<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengemudi Ojol Sering Menjambret, Sampai Lupa Berapa Kali Beraksi</title><description>Pelaku saja lupa di mana saja TKP-nya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/02/338/2240022/pengemudi-ojol-sering-menjambret-sampai-lupa-berapa-kali-beraksi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/02/338/2240022/pengemudi-ojol-sering-menjambret-sampai-lupa-berapa-kali-beraksi"/><item><title>Pengemudi Ojol Sering Menjambret, Sampai Lupa Berapa Kali Beraksi</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/02/338/2240022/pengemudi-ojol-sering-menjambret-sampai-lupa-berapa-kali-beraksi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/02/338/2240022/pengemudi-ojol-sering-menjambret-sampai-lupa-berapa-kali-beraksi</guid><pubDate>Kamis 02 Juli 2020 13:40 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/02/338/2240022/pengemudi-ojol-sering-menjambret-sampai-lupa-berapa-kali-beraksi-louf8gh3Gs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pejambret ini juga seorang driver ojol, yang lupa TKP pejambretannya di mana saja (Foto : Sindonews.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/02/338/2240022/pengemudi-ojol-sering-menjambret-sampai-lupa-berapa-kali-beraksi-louf8gh3Gs.jpg</image><title>Pejambret ini juga seorang driver ojol, yang lupa TKP pejambretannya di mana saja (Foto : Sindonews.com)</title></images><description>JAKARTA - Seorang pengemudi ojek online berinisial AJ rupanya sering jadi pejambret di sejumlah wilayah Jakarta. Aksinya pun sempat viral di media sosial usai nekat mengambil hanphone seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) bernama Alza Rendian di depan Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto mengatakan, AJ berdalih nekat menjambret karena terdesak kebutuhan hidup. Pelaku merampas HP ketika korban sedang memesan ojol lewat aplikasi.

&quot;Pelaku ini berperan sebagai esekutor. Sedangkan rekannya masih kami buru,&quot; kata Heru seperti dilansir dari Sindonews.com, Kamis (2/7/2020).

Heru menjelaskan, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku setelah petugas melakukan pemeriksa CCTV dan dua orang saksi yaitu Satpam KKP. &quot;Satu kami tangkap setelah aksinya terekam CCTV,&quot; tuturnya.

Kepada penyidik pelaku berinisial AJ ini sudah puluhan kali beraksi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. &quot;Pelaku saja lupa di mana saja TKP (tempat kejadian perkara)-nya,&quot; kata Heru.

Menurutnya, pelaku AJ spesialis perampasan HP yang beraksi ketika korbannya sedang lengah. &quot;Pelaku ini spesialis perampasan HP,&quot; ujarnya.

Heru mengimbau agar masyarakat untuk berhati-hati ketika menggunakan HP di pinggir jalan. &quot;Sebaiknya mayarakat untuk berhati- hati saat mengoperasikan HP karena para pelaku kejahatan selalu mengintai,&quot; imbuhnya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Kapolri Tegaskan Polisi Terjerat Narkoba Harus Dihukum Mati

Pelaku AJ pun menangis saat ditanya awak media kenapa ia nekat melakukan aksi penjambretan. &quot;Saya sudah berkali-kali melakukan aksi. Saya minta maaf,&quot; kata AJ seraya menitikan air mata di hadapan polisi.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti satu unit motor Honda Vario hitam bernopol B4833 TWX, rekaman CCTV, dua HP satu potong jaket parasut warna hijau, satu potong celana jeans warna biru, satu pasang sepatu warna hijau, satu huah helm warna hitam dan satu buah helm warna pink. Akibat perbuatannya, pelaku kini dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksinal 5 tahun.</description><content:encoded>JAKARTA - Seorang pengemudi ojek online berinisial AJ rupanya sering jadi pejambret di sejumlah wilayah Jakarta. Aksinya pun sempat viral di media sosial usai nekat mengambil hanphone seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) bernama Alza Rendian di depan Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto mengatakan, AJ berdalih nekat menjambret karena terdesak kebutuhan hidup. Pelaku merampas HP ketika korban sedang memesan ojol lewat aplikasi.

&quot;Pelaku ini berperan sebagai esekutor. Sedangkan rekannya masih kami buru,&quot; kata Heru seperti dilansir dari Sindonews.com, Kamis (2/7/2020).

Heru menjelaskan, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku setelah petugas melakukan pemeriksa CCTV dan dua orang saksi yaitu Satpam KKP. &quot;Satu kami tangkap setelah aksinya terekam CCTV,&quot; tuturnya.

Kepada penyidik pelaku berinisial AJ ini sudah puluhan kali beraksi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. &quot;Pelaku saja lupa di mana saja TKP (tempat kejadian perkara)-nya,&quot; kata Heru.

Menurutnya, pelaku AJ spesialis perampasan HP yang beraksi ketika korbannya sedang lengah. &quot;Pelaku ini spesialis perampasan HP,&quot; ujarnya.

Heru mengimbau agar masyarakat untuk berhati-hati ketika menggunakan HP di pinggir jalan. &quot;Sebaiknya mayarakat untuk berhati- hati saat mengoperasikan HP karena para pelaku kejahatan selalu mengintai,&quot; imbuhnya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Kapolri Tegaskan Polisi Terjerat Narkoba Harus Dihukum Mati

Pelaku AJ pun menangis saat ditanya awak media kenapa ia nekat melakukan aksi penjambretan. &quot;Saya sudah berkali-kali melakukan aksi. Saya minta maaf,&quot; kata AJ seraya menitikan air mata di hadapan polisi.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti satu unit motor Honda Vario hitam bernopol B4833 TWX, rekaman CCTV, dua HP satu potong jaket parasut warna hijau, satu potong celana jeans warna biru, satu pasang sepatu warna hijau, satu huah helm warna hitam dan satu buah helm warna pink. Akibat perbuatannya, pelaku kini dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksinal 5 tahun.</content:encoded></item></channel></rss>
