<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Para Kiai di Seluruh Kota Serang Tolak Rapid Test, Ini Kata Walikota</title><description>Wali Kota Serang Syafrudin mengaku bahwa ada salah komunikasi para kiai terkait rapid test Covid-19 yang dilakukan pemerintah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/22/340/2234230/para-kiai-di-seluruh-kota-serang-tolak-rapid-test-ini-kata-walikota</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/22/340/2234230/para-kiai-di-seluruh-kota-serang-tolak-rapid-test-ini-kata-walikota"/><item><title>Para Kiai di Seluruh Kota Serang Tolak Rapid Test, Ini Kata Walikota</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/22/340/2234230/para-kiai-di-seluruh-kota-serang-tolak-rapid-test-ini-kata-walikota</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/22/340/2234230/para-kiai-di-seluruh-kota-serang-tolak-rapid-test-ini-kata-walikota</guid><pubDate>Senin 22 Juni 2020 14:12 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Rosyadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/22/340/2234230/para-kiai-di-seluruh-kota-serang-tolak-rapid-test-ini-kata-walikota-lFFNko8wcu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Para Kiai akhirnya bersedia untuk di-rapid test</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/22/340/2234230/para-kiai-di-seluruh-kota-serang-tolak-rapid-test-ini-kata-walikota-lFFNko8wcu.jpg</image><title>Para Kiai akhirnya bersedia untuk di-rapid test</title></images><description>SERANG - Wali Kota Serang Syafrudin mengaku bahwa ada salah komunikasi para kiai terkait rapid test Covid-19 yang dilakukan pemerintah. Kini, para kiai sudah bersedia di-rapid test guna kemaslahatan umat.

&quot;Ada miss komunikasi saja, dianggap (rapid test) tidak resmi. Jadi, kiai menolak karena tidak ada surat pemberitahuan kepada kiai. Kalau pemkot dan dinkes memberikan informasi tertulis dan lisan pasti diterima,&quot; ujar Syafrudin kepada wartawan, Senin (22/6/2020).

Saat ini, kata Syafrudin, beberapa Pondok Pesantren sudah dilakukan rapid test guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Serang.

Bahkan, dirinya sudah memerintahkan kepada tim gugus tugas agar para santri yang akan kembali ke ponpes di rapid test terlebih dahulu. Dikhawtirkan, muncul klaster baru.

&quot;Sudah mulai rapid test, pondok pesantren santrinya sudah ada yang masuk. Rapid test tentu (dilakukan) untuk para santri,&quot; ujarnya.

Baca Juga: Kiai dan Santri Se-Kota Serang Tolak Rapid Test Covid-19

Ketua Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Serang Hasanudin mengaku, sikap penolakan rapid test dilakukan secara spontan oleh para kiai. Mereka khawatir adanya pihak-pihak yang ingin menjerumuskan para kiai dan memanipulasi hasilnya.

&quot;Para kiai takut tidak resmi. Kecemasannya para kiai khawatir yang tadinya tidak sakit, jadi sakit,&quot; ujarnya.

Saat ini, setelah diberikan kepastian para kiai akan mendukung penuh program pemerintah yang akan melakukan rapid test. Apalagi, rapid test untuk mencegah penyebaran Covid-19. &quot;Intinya kalau untuk kemaslatahan umat semua program pemerintah harus kita dukung,&quot; tutupnya.

</description><content:encoded>SERANG - Wali Kota Serang Syafrudin mengaku bahwa ada salah komunikasi para kiai terkait rapid test Covid-19 yang dilakukan pemerintah. Kini, para kiai sudah bersedia di-rapid test guna kemaslahatan umat.

&quot;Ada miss komunikasi saja, dianggap (rapid test) tidak resmi. Jadi, kiai menolak karena tidak ada surat pemberitahuan kepada kiai. Kalau pemkot dan dinkes memberikan informasi tertulis dan lisan pasti diterima,&quot; ujar Syafrudin kepada wartawan, Senin (22/6/2020).

Saat ini, kata Syafrudin, beberapa Pondok Pesantren sudah dilakukan rapid test guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Serang.

Bahkan, dirinya sudah memerintahkan kepada tim gugus tugas agar para santri yang akan kembali ke ponpes di rapid test terlebih dahulu. Dikhawtirkan, muncul klaster baru.

&quot;Sudah mulai rapid test, pondok pesantren santrinya sudah ada yang masuk. Rapid test tentu (dilakukan) untuk para santri,&quot; ujarnya.

Baca Juga: Kiai dan Santri Se-Kota Serang Tolak Rapid Test Covid-19

Ketua Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Serang Hasanudin mengaku, sikap penolakan rapid test dilakukan secara spontan oleh para kiai. Mereka khawatir adanya pihak-pihak yang ingin menjerumuskan para kiai dan memanipulasi hasilnya.

&quot;Para kiai takut tidak resmi. Kecemasannya para kiai khawatir yang tadinya tidak sakit, jadi sakit,&quot; ujarnya.

Saat ini, setelah diberikan kepastian para kiai akan mendukung penuh program pemerintah yang akan melakukan rapid test. Apalagi, rapid test untuk mencegah penyebaran Covid-19. &quot;Intinya kalau untuk kemaslatahan umat semua program pemerintah harus kita dukung,&quot; tutupnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
