<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Agar Sehat sebagai Hewan Kurban, 1.000 Sapi Diberikan Obat Cacing Hati</title><description>Seperti biasa jelang Idul Adha atau Hari Raya Kurban, petugas dari dinas peternakan di berbagai daerah sibuk memantau kambing dan sapi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/25/512/2236256/agar-sehat-sebagai-hewan-kurban-1-000-sapi-diberikan-obat-cacing-hati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/25/512/2236256/agar-sehat-sebagai-hewan-kurban-1-000-sapi-diberikan-obat-cacing-hati"/><item><title>Agar Sehat sebagai Hewan Kurban, 1.000 Sapi Diberikan Obat Cacing Hati</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/25/512/2236256/agar-sehat-sebagai-hewan-kurban-1-000-sapi-diberikan-obat-cacing-hati</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/25/512/2236256/agar-sehat-sebagai-hewan-kurban-1-000-sapi-diberikan-obat-cacing-hati</guid><pubDate>Kamis 25 Juni 2020 15:14 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Solopos</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/25/512/2236256/agar-sehat-sebagai-hewan-kurban-1-000-sapi-diberikan-obat-cacing-hati-WAlcXz69w4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sapi di Sukoharjo diberikan obat cacing hati. Foto: Solopos</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/25/512/2236256/agar-sehat-sebagai-hewan-kurban-1-000-sapi-diberikan-obat-cacing-hati-WAlcXz69w4.jpg</image><title>Sapi di Sukoharjo diberikan obat cacing hati. Foto: Solopos</title></images><description>SOLO &amp;mdash; Seperti biasa jelang Idul Adha atau Hari Raya Kurban, petugas dari dinas peternakan di berbagai daerah sibuk memantau kambing dan sapi di peternakan. Sebab peternak merupakan panyalur hewan tersebut untuk dijadikan kurban.
Salah satu yang sudah sibuk jelang Hari Raya Kurban atau Idul Adha 1441 H, Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo. Mereka kini sedang gencar memberikan obat cacing hati kepada sekira 1.000 ekor sapi yang tersebar di 12 kecamatan.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Kamis (25/6/2020), petugas kesehatan hewan dari Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo mendatangi lokasi peternakan sapi di Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sukoharjo.
Mereka membawa obat cacing hati yang kemudian dimasukkan ke mulut sapi. Ada belasan ekor sapi yang diberi obat infeksi cacing hati oleh petugas.
Sebelumnya, petugas kesehatan hewan melakukan hal serupa di peternakan sapi yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Sukoharjo.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jelang Idul Adha, Dinas Peternakan Pastikan Hewan Kurban dalam Keadaan Sehat
&quot;Kami melakukan pengobatan cacing hati sapi secara massal menjelang Idul Adha. Jumlah sapi yang diberi obat cacing hati kurang lebih 1.000 ekor. Kegiatan ini dilakukan secara kontinyu hingga beberapa hari menjelang Idul Adha,&amp;rdquo; kata Kepala UPT Rumah Potong dan Pusat Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo, Leni Sri Lestari, sebagaimana dikutip dari Solopos.
Langkah ini dilakukan agar tak ada cacing di hati sapi kurban di Sukoharjo yang disembelih.
Ciri-Ciri Hati Sapi Bercacing
Warna hati sapi yang terinfeksi cacing biasanya lebih gelap dibanding hati sapi yang tak ada cacingnya. Hati sapi yang mengandung cacing berbahaya jika dikonsumsi manusia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Beli Hewan Kurban Secara Online, Ini yang Harus Diperhatikan
&quot;Jika ada sapi kurban yang sakit bisa ditukar dengan sapi kurban lain yang kondisinya sehat. Sapi kurban yang disembelih kondisinya harus sehat sehingga dagingnya aman dikonsumsi manusia,&quot; ujar Leni Sri Lestari.
Lebih jauh, Leni menyampaikan transaksi jual-beli hewan kurban dipusatkan di Pasar Hewan Bekonang, Kecamatan Mojolaban.
Namun Pasar Hewan Bekonang itu ditutup sejak Sukoharjo ditetapkan sebagai daerah dengan status kejadian luar biasa (KLB) Covid-19 pada akhir Maret.
Sebulan menjelang Idul Adha, banyak peternak sapi meminta agar Pasar Hewan Bekonang kembali dibuka.
&quot;Informasi yang saya terima Pasar Hewan Bekonang bakal kembali dibuka pada pekan depan. Aktivitas di pasar harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat,&quot; ujar dia.
Penjualan Menurun
Sementara itu, seorang peternak sapi asal Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sukoharjo, Panidi, mengatakan jumlah sapi kurban yang ia jual sebanyak 15 ekor.
Biasanya, Panidi menjual sapi di Pasar Hewan Bekonang. Namun, tak sedikit masyarakat yang mendatangi lokasi peternakan sapi untuk membeli sapi kurban.
Untuk 2020 ini, tingkat permintaan hewan kurban turun dibanding tahun-tahun sebelumnya akibat pandemi Covid-19.
&quot;Satu bulan sebelum Idul Adha sudah banyak pembeli yang memesan sapi. Mereka minta sapi diantar dua hari atau sehari menjelang Iduladha. Sekarang belum ada pembeli yang memesan sapi kurban,&quot; kata dia.
</description><content:encoded>SOLO &amp;mdash; Seperti biasa jelang Idul Adha atau Hari Raya Kurban, petugas dari dinas peternakan di berbagai daerah sibuk memantau kambing dan sapi di peternakan. Sebab peternak merupakan panyalur hewan tersebut untuk dijadikan kurban.
Salah satu yang sudah sibuk jelang Hari Raya Kurban atau Idul Adha 1441 H, Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo. Mereka kini sedang gencar memberikan obat cacing hati kepada sekira 1.000 ekor sapi yang tersebar di 12 kecamatan.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Kamis (25/6/2020), petugas kesehatan hewan dari Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo mendatangi lokasi peternakan sapi di Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sukoharjo.
Mereka membawa obat cacing hati yang kemudian dimasukkan ke mulut sapi. Ada belasan ekor sapi yang diberi obat infeksi cacing hati oleh petugas.
Sebelumnya, petugas kesehatan hewan melakukan hal serupa di peternakan sapi yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Sukoharjo.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jelang Idul Adha, Dinas Peternakan Pastikan Hewan Kurban dalam Keadaan Sehat
&quot;Kami melakukan pengobatan cacing hati sapi secara massal menjelang Idul Adha. Jumlah sapi yang diberi obat cacing hati kurang lebih 1.000 ekor. Kegiatan ini dilakukan secara kontinyu hingga beberapa hari menjelang Idul Adha,&amp;rdquo; kata Kepala UPT Rumah Potong dan Pusat Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo, Leni Sri Lestari, sebagaimana dikutip dari Solopos.
Langkah ini dilakukan agar tak ada cacing di hati sapi kurban di Sukoharjo yang disembelih.
Ciri-Ciri Hati Sapi Bercacing
Warna hati sapi yang terinfeksi cacing biasanya lebih gelap dibanding hati sapi yang tak ada cacingnya. Hati sapi yang mengandung cacing berbahaya jika dikonsumsi manusia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Beli Hewan Kurban Secara Online, Ini yang Harus Diperhatikan
&quot;Jika ada sapi kurban yang sakit bisa ditukar dengan sapi kurban lain yang kondisinya sehat. Sapi kurban yang disembelih kondisinya harus sehat sehingga dagingnya aman dikonsumsi manusia,&quot; ujar Leni Sri Lestari.
Lebih jauh, Leni menyampaikan transaksi jual-beli hewan kurban dipusatkan di Pasar Hewan Bekonang, Kecamatan Mojolaban.
Namun Pasar Hewan Bekonang itu ditutup sejak Sukoharjo ditetapkan sebagai daerah dengan status kejadian luar biasa (KLB) Covid-19 pada akhir Maret.
Sebulan menjelang Idul Adha, banyak peternak sapi meminta agar Pasar Hewan Bekonang kembali dibuka.
&quot;Informasi yang saya terima Pasar Hewan Bekonang bakal kembali dibuka pada pekan depan. Aktivitas di pasar harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat,&quot; ujar dia.
Penjualan Menurun
Sementara itu, seorang peternak sapi asal Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sukoharjo, Panidi, mengatakan jumlah sapi kurban yang ia jual sebanyak 15 ekor.
Biasanya, Panidi menjual sapi di Pasar Hewan Bekonang. Namun, tak sedikit masyarakat yang mendatangi lokasi peternakan sapi untuk membeli sapi kurban.
Untuk 2020 ini, tingkat permintaan hewan kurban turun dibanding tahun-tahun sebelumnya akibat pandemi Covid-19.
&quot;Satu bulan sebelum Idul Adha sudah banyak pembeli yang memesan sapi. Mereka minta sapi diantar dua hari atau sehari menjelang Iduladha. Sekarang belum ada pembeli yang memesan sapi kurban,&quot; kata dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
