<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kepala BNN: Penyalahgunaan Narkotika Meningkat 0,03%</title><description>&quot;Karena sudah lebih kurang 77 jenis narkotika NPS yang beredar di masyarakat,&quot; ungkapnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/25/337/2236167/kepala-bnn-penyalahgunaan-narkotika-meningkat-0-03</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/25/337/2236167/kepala-bnn-penyalahgunaan-narkotika-meningkat-0-03"/><item><title> Kepala BNN: Penyalahgunaan Narkotika Meningkat 0,03%</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/25/337/2236167/kepala-bnn-penyalahgunaan-narkotika-meningkat-0-03</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/25/337/2236167/kepala-bnn-penyalahgunaan-narkotika-meningkat-0-03</guid><pubDate>Kamis 25 Juni 2020 13:50 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/25/337/2236167/kepala-bnn-penyalahgunaan-narkotika-meningkat-0-03-MlWGF5Uzfm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BNN Komjen Heru Winarko (Foto: Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/25/337/2236167/kepala-bnn-penyalahgunaan-narkotika-meningkat-0-03-MlWGF5Uzfm.jpg</image><title>Kepala BNN Komjen Heru Winarko (Foto: Sindonews)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Heru Winarko mengungkapkan preferensi penyalahgunaan narkotika di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 0,03 persen di tahun 2019. Namun, angka tersebut masih di bawah batasan BNN.
&quot;Angka tersebut masih berada di bawah target peningkatan preferensi di mana sebagaimana tertuang dalam dokumen rencana jangka menengah tahun 2015-2019,&quot; kata&amp;nbsp;kata Heru saat rapat dengar pendapat bersama Komisi III DPR RI, Kamis (25/6/2020).

Heru menjelaskan, meningkatnya angka penyalahgunaan narkotika disebabkan semakin beragamnya jenis narkoba baru atau New Psychoactive Substances (NPS) yang beredar di masyarakat. &quot;Karena sudah lebih kurang 77 jenis narkotika NPS yang beredar di masyarakat,&quot; ungkapnya.
Berdasarkan pemantauan BNN selama satu dekade terakhir peningkatan NPS tersebut juga terjadi di dunia. Saat ini, narkoba tidak hanya ganja, kokain dan heroin, namun terjadi perluasan.
&quot;Satu dekade terakhir terjadi perluasan pasar yang dinamis untuk obat obatan sintetis dan penggunaan obat resep non medis,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Heru Winarko mengungkapkan preferensi penyalahgunaan narkotika di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 0,03 persen di tahun 2019. Namun, angka tersebut masih di bawah batasan BNN.
&quot;Angka tersebut masih berada di bawah target peningkatan preferensi di mana sebagaimana tertuang dalam dokumen rencana jangka menengah tahun 2015-2019,&quot; kata&amp;nbsp;kata Heru saat rapat dengar pendapat bersama Komisi III DPR RI, Kamis (25/6/2020).

Heru menjelaskan, meningkatnya angka penyalahgunaan narkotika disebabkan semakin beragamnya jenis narkoba baru atau New Psychoactive Substances (NPS) yang beredar di masyarakat. &quot;Karena sudah lebih kurang 77 jenis narkotika NPS yang beredar di masyarakat,&quot; ungkapnya.
Berdasarkan pemantauan BNN selama satu dekade terakhir peningkatan NPS tersebut juga terjadi di dunia. Saat ini, narkoba tidak hanya ganja, kokain dan heroin, namun terjadi perluasan.
&quot;Satu dekade terakhir terjadi perluasan pasar yang dinamis untuk obat obatan sintetis dan penggunaan obat resep non medis,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
