<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Melihat Upacara Kelulusan Sekolah Dasar Secara Virtual di Era New Normal</title><description>Adaptasi kenormalan baru membuat banyak aktivitas dilakukan secara berbeda. Termasuk kelulusan siswa.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/22/525/2234056/melihat-upacara-kelulusan-sekolah-dasar-secara-virtual-di-era-new-normal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/22/525/2234056/melihat-upacara-kelulusan-sekolah-dasar-secara-virtual-di-era-new-normal"/><item><title>Melihat Upacara Kelulusan Sekolah Dasar Secara Virtual di Era New Normal</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/22/525/2234056/melihat-upacara-kelulusan-sekolah-dasar-secara-virtual-di-era-new-normal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/22/525/2234056/melihat-upacara-kelulusan-sekolah-dasar-secara-virtual-di-era-new-normal</guid><pubDate>Senin 22 Juni 2020 09:09 WIB</pubDate><dc:creator>Beben Hva</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/22/525/2234056/melihat-upacara-kelulusan-sekolah-dasar-secara-virtual-di-era-new-normal-B7EzFmRD4V.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prosesi kelulusan virtual di Sumedang (iNews/Beben)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/22/525/2234056/melihat-upacara-kelulusan-sekolah-dasar-secara-virtual-di-era-new-normal-B7EzFmRD4V.jpg</image><title>Prosesi kelulusan virtual di Sumedang (iNews/Beben)</title></images><description>SUMEDANG - Adaptasi kenormalan baru membuat banyak aktivitas dilakukan secara berbeda. Termasuk kelulusan siswa.

Hal unik terjadi saat salah satu Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Insan Sejahtera di Sumedang menggelar prosesi kelulusan siswa secara virtual, tanpa tatap muka.

Sebanyak 45 murid yang lulus disertai orangtua mereka hanya bisa menyaksikan melalui live instagram atau menggunakan aplikasi Zoom.

&quot;Ini merupakan pengalaman baru, biasanya kita lakukan tatap muka, tapi ini secara virtual. Tapi ini tak akan menghilangkan esensi dari pelepasan siswa dan siswi di sini,&quot; jelas kepala sekolah, Destyana Riffandi, Senin (22/6/2020).



Isak tangis dan suasana haru orangtua murid terjadi, saat melihat anaknya lulus di situasi pandemi Covid-19. Mereka berharap situasi pandemi tidak mengurangi semangat belajar.

Kelulusan sendiri hanya dihadiri oleh beberapa guru dan perwakilan orangtua murid dengan menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, hingga mengenakan face shield.

Sedangkan orangtua lainnya melihat prosesi itu dari live Instagram dan aplikasi Zoom. Beberapa orangtua siswa mengaku mau tak mau mengikuti prosesi tersebut karena kondisi yang masih diliputi kekhawatiran akan pandemi.


</description><content:encoded>SUMEDANG - Adaptasi kenormalan baru membuat banyak aktivitas dilakukan secara berbeda. Termasuk kelulusan siswa.

Hal unik terjadi saat salah satu Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Insan Sejahtera di Sumedang menggelar prosesi kelulusan siswa secara virtual, tanpa tatap muka.

Sebanyak 45 murid yang lulus disertai orangtua mereka hanya bisa menyaksikan melalui live instagram atau menggunakan aplikasi Zoom.

&quot;Ini merupakan pengalaman baru, biasanya kita lakukan tatap muka, tapi ini secara virtual. Tapi ini tak akan menghilangkan esensi dari pelepasan siswa dan siswi di sini,&quot; jelas kepala sekolah, Destyana Riffandi, Senin (22/6/2020).



Isak tangis dan suasana haru orangtua murid terjadi, saat melihat anaknya lulus di situasi pandemi Covid-19. Mereka berharap situasi pandemi tidak mengurangi semangat belajar.

Kelulusan sendiri hanya dihadiri oleh beberapa guru dan perwakilan orangtua murid dengan menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, hingga mengenakan face shield.

Sedangkan orangtua lainnya melihat prosesi itu dari live Instagram dan aplikasi Zoom. Beberapa orangtua siswa mengaku mau tak mau mengikuti prosesi tersebut karena kondisi yang masih diliputi kekhawatiran akan pandemi.


</content:encoded></item></channel></rss>
