<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Arahan di Tengah Pandemi Covid-19, Jokowi Sebut Reshuffle hingga Bubarkan Lembaga Negara   </title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan arahan secara tengas di tengah pandemi virus corona (Covid-19).</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/28/337/2237791/arahan-di-tengah-pandemi-covid-19-jokowi-sebut-reshuffle-hingga-bubarkan-lembaga-negara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/28/337/2237791/arahan-di-tengah-pandemi-covid-19-jokowi-sebut-reshuffle-hingga-bubarkan-lembaga-negara"/><item><title>Arahan di Tengah Pandemi Covid-19, Jokowi Sebut Reshuffle hingga Bubarkan Lembaga Negara   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/28/337/2237791/arahan-di-tengah-pandemi-covid-19-jokowi-sebut-reshuffle-hingga-bubarkan-lembaga-negara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/28/337/2237791/arahan-di-tengah-pandemi-covid-19-jokowi-sebut-reshuffle-hingga-bubarkan-lembaga-negara</guid><pubDate>Minggu 28 Juni 2020 18:31 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/28/337/2237791/arahan-tegas-di-tengah-pandemi-covid-19-jokowi-sebut-reshuffle-hingga-bubarkan-lembaga-negara-0W72UrERK2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo. Foto: Biro Pers Setpres</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/28/337/2237791/arahan-tegas-di-tengah-pandemi-covid-19-jokowi-sebut-reshuffle-hingga-bubarkan-lembaga-negara-0W72UrERK2.jpg</image><title>Presiden Joko Widodo. Foto: Biro Pers Setpres</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan arahan secara tengas di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Kepala Negara menyampaikan arahannya itu dalam Sidang Kabinet di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/6/2020).
Jokowi menegaskan, dirinya akan mengambil langkah extra ordinary guna mencegah krisis ekonomi yang semakin meluas di tengah Pandemi Covid-19. Bahkan ia berani mempertaruhkan reputasi politiknya.
&quot;Saya harus ngomong apa adanya nggak ada progres yang signifikan. Itu nggak ada,&quot; ucap Jokowi dalam Sidang Kabinet sebagaimana dikutip dari akun Youtube Sekretariat Presiden yang videonya diunggah pada Minggu (28/6/2020).
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan dirinya siap kembali menerbitkan Perppu sebagai payung hukum kementerian dan lembaga dalam mengambil kebijakan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Presiden Jokowi Klaim Pemerintah Miliki Data Covid-19 Komplit
&quot;Kalau mau minta Perppu lagi saya buatin Perppu. Kalau yang sudah ada belum cukup asal untuk rakyat, asal untuk negara. Saya pertaruhkan reputasi politik saya. Sekali lagi tolong ini betul-betul dirasakan kita semuanya, jangan sampai ada hal yang justru menganggu,&quot; tuturnya.
Jokowi kembali mengingatkan bahwa pemerintah harus berani mengambil kebijakan luar biasa baik secara politik, hingga langkah lainnya untuk menyematkan negara dari krisis akibat Covid-19.
&quot;Dan saya membuka yang namanya entah langkah politik, entah langkah-langkah kepemrintahan akan saya buka. Langkah apapun yang extra ordinary akan saya lakukan. Untuk 267 juta rakyat kita. Untuk negara,&quot; ucapnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi Ingatkan Masyarakat Ancaman Covid-19 Belum Berakhir
Ia pun menyinggung reshuflle di Kabinet Indonesia Maju hingga membubarkan lembaga negara dalam mencegah krisis di Tanah Air.
&quot;Bisa saja, membubarkan lembaga. Bisa saja reshuffle. Udah kepikiran ke mana-mana saya. Entah buat Perppu yang lebih penting lagi. Kalau memang diperlukan. Karena memang suasana ini harus ada, suasana ini tidak, bapak ibu tidak merasakan itu, sudah,&quot; tegasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan arahan secara tengas di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Kepala Negara menyampaikan arahannya itu dalam Sidang Kabinet di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/6/2020).
Jokowi menegaskan, dirinya akan mengambil langkah extra ordinary guna mencegah krisis ekonomi yang semakin meluas di tengah Pandemi Covid-19. Bahkan ia berani mempertaruhkan reputasi politiknya.
&quot;Saya harus ngomong apa adanya nggak ada progres yang signifikan. Itu nggak ada,&quot; ucap Jokowi dalam Sidang Kabinet sebagaimana dikutip dari akun Youtube Sekretariat Presiden yang videonya diunggah pada Minggu (28/6/2020).
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan dirinya siap kembali menerbitkan Perppu sebagai payung hukum kementerian dan lembaga dalam mengambil kebijakan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Presiden Jokowi Klaim Pemerintah Miliki Data Covid-19 Komplit
&quot;Kalau mau minta Perppu lagi saya buatin Perppu. Kalau yang sudah ada belum cukup asal untuk rakyat, asal untuk negara. Saya pertaruhkan reputasi politik saya. Sekali lagi tolong ini betul-betul dirasakan kita semuanya, jangan sampai ada hal yang justru menganggu,&quot; tuturnya.
Jokowi kembali mengingatkan bahwa pemerintah harus berani mengambil kebijakan luar biasa baik secara politik, hingga langkah lainnya untuk menyematkan negara dari krisis akibat Covid-19.
&quot;Dan saya membuka yang namanya entah langkah politik, entah langkah-langkah kepemrintahan akan saya buka. Langkah apapun yang extra ordinary akan saya lakukan. Untuk 267 juta rakyat kita. Untuk negara,&quot; ucapnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi Ingatkan Masyarakat Ancaman Covid-19 Belum Berakhir
Ia pun menyinggung reshuflle di Kabinet Indonesia Maju hingga membubarkan lembaga negara dalam mencegah krisis di Tanah Air.
&quot;Bisa saja, membubarkan lembaga. Bisa saja reshuffle. Udah kepikiran ke mana-mana saya. Entah buat Perppu yang lebih penting lagi. Kalau memang diperlukan. Karena memang suasana ini harus ada, suasana ini tidak, bapak ibu tidak merasakan itu, sudah,&quot; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
