<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Risma Klaim Angka Penularan Covid-19 Turun di Surabaya</title><description>Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengklaim penularan Covid-19 atau virus corona di Kota Pahlawan sudah turun.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/26/519/2237007/risma-klaim-angka-penularan-covid-19-turun-di-surabaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/26/519/2237007/risma-klaim-angka-penularan-covid-19-turun-di-surabaya"/><item><title>Risma Klaim Angka Penularan Covid-19 Turun di Surabaya</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/26/519/2237007/risma-klaim-angka-penularan-covid-19-turun-di-surabaya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/26/519/2237007/risma-klaim-angka-penularan-covid-19-turun-di-surabaya</guid><pubDate>Jum'at 26 Juni 2020 18:32 WIB</pubDate><dc:creator>Syaiful Islam</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/26/519/2237007/risma-klaim-penularan-covid-19-turun-di-surabaya-lcfow6KKsw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/26/519/2237007/risma-klaim-penularan-covid-19-turun-di-surabaya-lcfow6KKsw.jpg</image><title>Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Foto: Okezone)</title></images><description>SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengklaim penularan Covid-19 atau virus corona di Kota Pahlawan sudah turun. Namun, Risma tidak menyebutkan data terkait penurunan Covid-19 di Surabaya.
Risma berdalih tidak membeberkan data Covid-19 karena dikira takut tidak bekerja. Saat ini, total warga Surabaya yang terpapar Covid-19 hingga per 25 Juni 2020 sebanyak 5.157 orang.
&quot;Udah turun cuma tadi saya nggak nyampaikan angka, seolah-olah saya gak kerja. Sebetulnya turun angka itu. Kita tetap lakukan (testing dan tracing), tapi memang turun hasilnya,&quot; ucap Risma usai rapat koordinasi penanganan Covid-19 bersama Menko Polhukam Mahfud MD di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (26/6/2020).
&amp;nbsp;
Menurut Risma, pihaknya terus melakukan testing dan tracing meski mobil bantuan BNPB dan BIN sudah pindah dari Surabaya. Testing dan tracing dilakukan petugas gabungan meliputi puskesmas, babinsa, kelurahan dan babinkamtibmas.
&quot;Nanti kalau enggak banyak saya dituduh enggak nyambut gawe (tidak kerja), kan repot. Memang hasilnya seperti itu. Ini kemarin hasilnya tertinggi, sebetulnya ini hasil swab seminggu yang lalu, tapi kalau setelah itu turun,&quot; tukas Risma.
Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo memberi waktu dua minggu kepada Pemprov Jatim untuk menurunkan angka penularan Covid-19 dalam kunjungan ke Posko Gugus Tugas Provinsi Jatim, Gedung Grahadi, Surabaya.
Jokowi juga memberikan sejumlah instruksi terkait penanganan tersebut. Seperti tes masif, pelacakan secara agresif, perawatan, dan isolasi mandiri terhadap pasien tanpa keluhan yang harus terus dilakukan dengan ketat.</description><content:encoded>SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengklaim penularan Covid-19 atau virus corona di Kota Pahlawan sudah turun. Namun, Risma tidak menyebutkan data terkait penurunan Covid-19 di Surabaya.
Risma berdalih tidak membeberkan data Covid-19 karena dikira takut tidak bekerja. Saat ini, total warga Surabaya yang terpapar Covid-19 hingga per 25 Juni 2020 sebanyak 5.157 orang.
&quot;Udah turun cuma tadi saya nggak nyampaikan angka, seolah-olah saya gak kerja. Sebetulnya turun angka itu. Kita tetap lakukan (testing dan tracing), tapi memang turun hasilnya,&quot; ucap Risma usai rapat koordinasi penanganan Covid-19 bersama Menko Polhukam Mahfud MD di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (26/6/2020).
&amp;nbsp;
Menurut Risma, pihaknya terus melakukan testing dan tracing meski mobil bantuan BNPB dan BIN sudah pindah dari Surabaya. Testing dan tracing dilakukan petugas gabungan meliputi puskesmas, babinsa, kelurahan dan babinkamtibmas.
&quot;Nanti kalau enggak banyak saya dituduh enggak nyambut gawe (tidak kerja), kan repot. Memang hasilnya seperti itu. Ini kemarin hasilnya tertinggi, sebetulnya ini hasil swab seminggu yang lalu, tapi kalau setelah itu turun,&quot; tukas Risma.
Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo memberi waktu dua minggu kepada Pemprov Jatim untuk menurunkan angka penularan Covid-19 dalam kunjungan ke Posko Gugus Tugas Provinsi Jatim, Gedung Grahadi, Surabaya.
Jokowi juga memberikan sejumlah instruksi terkait penanganan tersebut. Seperti tes masif, pelacakan secara agresif, perawatan, dan isolasi mandiri terhadap pasien tanpa keluhan yang harus terus dilakukan dengan ketat.</content:encoded></item></channel></rss>
