<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tanggapi Konser Rhoma Irama, RK: Bayangkan Kalau Semua Orang Gitu, Melelahkan!</title><description>Konser Rhoma Irama di Bogor, menurut Emil menjadi permasalahan baru saat ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/03/525/2240802/tanggapi-konser-rhoma-irama-rk-bayangkan-kalau-semua-orang-gitu-melelahkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/07/03/525/2240802/tanggapi-konser-rhoma-irama-rk-bayangkan-kalau-semua-orang-gitu-melelahkan"/><item><title>Tanggapi Konser Rhoma Irama, RK: Bayangkan Kalau Semua Orang Gitu, Melelahkan!</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/07/03/525/2240802/tanggapi-konser-rhoma-irama-rk-bayangkan-kalau-semua-orang-gitu-melelahkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/07/03/525/2240802/tanggapi-konser-rhoma-irama-rk-bayangkan-kalau-semua-orang-gitu-melelahkan</guid><pubDate>Jum'at 03 Juli 2020 21:01 WIB</pubDate><dc:creator>CDB Yudistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/03/525/2240802/tanggapi-konser-rhoma-irama-rk-bayangkan-kalau-semua-orang-gitu-melelahkan-gt7UwHwkLi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/03/525/2240802/tanggapi-konser-rhoma-irama-rk-bayangkan-kalau-semua-orang-gitu-melelahkan-gt7UwHwkLi.jpg</image><title>Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Foto: Okezone)</title></images><description>BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, sekaligus Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Ridwan Kamil, atau yang lebih akrab disapa Emil belum dapat memberikan informasi lebih &amp;lrm;terkait konser Rhoma Irama di Kabupaten Bogor. Emil masih menunggu hasil tindak lanjut dari kepolisian.
&quot;Sudah ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian, untuk dipetakan siapa-siapa saja yang harus bertanggung jawab terhadap tindakan yang punya potensi menggangu kewaspadaan kita dalam mengendalikan Covid-19,&quot; kata Emil, di Bandung, Jumat (3/7/2020).
Konser Rhoma Irama di Bogor, menurut Emil menjadi permasalahan baru saat ini. Di mana, Pemerintah Daerah, harus melakukan rapid tes terhadap mereka yang berkecimpung dalam acara tersebut.
Baca Juga: Pengundang Rhoma Irama di Acara Sunatan Siap Bertanggung Jawab

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNy8wMi82LzEyMTU3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;&amp;lrm;Maka yang repot siapa? Kepala daerah harus nyari rapid test dan PCR, bayangkan kalau semua orang melakukan tindakan pelanggaran seperti itu dan bubar acara semuanya harus dirapid, itu akan melelahkan dan menghabiskan resources,&quot; ucapnya.&amp;nbsp;
&quot;Sementara kami lagi fokus karena keterbatasan rapid test dan PCR kepada PDP, ODP, dan tracing dan sebagainya, inilah imbauan kepada warga Jabar jangan melakukan kegiatan yang potensi membawa kerumunan terlalu besar tanpa melakukan protokol kesehatan,&quot; sambung dia. (kha)</description><content:encoded>BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, sekaligus Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Ridwan Kamil, atau yang lebih akrab disapa Emil belum dapat memberikan informasi lebih &amp;lrm;terkait konser Rhoma Irama di Kabupaten Bogor. Emil masih menunggu hasil tindak lanjut dari kepolisian.
&quot;Sudah ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian, untuk dipetakan siapa-siapa saja yang harus bertanggung jawab terhadap tindakan yang punya potensi menggangu kewaspadaan kita dalam mengendalikan Covid-19,&quot; kata Emil, di Bandung, Jumat (3/7/2020).
Konser Rhoma Irama di Bogor, menurut Emil menjadi permasalahan baru saat ini. Di mana, Pemerintah Daerah, harus melakukan rapid tes terhadap mereka yang berkecimpung dalam acara tersebut.
Baca Juga: Pengundang Rhoma Irama di Acara Sunatan Siap Bertanggung Jawab

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNy8wMi82LzEyMTU3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;&amp;lrm;Maka yang repot siapa? Kepala daerah harus nyari rapid test dan PCR, bayangkan kalau semua orang melakukan tindakan pelanggaran seperti itu dan bubar acara semuanya harus dirapid, itu akan melelahkan dan menghabiskan resources,&quot; ucapnya.&amp;nbsp;
&quot;Sementara kami lagi fokus karena keterbatasan rapid test dan PCR kepada PDP, ODP, dan tracing dan sebagainya, inilah imbauan kepada warga Jabar jangan melakukan kegiatan yang potensi membawa kerumunan terlalu besar tanpa melakukan protokol kesehatan,&quot; sambung dia. (kha)</content:encoded></item></channel></rss>
