<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Klaster Covid-19 di Kota Bogor Bertambah, Bima Arya Bentuk Tim Detektif</title><description>Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai meningkatkan mitigasi infeksi covid-19 dengan mengerahkan tim deteksi aktif (Detektif).</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/19/338/2233147/klaster-covid-19-di-kota-bogor-bertambah-bima-arya-bentuk-tim-detektif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/19/338/2233147/klaster-covid-19-di-kota-bogor-bertambah-bima-arya-bentuk-tim-detektif"/><item><title>Klaster Covid-19 di Kota Bogor Bertambah, Bima Arya Bentuk Tim Detektif</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/19/338/2233147/klaster-covid-19-di-kota-bogor-bertambah-bima-arya-bentuk-tim-detektif</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/19/338/2233147/klaster-covid-19-di-kota-bogor-bertambah-bima-arya-bentuk-tim-detektif</guid><pubDate>Jum'at 19 Juni 2020 23:04 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/19/338/2233147/klaster-covid-19-di-kota-bogor-bertambah-bima-arya-bentuk-tim-detektif-7jXXQsks54.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wali Kota Bogor, Bima Arya (Foto: Okezone/Putra)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/19/338/2233147/klaster-covid-19-di-kota-bogor-bertambah-bima-arya-bentuk-tim-detektif-7jXXQsks54.jpg</image><title>Wali Kota Bogor, Bima Arya (Foto: Okezone/Putra)</title></images><description>BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai meningkatkan mitigasi infeksi covid-19 dengan mengerahkan tim deteksi aktif (Detektif). Tim yang itu akan bertugas untuk melacak dan memantau penyebaran covid-19 di wilayah Kota Bogor.

&quot;Kami lakukan penguatan pasukan di lapangan dengan etektif deteksi aktif covid (Detektif). Jadi detektif covid ini ada dua unit, pertama unit pelacak dan kedua unit pemantau,&quot; kata Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto kepada wartawan, Jumat (19/6/2020).

Secara teknis, lanjut Bima, unit pelacak ini tugasnya adalah melacak atau suporting orang- orang yang teridentifikasi positif covid-19. Kemudian menentukan siapa saja yang masuk dalam kategori orang pematauan (ODP) dengan seakurat mungkin.

&quot;Ini terdiri dari tim di kecamatan. Jadi ada dari Babinsa, Bhabinkabtimas, tim kecamatan juga di situ. Ini namanya tim pelacak. Seluruhnya ada 370 orang, tingkat kecamatan masing-masing 5 orang dan tingkat kelurahan 5 orang juga,&quot; jelas Bima.

Kemudian adalah unit pemantau yang tugasnya untuk memastikan agar orang- orang dalam kategori ODP menjalani masa isolasinya selama 14 hari. Unit ini berjumlah 822 orang di seluruh Kota Bogor untuk menguatkan tim yang ada di Puskesmas.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8xMS81LzEyMTQyNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Sekali lagi deteksi aktif ada dua unit pelacak dan pemantau karena kita ingin memperbanyak jumlah personel di lapangan yang mengidentifikasi secara aktif pasien positif atau ODP,&quot; tambahnya.

Sementara itu, di Kota Bogor sendiri terdapat 4 sumber penularan covid-19 yakni faskes (fasilitas kesehatan), luar Kota Bogor, kantor pemerintahan dan pusat perbelanjaan. Oleh karenanya, tim ini dibentuk agar bisa secepat mungkin melakukan mitigasi infeksi covid-19 agar penularan tidak meluas.

&quot;Langkah pemerintah adalah memperketat protokol kesehatan di semua tempat tersebut. Kemudian pemerintah kota bogor lakukan langkah-langkah strategis tidak terjadi lonjakan lagi salah satunya dengan tim deteksi aktif covid-19 ini,&quot; tutup Bima.</description><content:encoded>BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai meningkatkan mitigasi infeksi covid-19 dengan mengerahkan tim deteksi aktif (Detektif). Tim yang itu akan bertugas untuk melacak dan memantau penyebaran covid-19 di wilayah Kota Bogor.

&quot;Kami lakukan penguatan pasukan di lapangan dengan etektif deteksi aktif covid (Detektif). Jadi detektif covid ini ada dua unit, pertama unit pelacak dan kedua unit pemantau,&quot; kata Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto kepada wartawan, Jumat (19/6/2020).

Secara teknis, lanjut Bima, unit pelacak ini tugasnya adalah melacak atau suporting orang- orang yang teridentifikasi positif covid-19. Kemudian menentukan siapa saja yang masuk dalam kategori orang pematauan (ODP) dengan seakurat mungkin.

&quot;Ini terdiri dari tim di kecamatan. Jadi ada dari Babinsa, Bhabinkabtimas, tim kecamatan juga di situ. Ini namanya tim pelacak. Seluruhnya ada 370 orang, tingkat kecamatan masing-masing 5 orang dan tingkat kelurahan 5 orang juga,&quot; jelas Bima.

Kemudian adalah unit pemantau yang tugasnya untuk memastikan agar orang- orang dalam kategori ODP menjalani masa isolasinya selama 14 hari. Unit ini berjumlah 822 orang di seluruh Kota Bogor untuk menguatkan tim yang ada di Puskesmas.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8xMS81LzEyMTQyNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Sekali lagi deteksi aktif ada dua unit pelacak dan pemantau karena kita ingin memperbanyak jumlah personel di lapangan yang mengidentifikasi secara aktif pasien positif atau ODP,&quot; tambahnya.

Sementara itu, di Kota Bogor sendiri terdapat 4 sumber penularan covid-19 yakni faskes (fasilitas kesehatan), luar Kota Bogor, kantor pemerintahan dan pusat perbelanjaan. Oleh karenanya, tim ini dibentuk agar bisa secepat mungkin melakukan mitigasi infeksi covid-19 agar penularan tidak meluas.

&quot;Langkah pemerintah adalah memperketat protokol kesehatan di semua tempat tersebut. Kemudian pemerintah kota bogor lakukan langkah-langkah strategis tidak terjadi lonjakan lagi salah satunya dengan tim deteksi aktif covid-19 ini,&quot; tutup Bima.</content:encoded></item></channel></rss>
