<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Selidiki Keterkaitan Kasus Pembacokan di Cengkareng dan Penyerangan di Tangerang</title><description>Dugaan sementara peristiwa tersebut adalah penyerangan yang dilakukan oleh komplotan geng terkenal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/21/338/2233969/polisi-selidiki-keterkaitan-kasus-pembacokan-di-cengkareng-dan-penyerangan-di-tangerang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/21/338/2233969/polisi-selidiki-keterkaitan-kasus-pembacokan-di-cengkareng-dan-penyerangan-di-tangerang"/><item><title>Polisi Selidiki Keterkaitan Kasus Pembacokan di Cengkareng dan Penyerangan di Tangerang</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/21/338/2233969/polisi-selidiki-keterkaitan-kasus-pembacokan-di-cengkareng-dan-penyerangan-di-tangerang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/21/338/2233969/polisi-selidiki-keterkaitan-kasus-pembacokan-di-cengkareng-dan-penyerangan-di-tangerang</guid><pubDate>Minggu 21 Juni 2020 23:19 WIB</pubDate><dc:creator>Isty Maulidya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/21/338/2233969/polisi-selidiki-keterkaitan-kasus-pembacokan-di-cengkareng-dan-penyerangan-di-tangerang-r8b6P34Yuw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/21/338/2233969/polisi-selidiki-keterkaitan-kasus-pembacokan-di-cengkareng-dan-penyerangan-di-tangerang-r8b6P34Yuw.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Ist)</title></images><description>TANGERANG - Aksi sadis pembacokan seorang warga di Jalan Kresek, Kecamatan Cengkareng Duri Kosambi, Jakarta Barat menggegerkan warga setempat. Pasalnya, pembacokan tersebut terjadi siang hari di pinggir jalan, pada Minggu (21/6/2020). Dugaan sementara peristiwa tersebut adalah penyerangan yang dilakukan oleh komplotan geng terkenal.
Kapolsek Cengkareng Kompol Khoiri mengatakan kejadian pembacokan terjadi pukul 13.00 WIB. Korban juga dinyatakan meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit. &quot;Awalnya dugaan penganiayaan, korban dinyatakan meninggal dunia,&quot; ujarnya.
Khoiri juga mengatakan bahwa pelaku berjumlah lebih dari satu orang dan masih dalam tahap pengejaran. Selain itu, polisi juga masih melakukan penyelidikan dan melakukan olah TKP. &quot;Masih kita dalami, saat ini pelaku masih kita kejar,&quot; ujar Khoiri.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wOS8wNS8xLzEyMDY5NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Aksi sadis tersebut bermula saat korban dihadang oleh sekelompok orang tidak dikenal. Kemudian, pelaku membacok korban secara membabi buta yang mengakibatkan korban tersungkur ke badan jalan. Melihat korban sudah tak bisa berkutik, salah satu pelaku yang mengendarai mobil langsung melindas tubuh korban.
&quot;Para pelaku menghadang korban yang sedang mengendarai motor, setelah itu mereka langsung menyerang korban hingga jatuh ke jalan,&quot; jelas Khoiri.
Peristiwa mengerikan juga terjadi di Cipondoh kota Tangerang, bersamaan dengan peristiwa pembacokan di Cengkareng. Sebuah komplotan orang tak dikenal menyerang rumah salah seorang warga yang diduga milik Nus Kei. Komplotan tersebut datang dan langsung mengacak-acak rumah Nus Kei dengan membawa senjata tajam.
Salah seorang warga yang tinggal di sekitar TKP menjelaskan bahwa orang-orang tersebut berniat menyerang keluarga pemilik rumah. Hal tersebut berdasarkan penuturan salah satu anak pemilik rumah yang mengaku mengaku mendengar ancaman pembunuhan saat komplotan tersebut berada di dalam rumah.
&quot;Penuturan anak N, mereka di dalam rumah itu tidak lama karena di dalam anggota keluarga sudah sembunyi. Tapi sempat terdengar kalimat kalau ketemu langsung bunuh,&quot; jelas Berti Bosseke di lokasi.
Namun hingga kini polisi masih menyelidiki apakah ada kesamaan motif serta pelaku antara pembacokan di Cengkareng dan penyerangan di Tangerang.  Petugas juga hingga saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku sehingga belum bisa menjabarkan info lebih lanjut.
&quot;Kami masih lakukan pengejaran. Nanti kalau sudah tertangkap baru bisa tahu siapa pelakunya dan modusnya,&quot; jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus.</description><content:encoded>TANGERANG - Aksi sadis pembacokan seorang warga di Jalan Kresek, Kecamatan Cengkareng Duri Kosambi, Jakarta Barat menggegerkan warga setempat. Pasalnya, pembacokan tersebut terjadi siang hari di pinggir jalan, pada Minggu (21/6/2020). Dugaan sementara peristiwa tersebut adalah penyerangan yang dilakukan oleh komplotan geng terkenal.
Kapolsek Cengkareng Kompol Khoiri mengatakan kejadian pembacokan terjadi pukul 13.00 WIB. Korban juga dinyatakan meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit. &quot;Awalnya dugaan penganiayaan, korban dinyatakan meninggal dunia,&quot; ujarnya.
Khoiri juga mengatakan bahwa pelaku berjumlah lebih dari satu orang dan masih dalam tahap pengejaran. Selain itu, polisi juga masih melakukan penyelidikan dan melakukan olah TKP. &quot;Masih kita dalami, saat ini pelaku masih kita kejar,&quot; ujar Khoiri.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wOS8wNS8xLzEyMDY5NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Aksi sadis tersebut bermula saat korban dihadang oleh sekelompok orang tidak dikenal. Kemudian, pelaku membacok korban secara membabi buta yang mengakibatkan korban tersungkur ke badan jalan. Melihat korban sudah tak bisa berkutik, salah satu pelaku yang mengendarai mobil langsung melindas tubuh korban.
&quot;Para pelaku menghadang korban yang sedang mengendarai motor, setelah itu mereka langsung menyerang korban hingga jatuh ke jalan,&quot; jelas Khoiri.
Peristiwa mengerikan juga terjadi di Cipondoh kota Tangerang, bersamaan dengan peristiwa pembacokan di Cengkareng. Sebuah komplotan orang tak dikenal menyerang rumah salah seorang warga yang diduga milik Nus Kei. Komplotan tersebut datang dan langsung mengacak-acak rumah Nus Kei dengan membawa senjata tajam.
Salah seorang warga yang tinggal di sekitar TKP menjelaskan bahwa orang-orang tersebut berniat menyerang keluarga pemilik rumah. Hal tersebut berdasarkan penuturan salah satu anak pemilik rumah yang mengaku mengaku mendengar ancaman pembunuhan saat komplotan tersebut berada di dalam rumah.
&quot;Penuturan anak N, mereka di dalam rumah itu tidak lama karena di dalam anggota keluarga sudah sembunyi. Tapi sempat terdengar kalimat kalau ketemu langsung bunuh,&quot; jelas Berti Bosseke di lokasi.
Namun hingga kini polisi masih menyelidiki apakah ada kesamaan motif serta pelaku antara pembacokan di Cengkareng dan penyerangan di Tangerang.  Petugas juga hingga saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku sehingga belum bisa menjabarkan info lebih lanjut.
&quot;Kami masih lakukan pengejaran. Nanti kalau sudah tertangkap baru bisa tahu siapa pelakunya dan modusnya,&quot; jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus.</content:encoded></item></channel></rss>
