<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemkot Bekasi Bakal Gelar Rapid Test Covid-19 untuk Pedagang Hewan Kurban      </title><description>Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berencana menggelar rapid test untuk para pedagang hewan kurban.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/29/338/2238326/pemkot-bekasi-bakal-gelar-rapid-test-covid-19-untuk-pedagang-hewan-kurban</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/06/29/338/2238326/pemkot-bekasi-bakal-gelar-rapid-test-covid-19-untuk-pedagang-hewan-kurban"/><item><title>Pemkot Bekasi Bakal Gelar Rapid Test Covid-19 untuk Pedagang Hewan Kurban      </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/06/29/338/2238326/pemkot-bekasi-bakal-gelar-rapid-test-covid-19-untuk-pedagang-hewan-kurban</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/06/29/338/2238326/pemkot-bekasi-bakal-gelar-rapid-test-covid-19-untuk-pedagang-hewan-kurban</guid><pubDate>Senin 29 Juni 2020 17:44 WIB</pubDate><dc:creator>Wisnu Yusep</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/29/338/2238326/pemkot-bekasi-bakal-gelar-rapid-test-covid-19-untuk-pedagang-hewan-kurban-WWXRZMn8cH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pedagang hewan kurban di Bekasi. Foto: Wisnu Yusep-Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/29/338/2238326/pemkot-bekasi-bakal-gelar-rapid-test-covid-19-untuk-pedagang-hewan-kurban-WWXRZMn8cH.jpg</image><title>Pedagang hewan kurban di Bekasi. Foto: Wisnu Yusep-Okezone</title></images><description>BEKASI &amp;mdash; Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berencana menggelar rapid test untuk para pedagang hewan kurban. Petugas kesehatan nantinya akan melakukan penyisiran terhadap lapak-lapak pedagang hewan kurban.

&quot;Jadi mulai dari proses mereka datang, tidak saja hewannya, juga orangnya, kita terjunkan petugas yang kita miliki, kemudian juga kita mendorong ke RW-RW siaga,&quot; kata Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Senin (29/6/2020).

Dia menegaskan akan mengawasi secara ketat para pedagang hewan kurban, utamanya di wilayah zona merah virus corona atau Covid-19. Mereka yang datang mengirim hewan kurban benar-benar diawasi oleh petugas medis.

&quot;Kalau untuk hewannya tentu yang kita hawatirkan adalah penyakit antraks, kemudian yang datang (pedagang/pengantar hewan), jika dia datang dari zona merah kita awasi,&quot; kata Tri.
Baca Juga:&amp;nbsp;Permintaan Hewan Kurban di Bekasi Justru Meningkat saat Pandemi Covid-19&amp;nbsp;
Jika pada saat pengecekan terdapat pedagang yang memiliki indikasi Covid-19, tim medis akan segera melakukan penanganan lebih lanjut.

&quot;Kita masih punya rapid test digunakan gratis seluruh warga masyarakat yang akan hadir di Kota Bekasi,&quot; ungkapnya.

Sementara seorang pedagang hewan kurban, Sayadi Ogay mengaku siap bila Pemerintah Kota Bekasi menerapkan protokol kesehatan bagi para pedagang hewan kurban.

&quot;Kita mah selalu ikutin pemerintah. Kalau disuruh menerapkan protokol kesehatan, kami sudah. Saya siapin semua dari maskernya, hand sanitizer, penerpakan jaga jarak kalau jadi penumpukan pembeli,&quot; kata Ogay ketika ditemui Okezone.

Ogay memastikan segala bentuk kebijakan pemerintah selalu diikuti. Salah satunya mengenai kesehatan hewan kurban. &quot;Hewannya juga kita punya teman penguji, baik dari MUI maupun labnya dari IPB, karena banyak juga yang magang di sini,&quot; katanya.

Terlebih lagi, diakui Ogay, pihaknya selalu melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban melalui dokter hewan di wilayahnya. &quot;Kita punya dokternya, dan itu selalu dicek rutin,&quot; jelas dia.
</description><content:encoded>BEKASI &amp;mdash; Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berencana menggelar rapid test untuk para pedagang hewan kurban. Petugas kesehatan nantinya akan melakukan penyisiran terhadap lapak-lapak pedagang hewan kurban.

&quot;Jadi mulai dari proses mereka datang, tidak saja hewannya, juga orangnya, kita terjunkan petugas yang kita miliki, kemudian juga kita mendorong ke RW-RW siaga,&quot; kata Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Senin (29/6/2020).

Dia menegaskan akan mengawasi secara ketat para pedagang hewan kurban, utamanya di wilayah zona merah virus corona atau Covid-19. Mereka yang datang mengirim hewan kurban benar-benar diawasi oleh petugas medis.

&quot;Kalau untuk hewannya tentu yang kita hawatirkan adalah penyakit antraks, kemudian yang datang (pedagang/pengantar hewan), jika dia datang dari zona merah kita awasi,&quot; kata Tri.
Baca Juga:&amp;nbsp;Permintaan Hewan Kurban di Bekasi Justru Meningkat saat Pandemi Covid-19&amp;nbsp;
Jika pada saat pengecekan terdapat pedagang yang memiliki indikasi Covid-19, tim medis akan segera melakukan penanganan lebih lanjut.

&quot;Kita masih punya rapid test digunakan gratis seluruh warga masyarakat yang akan hadir di Kota Bekasi,&quot; ungkapnya.

Sementara seorang pedagang hewan kurban, Sayadi Ogay mengaku siap bila Pemerintah Kota Bekasi menerapkan protokol kesehatan bagi para pedagang hewan kurban.

&quot;Kita mah selalu ikutin pemerintah. Kalau disuruh menerapkan protokol kesehatan, kami sudah. Saya siapin semua dari maskernya, hand sanitizer, penerpakan jaga jarak kalau jadi penumpukan pembeli,&quot; kata Ogay ketika ditemui Okezone.

Ogay memastikan segala bentuk kebijakan pemerintah selalu diikuti. Salah satunya mengenai kesehatan hewan kurban. &quot;Hewannya juga kita punya teman penguji, baik dari MUI maupun labnya dari IPB, karena banyak juga yang magang di sini,&quot; katanya.

Terlebih lagi, diakui Ogay, pihaknya selalu melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban melalui dokter hewan di wilayahnya. &quot;Kita punya dokternya, dan itu selalu dicek rutin,&quot; jelas dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
