<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bus Pariwisata Angkut Pelajar Masuk Jurang di Lampung, 1 Orang Tewas</title><description>Kendaraan tersebut diduga mengalami rem blong saat melewati turunan curam di jalur arah pantai Minang Rua.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/02/340/2239806/bus-pariwisata-angkut-pelajar-masuk-jurang-di-lampung-1-orang-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/02/340/2239806/bus-pariwisata-angkut-pelajar-masuk-jurang-di-lampung-1-orang-tewas"/><item><title>Bus Pariwisata Angkut Pelajar Masuk Jurang di Lampung, 1 Orang Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/02/340/2239806/bus-pariwisata-angkut-pelajar-masuk-jurang-di-lampung-1-orang-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/02/340/2239806/bus-pariwisata-angkut-pelajar-masuk-jurang-di-lampung-1-orang-tewas</guid><pubDate>Kamis 02 Juli 2020 03:35 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Fulistiawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/02/340/2239806/bus-pariwisata-angkut-pelajar-masuk-jurang-di-lampung-1-orang-tewas-95YqoMr7HG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bus yang mengankut puluhan siswa masuk jurang/Foto: tangkapan layar iNews</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/02/340/2239806/bus-pariwisata-angkut-pelajar-masuk-jurang-di-lampung-1-orang-tewas-95YqoMr7HG.jpg</image><title>Bus yang mengankut puluhan siswa masuk jurang/Foto: tangkapan layar iNews</title></images><description>LAMPUNG - Diduga akibat rem blong bus pariwisata bernomor polisi BE 2694 GG yang membawa 19 pelajar asal Metro, Lampung yang hendak ke pantai Minang Rua, Bakauheeni, Lampung Selatan terjun ke jurang sedalam puluhan meter, Rabu 1 Juli 2020. Satu orang tewas dan belasan luka-luka.
Kendaraan tersebut diduga mengalami rem blong saat melewati turunan curam di jalur arah pantai Minang Rua, Desa Kelawi, Bakauheni, Lampung Selatan.
Menurut keterangan dari salah seorang korban yang selamat, M Arva, bus yang mengangkut 17 pelajar, 1 orang sopir dan 1 kondektur tersebut masuk wilayah pantai Minang Rua sekitar pukul 16.30 WIB. Saat kejadian, dirinya tak dapat menjelaskan secara detail kerena kejadian tersebut begitu cepat.
Sebelum kejadian sang sopir sempat menolak untuk masuk ke pesisir pantai Minang Rua, disebabkan medan jalan yang menurun curam dan menjadi pertimbangan bagi sopir untuk dapat melintas. Namun, beberapa pelajar memaksa untuk menurunkan bus hingga ke bibir pantai.
Nahas, bus meluncur deras hingga tak terkendali hingga akhirnya masuk jurang sedalam kurang lebih 10 meter tepat di sisi kiri jalan menuju pantai Minang Rua.
Sementara berdasarkan keterangan dari Kepala UPT Puskesmas Bakauheni, dr Paul Neman,  jumlah korban yang ditangani berjumlah 19 orang, dari jumlah total pelajar 17 orang, 2 orang di antaranya sopir dan pendamping wisata.
Untuk jumlah korban luka parah  dirujuk ke Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda berjumlah 8 orang. Satu di antaranya meninggal dunia,  sedangkan yang luka ringan dan dapat ditangani berjumlah tujuh orang, tiga orang sedang dirawat di Dusun Minang Rua di rumah warga setempat.
Hingga Rabu malam, pihak dari Puskesmas Bakauheni merujuk lagi 1 korban yang kondisinya memburuk.
Dari hasil penyelidikan polisi saat di lokasi tempat kejadian perkara, kecelakaan terjadi diduga rem kendaraan bus tidak berfungsi. Hingga malam hari ini bangkai bus masih berada di dasar jurang. Kemungkinan esok hari akan dilakukan evakuasi badan bus karena sulitnya medan sehingga akan menggunakan alat berat atau crane. (Ari)</description><content:encoded>LAMPUNG - Diduga akibat rem blong bus pariwisata bernomor polisi BE 2694 GG yang membawa 19 pelajar asal Metro, Lampung yang hendak ke pantai Minang Rua, Bakauheeni, Lampung Selatan terjun ke jurang sedalam puluhan meter, Rabu 1 Juli 2020. Satu orang tewas dan belasan luka-luka.
Kendaraan tersebut diduga mengalami rem blong saat melewati turunan curam di jalur arah pantai Minang Rua, Desa Kelawi, Bakauheni, Lampung Selatan.
Menurut keterangan dari salah seorang korban yang selamat, M Arva, bus yang mengangkut 17 pelajar, 1 orang sopir dan 1 kondektur tersebut masuk wilayah pantai Minang Rua sekitar pukul 16.30 WIB. Saat kejadian, dirinya tak dapat menjelaskan secara detail kerena kejadian tersebut begitu cepat.
Sebelum kejadian sang sopir sempat menolak untuk masuk ke pesisir pantai Minang Rua, disebabkan medan jalan yang menurun curam dan menjadi pertimbangan bagi sopir untuk dapat melintas. Namun, beberapa pelajar memaksa untuk menurunkan bus hingga ke bibir pantai.
Nahas, bus meluncur deras hingga tak terkendali hingga akhirnya masuk jurang sedalam kurang lebih 10 meter tepat di sisi kiri jalan menuju pantai Minang Rua.
Sementara berdasarkan keterangan dari Kepala UPT Puskesmas Bakauheni, dr Paul Neman,  jumlah korban yang ditangani berjumlah 19 orang, dari jumlah total pelajar 17 orang, 2 orang di antaranya sopir dan pendamping wisata.
Untuk jumlah korban luka parah  dirujuk ke Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda berjumlah 8 orang. Satu di antaranya meninggal dunia,  sedangkan yang luka ringan dan dapat ditangani berjumlah tujuh orang, tiga orang sedang dirawat di Dusun Minang Rua di rumah warga setempat.
Hingga Rabu malam, pihak dari Puskesmas Bakauheni merujuk lagi 1 korban yang kondisinya memburuk.
Dari hasil penyelidikan polisi saat di lokasi tempat kejadian perkara, kecelakaan terjadi diduga rem kendaraan bus tidak berfungsi. Hingga malam hari ini bangkai bus masih berada di dasar jurang. Kemungkinan esok hari akan dilakukan evakuasi badan bus karena sulitnya medan sehingga akan menggunakan alat berat atau crane. (Ari)</content:encoded></item></channel></rss>
