjutkan dengan swab tes.</description><content:encoded>

BOGOR - Pasien positif covid-19 dari klaster karyawan supplier salah satu toko bangunan di Kota Bogor bertambah 1 orang. Penambahan itu berasal dari anggota keluarga salah satu karyawan toko tersebut.


&quot;Ada penambahan 1 orang yang positif covid-19. Dia keluarga dari klaster swalayan bangunan,&quot; kata Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor Dedie A. Rachim, kepada Okezone, Kamis (18/6/2020).
Dedie menyebut, pasien tersebut dinyatakan positif setelah mengikuti swab tes beberapa waktu lalu dan hasilnya baru keluar. Dengan begitu, jumlah pasien positif dari klaster tersebut mencapai 4 orang.
&quot;Iya mas (dari hasil swab sebelumnya,&quot; tambah Dedie.
Saat ini, Dinas Kesehatan Kota Bogor masih melakukan tracking serta melakukan swab tes terhadap 72 karyawan toko beserta keluarganya. Hasilnya akan diketahui dalam 3-4 hari ke depan.
&quot;Diperkirakan 2-3 hari karena kita sebagian kirim ke Jakarta, Bandung dan IPB,&quot; jelasnya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Prabowo Apresiasi DPR yang Mendukung Anggaran Kemenhan dan TNI Diperkuat
Gugus Tugas, lanjut Dedie, tengah membuat aplikasi yang nantinya dapat digunakan masyarakat khusus bagi yang merasa mengunjungi toko banguna itu dalam 14 hari terakhir. Aplikasi itu berupa formulir untuk diisi dan dilanjutkan dengan swab tes.
&quot;Beberapa orang sudah kontak kita minta swab sudah kita jadwalkan pihak Dinkes sudah membuat aplikasi bagi masyarakat yang merasa berkotntak langsung bisa mendaftarkan peserta swab,&quot; tutupnya.
Seperti diketahui, tiga karyawan supplier di toko bangunan Mitra 10 di Jalan Soleh Iskadar Kota Bogor dinyatakan positif covid-19. Hal itu diketahui setelah hasil reaktif terhadap hasil rapid tes mandiri oleh pengelola yang dilanjutkan dengan swab tes.</content:encoded></item></channel></rss>
