<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Megawati Minta Kadernya Tak Anarkis Sikapi Pembakaran Bendera PDIP</title><description>Salah satu arahan Megawati, kata Faozan, meminta kader agar tetap tenang dan menempuhnya lewat jalur hukum.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/26/337/2237039/megawati-minta-kadernya-tak-anarkis-sikapi-pembakaran-bendera-pdip</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/26/337/2237039/megawati-minta-kadernya-tak-anarkis-sikapi-pembakaran-bendera-pdip"/><item><title>Megawati Minta Kadernya Tak Anarkis Sikapi Pembakaran Bendera PDIP</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/26/337/2237039/megawati-minta-kadernya-tak-anarkis-sikapi-pembakaran-bendera-pdip</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/26/337/2237039/megawati-minta-kadernya-tak-anarkis-sikapi-pembakaran-bendera-pdip</guid><pubDate>Jum'at 26 Juni 2020 19:24 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/26/337/2237039/megawati-minta-kadernya-tak-anarkis-sikapi-pembakaran-bendera-pdip-fh2vpNdXEf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/26/337/2237039/megawati-minta-kadernya-tak-anarkis-sikapi-pembakaran-bendera-pdip-fh2vpNdXEf.jpg</image><title>Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Faozan Amar membeberkan arahan Ketua Umumnya, Megawati Soekarnoputri, menanggapi insiden pembakaran bendera partai berlambang banteng moncong putih tersebut. Salah satu arahan Megawati, kata Faozan, meminta kader agar tetap tenang dan menempuhnya lewat jalur hukum.

Tak hanya itu, sambung Faozan, Megawati juga menginstruksikan kadernya agar tidak berbuat anarkis. Sebab, hal itu dianggap dapat merugikan banyak pihak.

&quot;Ya sebagaimana dijelaskan dalam surat arahan itu kan kita diminta untuk tetap tenang, kita diminta untuk tetap melakukan proses hukum, tidak terpancing emosi apalagi sampai menimbulkan tindakan anarkis dan kisruh yang bisa merugikan semua pihak,&quot; beber Faozan saat berbincang dalam tayangan iNews Special Report, Jumat (26/6/2020).

Dalam surat arahan Megawati, terdapat juga instruksi agar para kadernya merapatkan barisan. Faozan menjelaskan maksud rapatkan barisan dalam surat arahan Megawati. Kata dia, rapatkan barisan yang dimaksud meminta agar kader PDIP solid dalam menghadapi insiden ini.

&quot;Ya kita sebagai partai kan memang harus solid. Selama ini kan PDI Perjuangan terkenal dengan soliditas itu. Tema ulang tahun PDIP tahun ini kan soliditas, bagaimana mewujudkan soliditas itu. Sekarang soliditas itu sedang diuji ketika kita menghadapi masalah ini,&quot; ungkapnya.

Ketua PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) ini mengklaim apa yang dilakukan kader PDIP belakangan ini menanggapi insiden pembakaran bendera PDIP, bukan sebuah aksi demonstrasi. Kata Faozan, itu hanya untuk mengawal pelaporan ke jajaran Polres setempat.

&quot;Sebenarnya bukan demo , kita mendatangi Polres untuk melaporkan kejadian pembakaran bendera pada saat insiden di Jakarta. Tentu kader partai ada yang ingin, rasa memiliki terhadap partai itu hadir ke Polres. Itu tidak bisa kita larang,&quot; ucapnya.

Berikut isi lengkap surat arahan Ketua Umum DPP PDIP :

SURAT PERINTAH HARIAN
&amp;nbsp;
KETUA UMUM PDI PERJUANGAN
&amp;nbsp;
Merdeka !!!
&amp;nbsp;
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan adalah Partai yang sah dan dibangun melalui sejarah panjang serta berakar kuat pada sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, melalui Partai Nasional Indonesia yang didirikan oleh Bung Karno pada tanggal 4 Juli 1927.
&amp;nbsp;
PDI Perjuangan juga memiliki sejarah panjang di dalam memerjuangkan hak demokrasi rakyat, meskipun membawa konsekuensi di kuyo-kuyo, di pecah belah, dan puncaknya penyerangan kantor Partai pada tanggal 27 Juli 1996.
&amp;nbsp;
Meskipun demikian dalam perjalanannya, PDI Perjuangan tetap dan selalu akan menempuh jalan hukum. PDI Perjuangan akan terus mengobarkan elan perjuangan bagi dedikasi Partai untuk Rakyat, Bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
&amp;nbsp;
Atas dasar hal tersebut, sebagai Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan saya tegaskan bahwa PDI Perjuangan tidak pernah memiliki keinginan untuk memecah belah bangsa sebab kita adalah pengikut Bung Karno yang menempatkan Pancasila sebagai suluh perjuangan bangsa.
&amp;nbsp;
Terus rapatkan barisan!
&amp;nbsp;
Tempuhlah jalan hukum, perkuat persatuan dengan rakyat, karena rakyatlah cakrawati Partai.
&amp;nbsp;
Sekali Merdeka Tetap Merdeka!
&amp;nbsp;
Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh!
&amp;nbsp;
Bendera selalu tegak!! Seluruh kader siap menjaganya!!!
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Faozan Amar membeberkan arahan Ketua Umumnya, Megawati Soekarnoputri, menanggapi insiden pembakaran bendera partai berlambang banteng moncong putih tersebut. Salah satu arahan Megawati, kata Faozan, meminta kader agar tetap tenang dan menempuhnya lewat jalur hukum.

Tak hanya itu, sambung Faozan, Megawati juga menginstruksikan kadernya agar tidak berbuat anarkis. Sebab, hal itu dianggap dapat merugikan banyak pihak.

&quot;Ya sebagaimana dijelaskan dalam surat arahan itu kan kita diminta untuk tetap tenang, kita diminta untuk tetap melakukan proses hukum, tidak terpancing emosi apalagi sampai menimbulkan tindakan anarkis dan kisruh yang bisa merugikan semua pihak,&quot; beber Faozan saat berbincang dalam tayangan iNews Special Report, Jumat (26/6/2020).

Dalam surat arahan Megawati, terdapat juga instruksi agar para kadernya merapatkan barisan. Faozan menjelaskan maksud rapatkan barisan dalam surat arahan Megawati. Kata dia, rapatkan barisan yang dimaksud meminta agar kader PDIP solid dalam menghadapi insiden ini.

&quot;Ya kita sebagai partai kan memang harus solid. Selama ini kan PDI Perjuangan terkenal dengan soliditas itu. Tema ulang tahun PDIP tahun ini kan soliditas, bagaimana mewujudkan soliditas itu. Sekarang soliditas itu sedang diuji ketika kita menghadapi masalah ini,&quot; ungkapnya.

Ketua PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) ini mengklaim apa yang dilakukan kader PDIP belakangan ini menanggapi insiden pembakaran bendera PDIP, bukan sebuah aksi demonstrasi. Kata Faozan, itu hanya untuk mengawal pelaporan ke jajaran Polres setempat.

&quot;Sebenarnya bukan demo , kita mendatangi Polres untuk melaporkan kejadian pembakaran bendera pada saat insiden di Jakarta. Tentu kader partai ada yang ingin, rasa memiliki terhadap partai itu hadir ke Polres. Itu tidak bisa kita larang,&quot; ucapnya.

Berikut isi lengkap surat arahan Ketua Umum DPP PDIP :

SURAT PERINTAH HARIAN
&amp;nbsp;
KETUA UMUM PDI PERJUANGAN
&amp;nbsp;
Merdeka !!!
&amp;nbsp;
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan adalah Partai yang sah dan dibangun melalui sejarah panjang serta berakar kuat pada sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, melalui Partai Nasional Indonesia yang didirikan oleh Bung Karno pada tanggal 4 Juli 1927.
&amp;nbsp;
PDI Perjuangan juga memiliki sejarah panjang di dalam memerjuangkan hak demokrasi rakyat, meskipun membawa konsekuensi di kuyo-kuyo, di pecah belah, dan puncaknya penyerangan kantor Partai pada tanggal 27 Juli 1996.
&amp;nbsp;
Meskipun demikian dalam perjalanannya, PDI Perjuangan tetap dan selalu akan menempuh jalan hukum. PDI Perjuangan akan terus mengobarkan elan perjuangan bagi dedikasi Partai untuk Rakyat, Bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
&amp;nbsp;
Atas dasar hal tersebut, sebagai Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan saya tegaskan bahwa PDI Perjuangan tidak pernah memiliki keinginan untuk memecah belah bangsa sebab kita adalah pengikut Bung Karno yang menempatkan Pancasila sebagai suluh perjuangan bangsa.
&amp;nbsp;
Terus rapatkan barisan!
&amp;nbsp;
Tempuhlah jalan hukum, perkuat persatuan dengan rakyat, karena rakyatlah cakrawati Partai.
&amp;nbsp;
Sekali Merdeka Tetap Merdeka!
&amp;nbsp;
Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh!
&amp;nbsp;
Bendera selalu tegak!! Seluruh kader siap menjaganya!!!
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
