<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fakta Baru, Kelompok Nus Kei Sempat Ancam John Kei Lewat Video</title><description>Selain masalah pembagian hasil penjualan tanah di Ambon, ternyata kelompok John Kei terprovokasi video ancaman dari kelompok Nus Kei.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/01/338/2239558/fakta-baru-kelompok-nus-kei-sempat-ancam-john-kei-lewat-video</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/01/338/2239558/fakta-baru-kelompok-nus-kei-sempat-ancam-john-kei-lewat-video"/><item><title>Fakta Baru, Kelompok Nus Kei Sempat Ancam John Kei Lewat Video</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/01/338/2239558/fakta-baru-kelompok-nus-kei-sempat-ancam-john-kei-lewat-video</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/01/338/2239558/fakta-baru-kelompok-nus-kei-sempat-ancam-john-kei-lewat-video</guid><pubDate>Rabu 01 Juli 2020 16:20 WIB</pubDate><dc:creator>Sindonews</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/01/338/2239558/fakta-baru-kelompok-nus-kei-sempat-ancam-john-kei-lewat-video-dQlJyRHT3O.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Sindonews</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/01/338/2239558/fakta-baru-kelompok-nus-kei-sempat-ancam-john-kei-lewat-video-dQlJyRHT3O.jpg</image><title>Foto: Sindonews</title></images><description>JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkapkan fakta baru terkait kasus penyerangan kelompok John Kei di  Perumahan Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang dan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Akibat peristiwa tersebut, seorang anak buah Nus Kei  yang bernama  Yustus Corwing Rahakbau meregang nyawa.
Selain masalah pembagian hasil penjualan tanah di Ambon, ternyata kelompok John Kei terprovokasi video ancaman dari kelompok Nus Kei.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat menjelaskan, saat pemeriksaan para tersangka, penyidik mendapat temuan baru terkait penyerangan kelompok John Kei.
Namun demikian, ancaman melalui video tersebut merupakan serangkaian masalah pribadi antara John Kei dan Nus Kei yang dipicu soal pembagian hasil penjualan tanah.
&quot;Apakah video itu betul beredar? Iya, apakah itu bisa jadi pemicu? Jawabannya mungkin iya, tapi itu merupakan rangkaian panjang dari peristiwa hubungan di antara dua personal tersebut,&quot; kata Tubagus dikutip Sindonews, Rabu (1/7/2020).
Video tersebut kata dia, juga dijadikan barang bukti dalam kasus ini. Selain itu, terdapat sejumlah barang bukti lainnya seperti riwayat pesan WhatsApp antara Nus Kei dan John Kei.
&quot;Semua rangkaian buktinya sudah ada dari mulai percakapan telepon dari WhatsApp, dari berbagai macam ada yang menunjukkan bahwa adanya konflik di antara dua orang tersebut,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkapkan fakta baru terkait kasus penyerangan kelompok John Kei di  Perumahan Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang dan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Akibat peristiwa tersebut, seorang anak buah Nus Kei  yang bernama  Yustus Corwing Rahakbau meregang nyawa.
Selain masalah pembagian hasil penjualan tanah di Ambon, ternyata kelompok John Kei terprovokasi video ancaman dari kelompok Nus Kei.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat menjelaskan, saat pemeriksaan para tersangka, penyidik mendapat temuan baru terkait penyerangan kelompok John Kei.
Namun demikian, ancaman melalui video tersebut merupakan serangkaian masalah pribadi antara John Kei dan Nus Kei yang dipicu soal pembagian hasil penjualan tanah.
&quot;Apakah video itu betul beredar? Iya, apakah itu bisa jadi pemicu? Jawabannya mungkin iya, tapi itu merupakan rangkaian panjang dari peristiwa hubungan di antara dua personal tersebut,&quot; kata Tubagus dikutip Sindonews, Rabu (1/7/2020).
Video tersebut kata dia, juga dijadikan barang bukti dalam kasus ini. Selain itu, terdapat sejumlah barang bukti lainnya seperti riwayat pesan WhatsApp antara Nus Kei dan John Kei.
&quot;Semua rangkaian buktinya sudah ada dari mulai percakapan telepon dari WhatsApp, dari berbagai macam ada yang menunjukkan bahwa adanya konflik di antara dua orang tersebut,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
