<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wisatawan Menginap di Kota Batu Wajib Serahkan Hasil Tes Swab Corona</title><description>Hasil melampirkan surat keterangan bebas Covid-19 dari hasil swab ini untuk meminimalisir penyebaran corona melalui orang tanpa gejala.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/21/519/2233650/wisatawan-menginap-di-kota-batu-wajib-serahkan-hasil-tes-swab-corona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/21/519/2233650/wisatawan-menginap-di-kota-batu-wajib-serahkan-hasil-tes-swab-corona"/><item><title>Wisatawan Menginap di Kota Batu Wajib Serahkan Hasil Tes Swab Corona</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/21/519/2233650/wisatawan-menginap-di-kota-batu-wajib-serahkan-hasil-tes-swab-corona</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/21/519/2233650/wisatawan-menginap-di-kota-batu-wajib-serahkan-hasil-tes-swab-corona</guid><pubDate>Minggu 21 Juni 2020 01:12 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/21/519/2233650/wisatawan-menginap-di-kota-batu-wajib-serahkan-hasil-tes-swab-corona-YC7UFXKFqM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wisatawan di Kota Batu, Jawa Timur (Foto: Okezone/Avirista Midaada)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/21/519/2233650/wisatawan-menginap-di-kota-batu-wajib-serahkan-hasil-tes-swab-corona-YC7UFXKFqM.jpg</image><title>Wisatawan di Kota Batu, Jawa Timur (Foto: Okezone/Avirista Midaada)</title></images><description>KOTA MALANG &amp;ndash; Wisatawan yang akan berkunjung dan menginap di Kota Batu, Jawa Timur terutama dari daerah &amp;ndash; daerah zona persebaran corona tinggi diminta untuk melampirkan hasil swab.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan bila pelampiran surat keterangan bebas Covid-19 berdasarkan hasil tes swab diutamakan bagi wisatawan yang datang dari Jakarta dan Surabaya.

&amp;ldquo;Ketika tamu itu dari zona merah, terutama Jakarta dan Surabaya, kami minta hasil swab, baru boleh menginap di Kota Batu,&amp;rdquo; ujar Dewanti Rumpoko ditemui usai rapat evaluasi masa transisi di Bakorwil Malang, Sabtu (20/6/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8yMC8xLzEyMTQ5NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Menurutnya, hasil melampirkan surat keterangan bebas Covid-19 dari hasil swab ini untuk meminimalisir penyebaran corona melalui orang tanpa gejala. Bila itu tidak disiapkan wisatawan tak akan diperbolehkan menginap di hotel &amp;ndash; hotel di Kota Batu.

&amp;ldquo;Ketika menginap, itu harus swab, kalau tidak membawa surat itu, tidak boleh menginap di Batu,&amp;rdquo; ucapnya.

Dewanti menambahkan, beberapa tempat wisata di Kota Batu sudah mulai buka pada akhir Juni 2020. Namun, pihaknya menginginkan verifikasi ketat guna mengantisipasi penyebaran corona melalui para wisatawan yang hadir.

&amp;ldquo;Kalau wisata, itu masih belum buka, ada syarat sendiri. Semua tempat wisata belum buka. Akhir bulan Juni ini, ada beberapa tempat wisata yang akan dibuka,&amp;rdquo; jelasnya.

&amp;ldquo;Tapi, kami akan melakukan verifikasi ke lapangan dengan tim lengkap. Sehingga ketika itu benar-benar aman untuk dibuka, baru boleh dibuka, kita akan komunikasi dengan tempat wisata itu bagaimana, apa cukup rapid, atau swab juga,&amp;rdquo; tambahnya.

Nantinya sejumlah personel baik dari TNI, Polri, dan instansi terkait akan terus melakukan pengawasan selama tempat wisata tersebut buka. Hal ini untuk memastikan protokol kesehatan diberlakukan supaya tetap aman.

&amp;ldquo;Nanti kami minta kepada aparat TNI Polri untuk menjaga, agar situasinya tetap aman terkendali,&amp;rdquo; ujarnya.
</description><content:encoded>KOTA MALANG &amp;ndash; Wisatawan yang akan berkunjung dan menginap di Kota Batu, Jawa Timur terutama dari daerah &amp;ndash; daerah zona persebaran corona tinggi diminta untuk melampirkan hasil swab.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan bila pelampiran surat keterangan bebas Covid-19 berdasarkan hasil tes swab diutamakan bagi wisatawan yang datang dari Jakarta dan Surabaya.

&amp;ldquo;Ketika tamu itu dari zona merah, terutama Jakarta dan Surabaya, kami minta hasil swab, baru boleh menginap di Kota Batu,&amp;rdquo; ujar Dewanti Rumpoko ditemui usai rapat evaluasi masa transisi di Bakorwil Malang, Sabtu (20/6/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8yMC8xLzEyMTQ5NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Menurutnya, hasil melampirkan surat keterangan bebas Covid-19 dari hasil swab ini untuk meminimalisir penyebaran corona melalui orang tanpa gejala. Bila itu tidak disiapkan wisatawan tak akan diperbolehkan menginap di hotel &amp;ndash; hotel di Kota Batu.

&amp;ldquo;Ketika menginap, itu harus swab, kalau tidak membawa surat itu, tidak boleh menginap di Batu,&amp;rdquo; ucapnya.

Dewanti menambahkan, beberapa tempat wisata di Kota Batu sudah mulai buka pada akhir Juni 2020. Namun, pihaknya menginginkan verifikasi ketat guna mengantisipasi penyebaran corona melalui para wisatawan yang hadir.

&amp;ldquo;Kalau wisata, itu masih belum buka, ada syarat sendiri. Semua tempat wisata belum buka. Akhir bulan Juni ini, ada beberapa tempat wisata yang akan dibuka,&amp;rdquo; jelasnya.

&amp;ldquo;Tapi, kami akan melakukan verifikasi ke lapangan dengan tim lengkap. Sehingga ketika itu benar-benar aman untuk dibuka, baru boleh dibuka, kita akan komunikasi dengan tempat wisata itu bagaimana, apa cukup rapid, atau swab juga,&amp;rdquo; tambahnya.

Nantinya sejumlah personel baik dari TNI, Polri, dan instansi terkait akan terus melakukan pengawasan selama tempat wisata tersebut buka. Hal ini untuk memastikan protokol kesehatan diberlakukan supaya tetap aman.

&amp;ldquo;Nanti kami minta kepada aparat TNI Polri untuk menjaga, agar situasinya tetap aman terkendali,&amp;rdquo; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
