<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Penyerangan Mapolres OKI, Polisi Sebut Pelaku Bukan Teroris   </title><description>Indra Oktomi (35 tahun) mengamuk dengan melakukan penyerangan ke Mapolres Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel).</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/28/609/2237715/kasus-penyerangan-mapolres-oki-polisi-sebut-pelaku-bukan-teroris</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/28/609/2237715/kasus-penyerangan-mapolres-oki-polisi-sebut-pelaku-bukan-teroris"/><item><title>Kasus Penyerangan Mapolres OKI, Polisi Sebut Pelaku Bukan Teroris   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/28/609/2237715/kasus-penyerangan-mapolres-oki-polisi-sebut-pelaku-bukan-teroris</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/28/609/2237715/kasus-penyerangan-mapolres-oki-polisi-sebut-pelaku-bukan-teroris</guid><pubDate>Minggu 28 Juni 2020 14:54 WIB</pubDate><dc:creator>Era Neizma Wedya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/28/609/2237715/kasus-penyerangan-mapolres-oki-polisi-sebut-pelaku-bukan-teroris-ELwQANp6d1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pagar Mapolres OKI ambruk ditabarak menggunakan mobil oleh seorang pelaku penyerangan. Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/28/609/2237715/kasus-penyerangan-mapolres-oki-polisi-sebut-pelaku-bukan-teroris-ELwQANp6d1.jpg</image><title>Pagar Mapolres OKI ambruk ditabarak menggunakan mobil oleh seorang pelaku penyerangan. Foto: Istimewa</title></images><description>OKI - Indra Oktomi (35 tahun) mengamuk dengan melakukan penyerangan ke Mapolres Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), Minggu (28/6/2020) dini hari.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan pelaku tercatat sebagai warga Desa Mangunjaya, Kecamatan SP Padang, Kabupaten OKI. Pelaku berhasil dilumpuhkan petugas saat melakukan aksi penyerangan itu.

&quot;Petugas yang mengepung pelaku sudah memberikan tembakan peringatan. Namun, pelaku ini justru mencoba kembali menyerang dengan senapan angin. Hingga kemudian dia tewas setelah tertembak di bagian kakinya,&quot; katanya.

Selain senapan angin, dalam menjalankan aksinya pelaku ini dipersenjatai dengan gancu beras dan gunting. Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan atas motif pelaku melakukan penyerangan tersebut.
Baca Juga:&amp;nbsp;Mapolres OKI Diserang, 1 Polisi Terluka dan Pelaku Tewas Ditembak&amp;nbsp;
&quot;Motif belum diketahui, tapi dugaan sementara pelaku ini dendam terhadap anggota polisi karena pernah ditangkap atas kasus penganiayaan. Selain itu pelaku juga diduga dalam pengaruh narkoba,&quot; katanya.

Dikatakan Supriadi, kasus ini tidak ada kaitannya dengan aksi terorisme. Sebab, dari hasil penyelidikan sementara, petugas tidak menemukan arah jika yang bersangkutan tergabung dalam organisasi maupun kelompok radikal tertentu. &quot;Bukan terorisme, tidak ada arah ke sana (kelompok radikal),&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>OKI - Indra Oktomi (35 tahun) mengamuk dengan melakukan penyerangan ke Mapolres Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), Minggu (28/6/2020) dini hari.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan pelaku tercatat sebagai warga Desa Mangunjaya, Kecamatan SP Padang, Kabupaten OKI. Pelaku berhasil dilumpuhkan petugas saat melakukan aksi penyerangan itu.

&quot;Petugas yang mengepung pelaku sudah memberikan tembakan peringatan. Namun, pelaku ini justru mencoba kembali menyerang dengan senapan angin. Hingga kemudian dia tewas setelah tertembak di bagian kakinya,&quot; katanya.

Selain senapan angin, dalam menjalankan aksinya pelaku ini dipersenjatai dengan gancu beras dan gunting. Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan atas motif pelaku melakukan penyerangan tersebut.
Baca Juga:&amp;nbsp;Mapolres OKI Diserang, 1 Polisi Terluka dan Pelaku Tewas Ditembak&amp;nbsp;
&quot;Motif belum diketahui, tapi dugaan sementara pelaku ini dendam terhadap anggota polisi karena pernah ditangkap atas kasus penganiayaan. Selain itu pelaku juga diduga dalam pengaruh narkoba,&quot; katanya.

Dikatakan Supriadi, kasus ini tidak ada kaitannya dengan aksi terorisme. Sebab, dari hasil penyelidikan sementara, petugas tidak menemukan arah jika yang bersangkutan tergabung dalam organisasi maupun kelompok radikal tertentu. &quot;Bukan terorisme, tidak ada arah ke sana (kelompok radikal),&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
