<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Nasdem Serahkan Reshuffle hingga Pembubaran Lembaga Negara ke Presiden Jokowi   </title><description>Kemarahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sidang kabinet paripurna sebagai pesan untuk semua pihak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/03/337/2240407/nasdem-serahkan-reshuffle-hingga-pembubaran-lembaga-negara-ke-presiden-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/03/337/2240407/nasdem-serahkan-reshuffle-hingga-pembubaran-lembaga-negara-ke-presiden-jokowi"/><item><title> Nasdem Serahkan Reshuffle hingga Pembubaran Lembaga Negara ke Presiden Jokowi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/03/337/2240407/nasdem-serahkan-reshuffle-hingga-pembubaran-lembaga-negara-ke-presiden-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/03/337/2240407/nasdem-serahkan-reshuffle-hingga-pembubaran-lembaga-negara-ke-presiden-jokowi</guid><pubDate>Jum'at 03 Juli 2020 09:01 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/03/337/2240407/nasdem-serahkan-reshuffle-hingga-pembubaran-lembaga-negara-ke-presiden-jokowi-7uEgUdrNI1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/03/337/2240407/nasdem-serahkan-reshuffle-hingga-pembubaran-lembaga-negara-ke-presiden-jokowi-7uEgUdrNI1.jpg</image><title>Presiden Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)</title></images><description>
JAKARTA - Ketua DPP Partai Nasdem, Taufik Basari mengatakan, kemarahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sidang kabinet paripurna sebagai pesan untuk semua pihak agar mempunyai perasaan yang sama dalam menghadapi pandemi Covid-19.

&quot;Pesan yang ingin disampaikan adalah semua pihak harus punya sense of crisis yang sama, tidak boleh masih ada yang menganggap persoalan ini biasa-biasa saja,&quot; kata Taufik saat dihubungi Okezone, Jumat (3/7/2020).

Taufik mengatakan, Nasdem menyerahkan sepenuhnya ke Jokowi untuk mereshuflle hingga pembubaran lembaga negara. Menurut dia, hal tersebut merupakan hak prerogratif Presiden.

&quot;Sebagai pimpinan tentu pesan ini harus ditindaklanjuti oleh para menteri. Mengenai reshuffle sikap partai selama ini kita serahkan sepenuhnya kepada presiden karena itu adalah hak prerogratif presiden,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Ia menambahkan, Kepala Negara mempunyai penilaian tersendiri terhadap kinerja dari pembantunya terasebut. Kata dia, bagi Nasdem yang terpenting yakni mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.

&quot;Tentu Presiden memiliki penilaian kepada  masing-masing kinerja menterinya setelah melakukan evaluasi. Yang paling penting bagi partai nasdem adalah kepentingan bangsa,&quot; tandasnya.

Sebelumnya, Jokowi menyampaikan arahan secara tengas di tengah pandemi Covid-19 dalam sidang kabinet di Istana Negara, Jakarta, pada 18 Juni 2020.

Jokowi menegaskan, dirinya akan mengambil langkah extra ordinary guna mencegah krisis ekonomi yang semakin meluas di tengah pandemi Covid-19. Bahkan, ia berani mempertaruhkan reputasi politiknya.

&quot;Saya harus ngomong apa adanya nggak ada progres yang signifikan. Itu nggak ada',&quot; tegas Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta memastikan dirinya siap kembali menerbitkan Perppu sebagai payung hukum kementerian dan lembaga dalam mengambil kebijakan.



&quot;Kalau mau minta Perppu lagi saya buatin Perppu. Kalau yang sudah ada belum cukup asal untuk rakyat, asal untuk negara. Saya pertaruhkan reputasi politik saya. Sekali lagi tolong ini betul-betul dirasakan kita semuanya, jangan sampai ada hal yang justru menganggu,&quot; tuturnya.



Jokowi kembali mengingatkan bahwa pemerintah harus berani mengambil kebijakan luar biasa baik secara politik, hingga langkah lainnya untuk menyematkan negara dari krisis akibat Covid-19.



&quot;Dan saya membuka yang namanya entah langkah politik, entah langkah-langkah kepemerintahan akan saya buka. Langkah apapun yang extra ordinary akan saya lakukan. Untuk 267 juta rakyat kita. Untuk negara,&quot; ucapnya.



Ia pun menyinggung reshuflle di Kabinet Indonesia Maju hingga membubarkan lembaga negara dalam mencegah krisis di Tanah Air.



&quot;Bisa saja, membubarkan lembaga. Bisa saja resufle. Udah kepikiran ke mana-mana saya. Entah buat Perppu yang lebih penting lagi. Kalau memang diperlukan. Karena memang suasana ini harus ada, suasana ini tidak, bapak ibu tidak merasakan itu, sudah,&quot; tegasnya.

</description><content:encoded>
JAKARTA - Ketua DPP Partai Nasdem, Taufik Basari mengatakan, kemarahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sidang kabinet paripurna sebagai pesan untuk semua pihak agar mempunyai perasaan yang sama dalam menghadapi pandemi Covid-19.

&quot;Pesan yang ingin disampaikan adalah semua pihak harus punya sense of crisis yang sama, tidak boleh masih ada yang menganggap persoalan ini biasa-biasa saja,&quot; kata Taufik saat dihubungi Okezone, Jumat (3/7/2020).

Taufik mengatakan, Nasdem menyerahkan sepenuhnya ke Jokowi untuk mereshuflle hingga pembubaran lembaga negara. Menurut dia, hal tersebut merupakan hak prerogratif Presiden.

&quot;Sebagai pimpinan tentu pesan ini harus ditindaklanjuti oleh para menteri. Mengenai reshuffle sikap partai selama ini kita serahkan sepenuhnya kepada presiden karena itu adalah hak prerogratif presiden,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Ia menambahkan, Kepala Negara mempunyai penilaian tersendiri terhadap kinerja dari pembantunya terasebut. Kata dia, bagi Nasdem yang terpenting yakni mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.

&quot;Tentu Presiden memiliki penilaian kepada  masing-masing kinerja menterinya setelah melakukan evaluasi. Yang paling penting bagi partai nasdem adalah kepentingan bangsa,&quot; tandasnya.

Sebelumnya, Jokowi menyampaikan arahan secara tengas di tengah pandemi Covid-19 dalam sidang kabinet di Istana Negara, Jakarta, pada 18 Juni 2020.

Jokowi menegaskan, dirinya akan mengambil langkah extra ordinary guna mencegah krisis ekonomi yang semakin meluas di tengah pandemi Covid-19. Bahkan, ia berani mempertaruhkan reputasi politiknya.

&quot;Saya harus ngomong apa adanya nggak ada progres yang signifikan. Itu nggak ada',&quot; tegas Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta memastikan dirinya siap kembali menerbitkan Perppu sebagai payung hukum kementerian dan lembaga dalam mengambil kebijakan.



&quot;Kalau mau minta Perppu lagi saya buatin Perppu. Kalau yang sudah ada belum cukup asal untuk rakyat, asal untuk negara. Saya pertaruhkan reputasi politik saya. Sekali lagi tolong ini betul-betul dirasakan kita semuanya, jangan sampai ada hal yang justru menganggu,&quot; tuturnya.



Jokowi kembali mengingatkan bahwa pemerintah harus berani mengambil kebijakan luar biasa baik secara politik, hingga langkah lainnya untuk menyematkan negara dari krisis akibat Covid-19.



&quot;Dan saya membuka yang namanya entah langkah politik, entah langkah-langkah kepemerintahan akan saya buka. Langkah apapun yang extra ordinary akan saya lakukan. Untuk 267 juta rakyat kita. Untuk negara,&quot; ucapnya.



Ia pun menyinggung reshuflle di Kabinet Indonesia Maju hingga membubarkan lembaga negara dalam mencegah krisis di Tanah Air.



&quot;Bisa saja, membubarkan lembaga. Bisa saja resufle. Udah kepikiran ke mana-mana saya. Entah buat Perppu yang lebih penting lagi. Kalau memang diperlukan. Karena memang suasana ini harus ada, suasana ini tidak, bapak ibu tidak merasakan itu, sudah,&quot; tegasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
