<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ratusan Pengendara Jalani Rapid Test di Surabaya, 1 Reaktif</title><description>Salah satu pengendara mengaku kaget karena dirinya mengira akan dirazia polisi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/22/519/2234234/ratusan-pengendara-jalani-rapid-test-di-surabaya-1-reaktif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/22/519/2234234/ratusan-pengendara-jalani-rapid-test-di-surabaya-1-reaktif"/><item><title>Ratusan Pengendara Jalani Rapid Test di Surabaya, 1 Reaktif</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/22/519/2234234/ratusan-pengendara-jalani-rapid-test-di-surabaya-1-reaktif</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/22/519/2234234/ratusan-pengendara-jalani-rapid-test-di-surabaya-1-reaktif</guid><pubDate>Senin 22 Juni 2020 14:19 WIB</pubDate><dc:creator>Syaiful Islam</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/22/519/2234234/ratusan-pengendara-jalani-rapid-test-di-surabaya-1-reaktif-7SUnv4dNjx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengendara jalani rapid test di Surabaya. (Foto : Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/22/519/2234234/ratusan-pengendara-jalani-rapid-test-di-surabaya-1-reaktif-7SUnv4dNjx.jpg</image><title>Pengendara jalani rapid test di Surabaya. (Foto : Ist)</title></images><description>SURABAYA &amp;ndash; Sebanyak 130 alat rapid test gratis disediakan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Rapid test tersebut menyasar pengendara yang melintas di Pos Lantas Jalan Jakarta, Surabaya, Senin (22/6/2020).

Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kompol Ahmad Faisol mengatakan, pihaknya mengadakan rapid test massal terhadap pengguna jalan raya di tengah tren new normal.

&quot;Pengendara yang melintas di Jalan Jakarta, Surabaya kami lakukan pemeriksaan cek suhu dulu. Kalau tinggi kami lakukan rapid test,&quot; kata Faisol, Senin (22/6/2020).

Mantan Kapolsek Kenjeran tersebut mengatakan, dari ratusan pengendara yang di-rapid test, hanya satu pengendara yang reaktif. Pengendara yang hasil rapid test-nya reaktif itu kemudian dites swab.

Faisol memaparkan, kegiatan rapid test dan sebanyak 700 masker dibagikan secara gratis akan terus dilakukan setiap hari hingga 1 Juli 2020 sebagai peringatan HUT Bhayangkara ke-74.

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/06/20/65125/330151_medium.jpg&quot; alt=&quot;Rapid Test Wisatawan di Kawasan Puncak&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

&quot;Kami berharap dengan dilakukan rapid test dan pembagian masker ini bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19,&quot; ujar pria asal Bangkalan itu.

Salah satu pengguna jalan, Riyadi (32) mengakut kaget ketika diberhentikan polisi. Ia mengira ada razia yang dilakukan polisi.

&quot;Saya kira ini razia yang digelar petugas polisi lalu lintas. Begitu melewati pos, saya diminta untuk membuka helm,&quot; kata Riyadi.

Baca Juga : Takut, Pedagang Pasar Panorama Bengkulu Kabur saat Rapid Test Digelar

Selanjutnya, ia dicek suhu dan hasilnya 37,4 Celsius spontan langsung di-rapid test. Sampel darah langsung diambil, setelah menunggu beberapa menit hasilnya keluar.

&quot;Saya sempat gugup, tetapi alhamdulillah hasilnya nonreaktif,&quot; kata Riyadi.

Baca Juga : Para Kiai di Seluruh Kota Serang Tolak Rapid Test, Ini Kata Walikota


</description><content:encoded>SURABAYA &amp;ndash; Sebanyak 130 alat rapid test gratis disediakan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Rapid test tersebut menyasar pengendara yang melintas di Pos Lantas Jalan Jakarta, Surabaya, Senin (22/6/2020).

Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kompol Ahmad Faisol mengatakan, pihaknya mengadakan rapid test massal terhadap pengguna jalan raya di tengah tren new normal.

&quot;Pengendara yang melintas di Jalan Jakarta, Surabaya kami lakukan pemeriksaan cek suhu dulu. Kalau tinggi kami lakukan rapid test,&quot; kata Faisol, Senin (22/6/2020).

Mantan Kapolsek Kenjeran tersebut mengatakan, dari ratusan pengendara yang di-rapid test, hanya satu pengendara yang reaktif. Pengendara yang hasil rapid test-nya reaktif itu kemudian dites swab.

Faisol memaparkan, kegiatan rapid test dan sebanyak 700 masker dibagikan secara gratis akan terus dilakukan setiap hari hingga 1 Juli 2020 sebagai peringatan HUT Bhayangkara ke-74.

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/06/20/65125/330151_medium.jpg&quot; alt=&quot;Rapid Test Wisatawan di Kawasan Puncak&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

&quot;Kami berharap dengan dilakukan rapid test dan pembagian masker ini bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19,&quot; ujar pria asal Bangkalan itu.

Salah satu pengguna jalan, Riyadi (32) mengakut kaget ketika diberhentikan polisi. Ia mengira ada razia yang dilakukan polisi.

&quot;Saya kira ini razia yang digelar petugas polisi lalu lintas. Begitu melewati pos, saya diminta untuk membuka helm,&quot; kata Riyadi.

Baca Juga : Takut, Pedagang Pasar Panorama Bengkulu Kabur saat Rapid Test Digelar

Selanjutnya, ia dicek suhu dan hasilnya 37,4 Celsius spontan langsung di-rapid test. Sampel darah langsung diambil, setelah menunggu beberapa menit hasilnya keluar.

&quot;Saya sempat gugup, tetapi alhamdulillah hasilnya nonreaktif,&quot; kata Riyadi.

Baca Juga : Para Kiai di Seluruh Kota Serang Tolak Rapid Test, Ini Kata Walikota


</content:encoded></item></channel></rss>
