<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dua PDP Covid-19 Kabur, Pemkab Parepare Langsung Tutup Perbatasan</title><description>Kedua pasien tersebut merupakan ibu dan anak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/19/609/2233180/dua-pdp-covid-19-kabur-pemkab-parepare-langsung-tutup-perbatasan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/19/609/2233180/dua-pdp-covid-19-kabur-pemkab-parepare-langsung-tutup-perbatasan"/><item><title>Dua PDP Covid-19 Kabur, Pemkab Parepare Langsung Tutup Perbatasan</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/19/609/2233180/dua-pdp-covid-19-kabur-pemkab-parepare-langsung-tutup-perbatasan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/19/609/2233180/dua-pdp-covid-19-kabur-pemkab-parepare-langsung-tutup-perbatasan</guid><pubDate>Jum'at 19 Juni 2020 19:55 WIB</pubDate><dc:creator>Ichsan Anshari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/19/609/2233180/dua-pdp-covid-19-kabur-pemkab-parepare-langsung-tutup-perbatasan-N1XJQsoQyw.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/19/609/2233180/dua-pdp-covid-19-kabur-pemkab-parepare-langsung-tutup-perbatasan-N1XJQsoQyw.jpg</image><title></title></images><description>PAREPARE - Dua pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19, asal Parepare, Sulawesi Selatan, melarikan diri dari RSUD Andi Makkasau Parepare. Kedua pasien tersebut merupakan ibu dan anak.

Setelah diketahui kedua pasien dalam pengawasan tersebut kabur, pada Jumat pagi, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Parepare, memblokade tiga akses keluar masuk di Kota Parepare, diantaranya perbatasan Parepare - Barru, Parepare - Sidrap, dan Parepare - Pinrang.

Kedua pasien yang merupakan ibu dan anak ini sempat terlihat oleh sejumlah warga, di kawasan Pelabuhan Nusantara Parepare, untuk mencari mobil penumpang tujuan Makassar.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wNS8xLzEyMTM4NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Setelah dilakukan pencarian sejak pagi hingga sore hari, kedua pasien tersebut, belum juga ditemukan, dan diduga kedua pasien tersebut, telah melarikan diri ke Kota Makassar.

&quot;Kedua pasien tersebut dinyatakan reaktif rapid tes, namun pada saat hendak diisolasi, sembari menunggu hasil swab tes, kedua pasien tersebut malah melarikan diri menggunakan sebuah minibus warna hitam,&quot; jelas Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Parepare, Halwatiah.</description><content:encoded>PAREPARE - Dua pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19, asal Parepare, Sulawesi Selatan, melarikan diri dari RSUD Andi Makkasau Parepare. Kedua pasien tersebut merupakan ibu dan anak.

Setelah diketahui kedua pasien dalam pengawasan tersebut kabur, pada Jumat pagi, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Parepare, memblokade tiga akses keluar masuk di Kota Parepare, diantaranya perbatasan Parepare - Barru, Parepare - Sidrap, dan Parepare - Pinrang.

Kedua pasien yang merupakan ibu dan anak ini sempat terlihat oleh sejumlah warga, di kawasan Pelabuhan Nusantara Parepare, untuk mencari mobil penumpang tujuan Makassar.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wNS8xLzEyMTM4NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Setelah dilakukan pencarian sejak pagi hingga sore hari, kedua pasien tersebut, belum juga ditemukan, dan diduga kedua pasien tersebut, telah melarikan diri ke Kota Makassar.

&quot;Kedua pasien tersebut dinyatakan reaktif rapid tes, namun pada saat hendak diisolasi, sembari menunggu hasil swab tes, kedua pasien tersebut malah melarikan diri menggunakan sebuah minibus warna hitam,&quot; jelas Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Parepare, Halwatiah.</content:encoded></item></channel></rss>
