<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sempat Menolak, Kiai &amp; Santri di Serang Akhirnya Mau Dirapid Test</title><description>Para kiai takut tidak resmi. Kecemasannya para kiai khwatir yang tadinya tidak sakit jadi sakit.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/22/340/2234321/sempat-menolak-kiai-santri-di-serang-akhirnya-mau-dirapid-test</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/22/340/2234321/sempat-menolak-kiai-santri-di-serang-akhirnya-mau-dirapid-test"/><item><title>Sempat Menolak, Kiai &amp; Santri di Serang Akhirnya Mau Dirapid Test</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/22/340/2234321/sempat-menolak-kiai-santri-di-serang-akhirnya-mau-dirapid-test</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/22/340/2234321/sempat-menolak-kiai-santri-di-serang-akhirnya-mau-dirapid-test</guid><pubDate>Senin 22 Juni 2020 16:07 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Rosyadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/22/340/2234321/sempat-menolak-kiai-santri-akhirnya-mau-dirapid-test-iFIIZi9eQF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kiai dan Santri di Serang akhirnya menjalani rapid test (Foto : Okezone.com/Muhammad Rosyadi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/22/340/2234321/sempat-menolak-kiai-santri-akhirnya-mau-dirapid-test-iFIIZi9eQF.jpg</image><title>Kiai dan Santri di Serang akhirnya menjalani rapid test (Foto : Okezone.com/Muhammad Rosyadi)</title></images><description>SERANG - Kiai dan santri se-Kota Serang akhirnya mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran covid19. Sebelumnya, para kiai dan santri menolak dilakukan rapid test.
Ketua Presidium Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Serang Hasanudin mengaku sikap penolakan rapid test dilakukan secara spontan oleh para kiyai.
Mereka khawatir adanya pihak-pihak yang ingin menjerumuskan para kiyai dan memanipulasi hasil dari rapid test.
&quot;Para kiai takut tidak resmi. Kecemasannya para kiai khwatir yang tadinya tidak sakit jadi sakit,&quot; kata Hasanudin kepada wartawan usai dilantik. Senin (22/6/2020).
Saat ini, setelah diberikan penjelasan dan kepastian oleh Wali Kota Serang Syafrudin para kiyai akhirnya mendukung penuh program pemerintah yang akan melakukan rapid test.
Apalagi, lanjut Hasanudin, rapid test dilakukan dalam rangka untuk mencegah penyebaran covid19. &quot;Intinya kalau untuk kemaslatahan umat semua program pemerintah harus kita dukung,&quot; ujarnya.
Baca Juga :&amp;nbsp;Update Covid-19 di Indonesia 22 Juni: Positif 46.845 Orang, Sembuh 18.735 &amp;amp; Meninggal 2.500
Baca Juga :&amp;nbsp;Khofifah : Rapid Test yang Dilakukan di Jatim Tertinggi di Indonesia
Dia berharap, pandemi covid19 berakhir sehingga masyarakat dan umat islam khususnya dapat kembali beraktifitas seperti sediakala, seperti ibadah dan bekerja.
&quot;Masyarakat kota serang bisa bebas dari covid19, pandemi ini juga cepat hilang muka bumi,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>SERANG - Kiai dan santri se-Kota Serang akhirnya mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran covid19. Sebelumnya, para kiai dan santri menolak dilakukan rapid test.
Ketua Presidium Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Serang Hasanudin mengaku sikap penolakan rapid test dilakukan secara spontan oleh para kiyai.
Mereka khawatir adanya pihak-pihak yang ingin menjerumuskan para kiyai dan memanipulasi hasil dari rapid test.
&quot;Para kiai takut tidak resmi. Kecemasannya para kiai khwatir yang tadinya tidak sakit jadi sakit,&quot; kata Hasanudin kepada wartawan usai dilantik. Senin (22/6/2020).
Saat ini, setelah diberikan penjelasan dan kepastian oleh Wali Kota Serang Syafrudin para kiyai akhirnya mendukung penuh program pemerintah yang akan melakukan rapid test.
Apalagi, lanjut Hasanudin, rapid test dilakukan dalam rangka untuk mencegah penyebaran covid19. &quot;Intinya kalau untuk kemaslatahan umat semua program pemerintah harus kita dukung,&quot; ujarnya.
Baca Juga :&amp;nbsp;Update Covid-19 di Indonesia 22 Juni: Positif 46.845 Orang, Sembuh 18.735 &amp;amp; Meninggal 2.500
Baca Juga :&amp;nbsp;Khofifah : Rapid Test yang Dilakukan di Jatim Tertinggi di Indonesia
Dia berharap, pandemi covid19 berakhir sehingga masyarakat dan umat islam khususnya dapat kembali beraktifitas seperti sediakala, seperti ibadah dan bekerja.
&quot;Masyarakat kota serang bisa bebas dari covid19, pandemi ini juga cepat hilang muka bumi,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
