<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>  4 Warganya Positif Virus Corona, 1 RT di Karawang Dikarantina   </title><description>Satu Rukun Tetangga (RT) di Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Karawang, Jawa Barat dikarantina massal selama 14 hari.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/19/525/2232875/4-warganya-positif-virus-corona-1-rt-di-karawang-dikarantina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/19/525/2232875/4-warganya-positif-virus-corona-1-rt-di-karawang-dikarantina"/><item><title>  4 Warganya Positif Virus Corona, 1 RT di Karawang Dikarantina   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/19/525/2232875/4-warganya-positif-virus-corona-1-rt-di-karawang-dikarantina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/19/525/2232875/4-warganya-positif-virus-corona-1-rt-di-karawang-dikarantina</guid><pubDate>Jum'at 19 Juni 2020 13:53 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/19/525/2232875/4-warganya-positif-virus-corona-1-rt-di-karawang-dikarantina-KIeg92eojS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/19/525/2232875/4-warganya-positif-virus-corona-1-rt-di-karawang-dikarantina-KIeg92eojS.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Shutterstock</title></images><description>
KARAWANG - Satu Rukun Tetangga (RT) di Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Karawang, Jawa Barat dikarantina massal selama 14 hari, setelah ditemukan 4 warganya positif Covid-19. Sebanyak 25 kepala keluarga (KK) harus menjalani karantina hingga dinyatakan bebas Covid-19.

&quot;Kita harus melakukan karantina di RT tersebut, karena ada empat warganya yang positif Covid-19. Dari empat orang itu, tiga orang merupakan satu keluarga, dan satu lagi tetangganya. Tentunya ini ada semacam indikasi Covid-19 sudah mulai menyebar di lingkungan itu. Makanya kita antisipasi dengan melakukan karantina,&quot; kata Bupati Karawang, Cellica Nurachadiana, seperti dilansir dari Sindonews.com, Jumat (18/6/20).
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8xOC8xLzEyMTQ4MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut Cellica, dengan penambahan empat orang itu, total pasien Covid-19 menjadi 10 orang. Pertambahan ini termasuk cepat karena dalam 2 minggu kebelakang kasus Covid-19 dinyatakan nihil.

&quot;Padahal kita sempat nihil kasus Covid-19 selama dua pekan, tapi dalam tempo tiga hari ini langsung sampai 10 orang,&quot; katanya.

Sementara itu, Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19, Fitra Hergyana mengatakan dengan adanya penambahan pasien baru tersebut menandakan masih adanya penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat yang disebabkan dua faktor. Pertama, adanya kasus positif tanpa gejala dan tanpa keluhan yang masih berada di tengah-tengah masyarakat.

Kedua, masyarakat banyak yang tidak mematuhi protokol kesehatan, seperti penggunaan masker, saat keluar rumah dan berkerumun, serta tidak berjaga jarak.
</description><content:encoded>
KARAWANG - Satu Rukun Tetangga (RT) di Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Karawang, Jawa Barat dikarantina massal selama 14 hari, setelah ditemukan 4 warganya positif Covid-19. Sebanyak 25 kepala keluarga (KK) harus menjalani karantina hingga dinyatakan bebas Covid-19.

&quot;Kita harus melakukan karantina di RT tersebut, karena ada empat warganya yang positif Covid-19. Dari empat orang itu, tiga orang merupakan satu keluarga, dan satu lagi tetangganya. Tentunya ini ada semacam indikasi Covid-19 sudah mulai menyebar di lingkungan itu. Makanya kita antisipasi dengan melakukan karantina,&quot; kata Bupati Karawang, Cellica Nurachadiana, seperti dilansir dari Sindonews.com, Jumat (18/6/20).
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8xOC8xLzEyMTQ4MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut Cellica, dengan penambahan empat orang itu, total pasien Covid-19 menjadi 10 orang. Pertambahan ini termasuk cepat karena dalam 2 minggu kebelakang kasus Covid-19 dinyatakan nihil.

&quot;Padahal kita sempat nihil kasus Covid-19 selama dua pekan, tapi dalam tempo tiga hari ini langsung sampai 10 orang,&quot; katanya.

Sementara itu, Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19, Fitra Hergyana mengatakan dengan adanya penambahan pasien baru tersebut menandakan masih adanya penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat yang disebabkan dua faktor. Pertama, adanya kasus positif tanpa gejala dan tanpa keluhan yang masih berada di tengah-tengah masyarakat.

Kedua, masyarakat banyak yang tidak mematuhi protokol kesehatan, seperti penggunaan masker, saat keluar rumah dan berkerumun, serta tidak berjaga jarak.
</content:encoded></item></channel></rss>
